{"id":121068,"date":"2015-07-11T18:01:29","date_gmt":"2015-07-11T11:01:29","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=121068"},"modified":"2015-07-11T18:10:01","modified_gmt":"2015-07-11T11:10:01","slug":"mengenal-awan-altocumulus-saat-matahari-terbenam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/11\/mengenal-awan-altocumulus-saat-matahari-terbenam\/","title":{"rendered":"Mengenal Awan Altocumulus Saat Matahari Terbenam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Culture) Pernahkah Anda melihat fenomena di langit bagaimana sepertinya langit terbakar ketika matahari hendak tenggelam? Fenomena tersebut dikenal dengan istilah\u00a0altocumulus. Altocumulus dapat terjadi kapan saha, hanya apabila ia terjadi pada saat matahari akan terbenam, maka langit akan nampak seolah-olah terbakar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.flickr.com\/photos\/aigle_dore\/12318517045\/in\/album-72157634610374842\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-121071\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Brenn-altocumulus-2.jpg\" alt=\"flickr - Moyan Brenn - altocumulus 2\" width=\"2048\" height=\"1261\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Brenn-altocumulus-2.jpg 2048w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Brenn-altocumulus-2-300x185.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Brenn-altocumulus-2-1024x631.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 2048px) 100vw, 2048px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Altocumulus (Bahasa Latin: Altus=&#8221;tinggi&#8221;, cumulus=&#8221;menumpuk&#8221;) adalah\u00a0ketika\u00a0awan naik sangat sangat tinggi di atmosfer, begitu tinggi namun awan ini masih mampu untuk memantulkan\u00a0sinar matahari\u00a0bahkan setelah matahari terbenam. Awan ini dapat berbentuk lembaran, bergelombang paralel dan sering berbentuk satu struktur berserat.\u00a0Berbentuk gembung (<em>puffy<\/em>), bermassa, berwarna keabuan, sebagian besar terdiri atas butiran air, dan tebalnya jarang sekali mencapai 1 km.\u00a0Altocumulus terlihat bagaikan\u00a0istana kecil atau \u201c<em>little castles<\/em>\u201d (castellanus) yang mengindikasikan adanya pengangkatan udara pada level awan. Awan ini muncul pada keadaan hangat, musim panas lembab di pagi hari, dan kadang menandakan akan ada hujan badai (<em>thunderstorm<\/em>) di sore harinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Bren-altocumulus.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-121073\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Bren-altocumulus.jpg\" alt=\"flickr - Moyan Bren - altocumulus\" width=\"1600\" height=\"1027\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Bren-altocumulus.jpg 1600w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Bren-altocumulus-300x193.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Bren-altocumulus-1024x657.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Altostratus dapat membentuk korona dan berada di ketinggian medium antara 2.000 m hingga\u00a07.000 m.\u00a0Awan ini berwarna abu-abu atau biru keabu-abuan yang menutupi langit dengan sebaran yang luas.\u00a0Altostratus dapat menimbulkan gerimis, ringan hingga sedang, atau salju yang cukup terjadi cukup lama, awan ini terbentuk menjelang badai, biasanya terbentuk pada sore hari sedangkan hujan yang dihasilkan terbentuk pada malam hari.\u00a0<sup id=\"cite_ref-tiga_3-1\" class=\"reference\"><\/sup><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Altocumulus yang menjulang, dikenal sebagai altocumulus castellanus, sebagai\u00a0sinyal perkembangan badai di kemudian hari, karena menunjukkan ketidakstabilan dan konveksi di tingkat tengah troposfer, yang kemudian\u00a0awan cumulus dapat\u00a0berubah menjadi cumulonimbus. Oleh karena itu awan ini bisa menjadi salah satu dari tiga awan peringatan yang sering dicatat oleh industri penerbangan, dua lainnya adalah cumulus dan cumulonimbus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Brenn-altocumulus.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-121075\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Brenn-altocumulus.jpg\" alt=\"flickr - Moyan Brenn - altocumulus\" width=\"2000\" height=\"1229\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Brenn-altocumulus.jpg 2000w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Brenn-altocumulus-300x184.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/flickr-Moyan-Brenn-altocumulus-1024x629.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 2000px) 100vw, 2000px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun hal ini dapat membawa keindahan tersendiri yaitu ketika\u00a0warna-warna menjadi lebih intens, karena suasana tidak terpengaruh lagi oleh halo dari sinar matahari. Selain itu\u00a0sinar matahari akan melewati sejumlah luas atmosfer, menghasilkan warna cahaya yang lebih merah dan kuat (suasana cenderung untuk menyaring warna biru).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini\u00a0biasanya terjadi setelah badai pada sore hari. Jika Anda cukup beruntung, Anda akan melihat awan melarut\u00a0setelah badai sebelum matahari terbenam sehingga matahari akan dapat bersinar lagi di atas langit. Jika itu yang terjadi, maka ini <em>moment<\/em>\u00a0yang tepat untuk diabadikan. Namun, dapat juga sesekali hal ini terjadi tanpa adanya badai yaitu ketika langit sebagian berawan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_121081\" aria-describedby=\"caption-attachment-121081\" style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Autocumulus.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-121081\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Autocumulus.jpg\" alt=\"Photo by Kevin Dooley\" width=\"1200\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Autocumulus.jpg 1200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Autocumulus-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Autocumulus-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Autocumulus-360x240.jpg 360w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Autocumulus-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-121081\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Kevin Dooley<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa bentuk awan dapat terlihat seperti domba (dikenal sebagai <em>the famous makerel sky<\/em>), terkadang awan juga muncul\u00a0seperti bentuk panjang sangat\u00a0rapi,\u00a0cenderung statis. Jika muncul sebagai\u00a0awan rendah maka akan cenderung gemuk dan bulat dan biasanya bergerak lebih cepat (Anda dapat merasakan gerakan dengan mata telanjang).\u00a0Jadi, jika awan terlihat efektif tinggi dan cakrawala masih cukup bebas untuk membuat matahari bersinar selama bagian akhir dari matahari terbenam, maka ini akan menjadi pemandangan yang sangat bagus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awan ini pun biasanya muncul antara bulan Oktober sampai Maret.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Moyan Brenn\/VMN\/BL<br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Culture) Pernahkah Anda melihat fenomena di langit bagaimana sepertinya langit terbakar ketika matahari hendak tenggelam? Fenomena tersebut dikenal dengan istilah\u00a0altocumulus. Altocumulus dapat terjadi kapan saha, hanya apabila ia terjadi pada saat matahari akan terbenam, maka langit akan nampak seolah-olah terbakar. Altocumulus (Bahasa Latin: Altus=&#8221;tinggi&#8221;, cumulus=&#8221;menumpuk&#8221;) adalah\u00a0ketika\u00a0awan naik sangat sangat tinggi di atmosfer, begitu tinggi namun awan ini masih mampu untuk memantulkan\u00a0sinar matahari\u00a0bahkan setelah matahari terbenam. Awan ini dapat berbentuk lembaran, bergelombang paralel dan sering berbentuk satu struktur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":121075,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[5845,1044],"tags":[5859],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121068"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121068"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121068\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":121083,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121068\/revisions\/121083"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121068"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121068"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121068"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}