{"id":120379,"date":"2015-07-07T16:08:50","date_gmt":"2015-07-07T09:08:50","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=120379"},"modified":"2015-07-08T10:56:24","modified_gmt":"2015-07-08T03:56:24","slug":"bagaimana-mengidentifikasi-para-talent","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/07\/bagaimana-mengidentifikasi-para-talent\/","title":{"rendered":"Bagaimana Mengidentifikasi Para Talent"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sparrow-FINDING-PROFESSIONAL-STAFF-01.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-111202\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sparrow-FINDING-PROFESSIONAL-STAFF-01.jpg\" alt=\"Sparrow FINDING PROFESSIONAL STAFF-01\" width=\"3125\" height=\"1667\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sparrow-FINDING-PROFESSIONAL-STAFF-01.jpg 3125w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sparrow-FINDING-PROFESSIONAL-STAFF-01-300x160.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sparrow-FINDING-PROFESSIONAL-STAFF-01-1024x546.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sparrow-FINDING-PROFESSIONAL-STAFF-01-750x400.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 3125px) 100vw, 3125px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Empower People) Sekarang Anda telah mengetahui betapa pentingnya\u00a0<em>Talent Management<\/em> bagi kelangsungan bisnis Anda (Baca: Integrated Talent Management bagian <a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/06\/30\/integrated-talent-management-bagian-1\/\">1<\/a> &amp; <a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/07\/02\/integrated-talent-management-bagian-2\/\">2<\/a>, <a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/07\/06\/memulai-talent-management\/\">Memulai Talent Management<\/a>) dan Anda sudah dapat memulainya. Diawali dengan mengidentifikasi setiap pekerjaan dan kualifikasi orang yang dapat mengerjakannya serta mengaitkannya dengan\u00a0<em>Performance management,\u00a0<\/em>maka ada beberapa langkah lanjutan<em>\u00a0<\/em>yang dapat Anda lakukan untuk melaksanakan\u00a0<em>talent management.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Rekrutlah Orang dengan\u00a0<em>Talent<\/em>\u00a0yang Sesuai<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak masalah apakah mereka yang akan Anda rekrut berasal dari dalam atau pun luar organisasi. Hal yang terpenting adalah apakah mereka memiliki bakat yang sesuai dengan kriteria pekerjaan yang telah Anda tetapkan. Bagaimana mengetahuinya? Tentu saja melalui\u00a0<em>assessment test\u00a0<\/em>yang dapat mereka kerjakan sehingga tidak hanya berdasarkan\u00a0<em>feeling\u00a0<\/em>atau perkiraan semata. Ketahuilah bahwa berbicara tentang\u00a0<em>talent<\/em>\u00a0berarti Anda masuk ke dalam persaingan dengan perusahaan lain yang juga sedang mencari\u00a0<em>talent\u00a0<\/em>yang terbaik yang dapat mereka peroleh. Apabila si-<em>talent\u00a0<\/em>berasal dari\u00a0<em>internal\u00a0<\/em>organisasi, maka jangan ragu untuk mempromosikan atau merotasikannya sebab penting bagi Anda untuk menggali bakat yang tersembunyi. Kendala yang sering kali dihadapi adalah rasa keberatan yang diajukan atasan si-<em>talent\u00a0<\/em>untuk melepaskan anak buahnya oleh karena kesulitan untuk mendapatkan tenaga dengan kompetensi yang sama serta keengganan untuk mengajari si pengganti dari awal. Hal ini dapat diatasi dengan adanya budaya yang jelas mengenai pengembangan tenaga kerja. Bahwa siapa saja dapat dipromosi dan dirotasi dan budaya ini akan berdampak dengan meningkatkanya antusiasme SDM bahwa ia akan mendapatkan pengembangan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pentingnya Melakukan Assessment<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah melaksanakan\u00a0<em>performance\u00a0appraisal\u00a0<\/em>maka selanjutnya bagian untuk menerapkan\u00a0<em>talent management.\u00a0<\/em>Identifikasilah siapa saja yang memperoleh nilai tinggi pada\u00a0<em>performance-<\/em>nya. Kemudian identifikasilah siapa yang masih dapat ditingkatkan lebih lagi dengan memberikan tanggung jawab yang lebih. Tidak ada jaminan bahwa seseorang yang memiliki kinerja di atas rata-rata pada satu posisi akan tetap unggul pada posisi yang lain. Karena itu penting untuk terus mengidentifikasi siapa yang masih dapat ditingkatkan kapasitasnya. Anda dapat menerapkan beberapa jenis promosi, misalnya promosi kenaikan\u00a0<em>level,\u00a0<\/em>atau promosi pada\u00a0<em>level\u00a0<\/em>yang sama namun senioritas yang berbeda. Itu semua tergantung kepada bentuk organisasi perusahaan Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Waktunya untuk\u00a0<em>Talent Pool<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Istilah\u00a0<em>talent pool<\/em> mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Namun apakah\u00a0<em>talent pool\u00a0<\/em>sesungguhnya? Ya, secara sederhana dapat diartikan sebagai kumpulan para\u00a0<em>talent. S<\/em>etelah semua\u00a0<em>talent <\/em>dapat diidentifikasi dengan jelas maka berikanlah akses kepada para pemimpin tertinggi untuk dapat melihat langsung\u00a0<em>talent\u00a0<\/em>yang mana yang sesuai dengan kebutuhannya serta berkaitan dengan kondisi yang sedang dihadapi perusahaan. Meminta mereka untuk menemukan sendiri\u00a0<em>talent\u00a0<\/em>yang sesuai tanpa memfasilitasi mereka dengan\u00a0<em>talent pool<\/em>\u00a0merupakan tindakan yang kurang efektif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cobalah untuk memulai mengidentifikasi para SDM yang Anda miliki dna tentukan siapa yang akan Anda masukkan ke dalam\u00a0<em>talent pool\u00a0<\/em>Anda. Mungkin Anda belum dapat melakukannya melalui <em>assessment center <\/em>namun bukan berarti Anda tidak dapat melakukan penilaian sama sekali, apalagi jika organisasi Anda terbilang baru. Buatlah\u00a0<em>assessment\u00a0<\/em>sederhana yang dapat memfasilitasi Anda untuk mengukur kemampuan SDM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><a href=\"http:\/\/businesslounge.co\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-38337 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg\" alt=\"ruth_revisi\" width=\"120\" height=\"120\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg 120w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi-90x90.jpg 90w\" sizes=\"(max-width: 120px) 100vw, 120px\" \/><\/a>Ruth Berliana\/VMN\/BL\/<\/em><em>Managing Partner Human Capital Development<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Empower People) Sekarang Anda telah mengetahui betapa pentingnya\u00a0Talent Management bagi kelangsungan bisnis Anda (Baca: Integrated Talent Management bagian 1 &amp; 2, Memulai Talent Management) dan Anda sudah dapat memulainya. Diawali dengan mengidentifikasi setiap pekerjaan dan kualifikasi orang yang dapat mengerjakannya serta mengaitkannya dengan\u00a0Performance management,\u00a0maka ada beberapa langkah lanjutan\u00a0yang dapat Anda lakukan untuk melaksanakan\u00a0talent management. Rekrutlah Orang dengan\u00a0Talent\u00a0yang Sesuai Tidak masalah apakah mereka yang akan Anda rekrut berasal dari dalam atau pun luar organisasi. Hal yang terpenting adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":111202,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,4,1051],"tags":[106],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120379"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120379"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120379\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":120393,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120379\/revisions\/120393"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111202"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}