{"id":119888,"date":"2015-07-04T09:48:06","date_gmt":"2015-07-04T02:48:06","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=119888"},"modified":"2015-07-04T10:07:40","modified_gmt":"2015-07-04T03:07:40","slug":"ternyata-paus-pembunuh-lebih-mirip-sapi-dan-anjing-laut-lebih-mirip-anjing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/04\/ternyata-paus-pembunuh-lebih-mirip-sapi-dan-anjing-laut-lebih-mirip-anjing\/","title":{"rendered":"Ternyata Paus Pembunuh Lebih Mirip Sapi dan Anjing Laut Lebih Mirip Anjing"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Do You Know?)\u00a0Penelitian baru menunjukkan bahwa meskipun banyak dari mamalia yang hidup di laut terlihat mirip, namun mereka tidak terkait erat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pau pembunuh biasa dikenal sebagai serigala di laut, tetapi ternyata sebuah penelitian mengatakan bahwa paus pembunuh lebih erat terkait dengan sapi daripada dengan anjing pemangsa. Sedangkan anjing laut sebenarnya memiliki keterkaitan dengan anjing dan\u00a0ikan duyung yang\u00a0lembut, yang lebih sering\u00a0disebut sapi di laut, ternyata lebih erat terkait dengan gajah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Mamalia Laut Tidak Erat Terkait<\/strong><br \/>\nMeskipun banyak kesamaan antara paus pembunuh, singa laut, dan duyung, namun mereka secara mengejutkan ternyata\u00a0lebih erat terkait dengan serigala, sapi, dan gajah dibandingkan satu sama lain.\u00a0Mereka telah beradaptasi dengan laut dalam banyak cara yang sama, tetapi mereka tidak memiliki\u00a0nenek moyang yang sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah studi baru menunjukkan bagaimana gen mamalia laut telah berkembang dan menjadi serupa dalam bentuk &#8211; meskipun mereka secara genetik berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dalam banyak hal penelitian dapat digunakan untuk memahami evolusi yang lebih baik,&#8221; demikian dikatakan penulis Andrew Foote, Postdoc di Pusat GeoGenetics di Universitas Kopenhagen. &#8220;Dari luar hewan ini terlihat sama, tetapi mereka berbeda secara radikal pada tingkat genetik.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Hewan Berkembang dengan Cara yang Sama<\/strong><br \/>\n<em>Penelitian ini berkaitan dengan konsep evolusi konvergen.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Evolusi konvergen berarti bahwa dua spesies yang berbeda &#8211; yang jauh terkait &#8211; mengembangkan sifat-sifat yang sama untuk beradaptasi dengan lingkungan tertentu.\u00a0Untuk mamalia laut ini berarti, misalnya, bahwa paus pembunuh, duyung, dan anjing laut\u00a0masing-masing memiliki kaki belakang yang kemudian berubah fungsi selama jutaan tahun menjadi\u00a0ekor untuk berenang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh lain yang mencolok dari evolusi konvergen adalah bahwa kedua serangga, burung, dan beberapa mamalia telah mengembangkan sayap untuk terbang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Foote ingin menyelidiki apakah evolusi konvergen dapat ditelusuri dalam gen. Pertanyaan yang muncul adalah\u00a0bagaimana\u00a0spesies yang berbeda telah menurunkan genetik yang sama untuk mengembangkan adaptasi unik mereka?\u00a0&#8220;Ini akan membuat banyak pengertian,&#8221; demikian dikatakan Foote.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, penelitian menunjukkan bahwa mamalia laut telah menggunakan gen yang sama sekali berbeda untuk mengembangkan adaptasi yang sama.\u00a0&#8220;Paling sering, evolusi konvergen mengikuti jalur genetik yang berbeda untuk mencapai adaptasi fisiologis yang sama dalam suatu lingkungan tertentu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Hanya 15 Gen Berevolusi Sama<\/strong><br \/>\nHal yang sangat mengejutkan adalah ketika\u00a0Foote hanya menemukan 15 gen yang tampaknya telah mengalami evolusi konvergen &#8211; yaitu, ketika\u00a0ketiga spesies memiliki perubahan yang sama dalam gen yang sama.\u00a0Perubahan ini ditemukan di gen yang terkait dengan kepadatan tulang, lemak, struktur tulang telinga, ketebalan darah, dan pembekuan darah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, para peneliti tidak menemukan bukti bahwa ekor dan sirip diciptakan dengan cara yang sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami yakin bahwa untuk ekor dan sirip kita akan melihat evolusi konvergen dalam gen yang sama, namun, ternyata\u00a0tidak,&#8221; demikian dikatakan Foote. &#8220;Hewan-hewan telah menemukan jalur genetik lain untuk mencapai hasil fisiologis yang sama.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dukungan dari Komunitas Ilmiah<\/strong><br \/>\nProfesor Mikkel Heide Schierup dari Bioinformatika Research Centre di Aarhus Universitet mempelajari genetika dan evolusi. Dia tidak berpartisipasi dalam penelitian ini, tetapi ia telah membacanya dan terkesan dengan hasilnya.\u00a0&#8220;Ini menarik,&#8221; demikian dikatakan Schierup. &#8220;Sangat penting bagi kita untuk mengetahui berapa banyak cara yang berbeda dari organisme dapat beradaptasi secara genetik.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>citra\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage : flickr &#8211; <a href=\"https:\/\/www.flickr.com\/photos\/cordery\/362726171\/\">cordery<\/a>,\u00a0<a class=\"owner-name truncate\" title=\"Go to Milan Boers's photostream\" href=\"https:\/\/www.flickr.com\/photos\/milanboers\/\" data-track=\"attributionNameClick\" data-rapid_p=\"35\">Milan Boers<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Do You Know?)\u00a0Penelitian baru menunjukkan bahwa meskipun banyak dari mamalia yang hidup di laut terlihat mirip, namun mereka tidak terkait erat. Pau pembunuh biasa dikenal sebagai serigala di laut, tetapi ternyata sebuah penelitian mengatakan bahwa paus pembunuh lebih erat terkait dengan sapi daripada dengan anjing pemangsa. Sedangkan anjing laut sebenarnya memiliki keterkaitan dengan anjing dan\u00a0ikan duyung yang\u00a0lembut, yang lebih sering\u00a0disebut sapi di laut, ternyata lebih erat terkait dengan gajah. Mamalia Laut Tidak Erat Terkait Meskipun banyak kesamaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":119896,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[5845,1044],"tags":[5859],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119888"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119888"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119888\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":119897,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119888\/revisions\/119897"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119888"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119888"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119888"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}