{"id":119847,"date":"2015-07-03T19:11:33","date_gmt":"2015-07-03T12:11:33","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=119847"},"modified":"2015-07-03T21:17:21","modified_gmt":"2015-07-03T14:17:21","slug":"pria-ini-menghimpun-dana-untuk-membayar-hutang-yunani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/03\/pria-ini-menghimpun-dana-untuk-membayar-hutang-yunani\/","title":{"rendered":"Pria Ini Menghimpun Dana Untuk Membayar Hutang Yunani"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Global News)\u00a0Seorang pria Inggris telah memulai kampanye <em>crowdfunding<\/em> dalam upaya untuk menyelamatkan Yunani dari kebangkrutan, dan dalam lima hari ia telah mengumpulkan hampir \u20ac 1,647,067 atau sekitar 24 miliar rupiah dari\u00a094,432 orang dalam 5 hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Thom Feeney, 29 tahun mengatur kampanye Dana Bailout Yunani pada indiegogo.com hari Minggu lalu, dan meminta pada akun Twitter-nya untuk mengumpulkan \u20ac 1,6 miliar\u00a0untuk membantu Yunani membayar kembali jumlah hutangnya kepada Dana Moneter Internasional (IMF). Pria ini berasal\u00a0dari York, Yorkshire di utara Inggris tapi tinggal di Bethnal Green, London dan bekerja di sebuah toko sepatu di London.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Bailout-greek.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-119848\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Bailout-greek.jpg\" alt=\"Bailout greek\" width=\"1023\" height=\"588\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Bailout-greek.jpg 1023w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Bailout-greek-300x172.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 1023px) 100vw, 1023px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kampanye ini dengan penuh pertimbangan menawarkan tujuh rencana pendanaan yang berbeda dari \u20ac3.19 atau sekitar 47,000 rupiah\u00a0hingga \u20ac 1 juta atau sekitar 14.7 miliar rupiah. Tidak hanya itu, Feeney juga ikut menjual\u00a0beberapa hal yang bagus untuk disumbangkan, termasuk salad Yunani dan liburan di Athena untuk dua orang, dan mengatur halaman di IndieGoGo dan akun Twitter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam halaman itu, ia pun menuliskan bahwa\u00a0Uni Eropa adalah rumah bagi 503\u00a0juta\u00a0orang, jika semua mengumpulkan hanya\u00a0\u20ac 3\u00a0saja maka dana yang dibutuhkan Yunani sebesar \u20ac 1,6 miliar dapat terpenuhi. Feeney mengumpamakan bahwa\u00a0\u20ac 3 hanyalah\u00a0seharga\u00a0salad zaitun untuk makan siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada awalnya tidak ada yang tertarik,\u00a0tapi setelah beberapa cerita kecil di internet, maka ide ini tampaknya meledak dalam semalam ketika Feeney menerima 1.200 email dan bahkan lebih banyak\u00a0lagi.\u00a0Pada hari Selasa (30\/6), ketika ia pulang ke rumah dari tempat kerjanya, ia menemukan bagaimana\u00a0halaman crowdfunding telah mengumpulkan lebih dari \u20ac 200.000 dalam sekitar enam jam. Bukan hanya mengumpulkan\u00a0uang tunai, ia pun berupaya\u00a0merangsang perekonomian Yunani melalui perdagangan yaitu dengan adanya yang membeli produk Yunani dan mempekerjakan orang-orang Yunani untuk mendapatkan penghasilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tentang mengapa ia memilih crowdfunding sebagai cara untuk memperbaiki masalah Yunani, Feeney menulis untuk Guardian bahwa itu karena dia &#8220;muak dengan tindakan\u00a0politisi&#8221; yang selalu membuat bantuan untuk Yunani tertunda. Feeney mengatakan bahwa lebih baik untuk membiarkan orang-orang menyelamatkan Yunani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut data diposting oleh @GreekBailout di Twitter, kebanyakan donor berasal dari Inggris, Jerman, Prancis, dan Amerika Serikat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Feeney mengatakan bahwa ia telah menerima banyak pesan dari orang-orang Yunani, yang mengatakan kepadanya bahwa mereka sangat gembira mengetahui bahwa mereka diperdulikan oleh banyak orang di seluruh Eropa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>citra\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News)\u00a0Seorang pria Inggris telah memulai kampanye crowdfunding dalam upaya untuk menyelamatkan Yunani dari kebangkrutan, dan dalam lima hari ia telah mengumpulkan hampir \u20ac 1,647,067 atau sekitar 24 miliar rupiah dari\u00a094,432 orang dalam 5 hari. Thom Feeney, 29 tahun mengatur kampanye Dana Bailout Yunani pada indiegogo.com hari Minggu lalu, dan meminta pada akun Twitter-nya untuk mengumpulkan \u20ac 1,6 miliar\u00a0untuk membantu Yunani membayar kembali jumlah hutangnya kepada Dana Moneter Internasional (IMF). Pria ini berasal\u00a0dari York, Yorkshire di utara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":119887,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044],"tags":[5787,6648],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119847"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119847"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119847\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":119861,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119847\/revisions\/119861"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}