{"id":119502,"date":"2015-07-02T09:14:22","date_gmt":"2015-07-02T02:14:22","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=119502"},"modified":"2015-07-02T09:17:30","modified_gmt":"2015-07-02T02:17:30","slug":"kemasan-adalah-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/02\/kemasan-adalah-anda\/","title":{"rendered":"Kemasan adalah Anda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Dominate the Market) Apa pentingnya sebuah kemasan? Kadang orang berpendapat, &#8220;Kemasannya sih biasa saja, tetapi rasanya enak.&#8221; Benarkah pendapat itu? Padahal ada banyak konsumen terpikat dengan sebuah benda karena kemasannya yang menarik, dan akhirnya memilih untuk membeli barang tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sebagai Media Komunikasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemasan mempunyai peranan penting dalam memasarkan sebuah\u00a0produk, sebab\u00a0kemasan dapat menjadi media untuk dapat menginformasikan semua tentang produk Anda bahkan perusahaan Anda.\u00a0Melalui kemasan juga Anda dapat\u00a0mengkomunikasikan pesan kepada pembeli dan membuat pembeli mengingat mengapa\u00a0mereka membeli produk Anda bukan produk yang lain. Ingatkah Anda pada kemasan biskuit kalengan yang menggambarkan sebuah keluarga yang sedang duduk bersama-sama mengitari meja sambil menikmati biskuit? Rasanya gambar itu akan dikenang sepanjang masa seakan ingin mengatakan indahnya kebersamaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Mencerminkan Karakter Produk<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada sisi yang lain, kemasan juga dapat mencerminkan\u00a0karakter produk Anda sekaligus\u00a0sebagai instrumen untuk menciptakan identitas <em>brand<\/em>. Inilah yang akan\u00a0menjadi\u00a0pembeda merek yang satu dengan produk yang\u00a0lain karena kemasan produk dapat berisi nama perusahaan, logo, skema warna dari perusahaan, yang semuanya akan membantu para pembeli untuk mengenali produk Anda bahkan dari kejauhan sekalipun. Apakah Anda pernah memiliki kesulitan mengidentifikasi produk yang Anda cari ketika Anda berada di supermarket? Ketika Anda berjalan di melalui lorong minuman bersoda kemudian melihat sebuah kemasan berwarna biru menyala maka secara instan otak Anda\u00a0mengenali bahwa itu adalah minuman bersoda bermerek pepsi tanpa harus mendekat dan membaca mereknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Menciptakan Persepsi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penampilan dari kemasan suatu produk dapat memiliki dampak yang sangat besar pada persepsi pembeli terhadap <em>brand<\/em>\u00a0Anda. Bukan hanya sebagai pelindung produk tapi kemasan juga dapat\u00a0menciptakan\u00a0<em>first impression<\/em>\u00a0bagi pelanggan. Karena sebelum pembeli menggunakan produk tersebut sudah pasti pembeli akan melihat kemasannya dan membelinya sebelum pembeli menggunakanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penting untuk diingat bahawa pada kemasan penting\u00a0untuk mencantumkan\u00a0seluruh informasi yang di butuhkan pelanggan seperti jenis dan bentuk sebuah produk, apa saja yang terkandung dalam produk tersebut, cara pemakaian produk dan kegunaan produk tersebut, pada sebuah kemasan juga sering terdapat sebuah pesan yang di tinggalkan agar pembeli tersebut menjadi seorang pelanggan setia produk tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahun 2014 sebuah penelitian dilakukan oleh Harris Poll di Amerika Serikat, yang menghasilkan fakta bahwa 7 dari 10 orang Amerika lebih cenderung memperhatikan bentuk dan <em>design<\/em>\u00a0kemasan sebuah produk sebelum membelinya, dan 66% persen pembeli yakin bentuk dan <em>design<\/em> produk menunjukan keseriusan dan perhatian dari perusahaan kepada pembeli.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemasan\u00a0 berperan cukup penting dalam pengambilan keputusan pembeli saat membeli karena dengan <em>design<\/em> yang bagus dan unik bisa memunculkan dorongan\u00a0pada pelanggan untuk membeli produk tersebut, untuk alasan ini juga banyak perusahaan yang besar membuat sebuah <em>research<\/em> tentang warna dan bentuk yang dapat menarik minat konsumen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal yang terpenting dari kemasan adalah pelanggan dapat melihat identitas <em>brand<\/em>\u00a0Anda pada kemasan. Identitas <em>brand<\/em> adalah sesuatu yang Anda inginkan untuk pelanggan memiliki rasa\u00a0percaya tentang <em>brand<\/em>\u00a0Anda. Itu biasanya berhubungan dengan penampilan dan kualitas dari produk Anda namun itu juga mencakup seperti logo, warna pada logo, dan website Anda,\u00a0serta\u00a0bentuk dan <em>design<\/em> kemasan. Dari kemasan jugalah pelanggan dapat mengetahui dan mengenal <em>brand<\/em> produk Anda sebagai <em>brand<\/em> seperti apa? Brand kualitas tinggi? Brand kreatif dan unik? Atau brand yang ramah lingkungan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Rio Sinjal\/VMN\/BL\/Contributor<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Dominate the Market) Apa pentingnya sebuah kemasan? Kadang orang berpendapat, &#8220;Kemasannya sih biasa saja, tetapi rasanya enak.&#8221; Benarkah pendapat itu? Padahal ada banyak konsumen terpikat dengan sebuah benda karena kemasannya yang menarik, dan akhirnya memilih untuk membeli barang tersebut. Sebagai Media Komunikasi Kemasan mempunyai peranan penting dalam memasarkan sebuah\u00a0produk, sebab\u00a0kemasan dapat menjadi media untuk dapat menginformasikan semua tentang produk Anda bahkan perusahaan Anda.\u00a0Melalui kemasan juga Anda dapat\u00a0mengkomunikasikan pesan kepada pembeli dan membuat pembeli mengingat mengapa\u00a0mereka membeli produk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":119504,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1051,16],"tags":[5058],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119502"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119502"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119502\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":119512,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119502\/revisions\/119512"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119504"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}