{"id":119380,"date":"2015-07-01T15:49:16","date_gmt":"2015-07-01T08:49:16","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=119380"},"modified":"2015-07-01T16:12:01","modified_gmt":"2015-07-01T09:12:01","slug":"8-tips-memulai-bisnis-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/01\/8-tips-memulai-bisnis-online\/","title":{"rendered":"8 Tips Memulai Bisnis Online"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Manage Your Business)\u00a0Seiring dengan perkembangan jaman serta meningkatnya pengguna internet saat ini, telah mengubah metode cara belanja masyarkat saat ini. Istilah belanja <em>online<\/em> bukan lagi merupakan yang tabu di telinga masyarakat dewasa ini. Pasalnya, sekarang orang lebih suka berbelanja online dibanding belanja ala tradisional lewat toko. Saya pun salah satu dari sekian banyaknya orang di luar sana yang menyukai belanja online, tentunya tiap-tiap orang memiliki alasan yang berbeda-beda mengapa lebih suka belanja lewat online, namun setidaknya dengan perubahan gaya belanja saat ini telah membuka mata kita betapa besarnya peluang bisnis pada dunia\u00a0<em>online<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada\u00a0era yang semuanya hampir dapat\u00a0dilakukan secara <em>online<\/em>\u00a0ini, maka bisnis via <em>online<\/em> adalah cara yang tepat dan efektif untuk dilakukan, apalagi saat ini sangat mudah untuk mendapatkan koneksi internet bahkan di sejumlah tempat keramaian pun telah menyediakan fasilitas internet untuk menarik pengunjung datang, tidak hanya itu saja pertumbuhan bisnis <em>e-commerce<\/em> saat ini semakin pesat. Banyaknya situs-situs <em>e-commerce<\/em> yang bermunculan yang dengan mudah dapat Anda jumpai di internet, sehingga semua fakta tersebut membuka pikiran dan mata Anda\u00a0untuk melihat betapa besarnya peluang atau potensi yang dapat Anda manfaatkan pada dunia\u00a0<em>online<\/em>, asal kuncinya adalah Anda yakin, mau bekerja keras dan jangan mudah menyerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi yang sedang memulai bisnis baru atau <em>start up<\/em>, atau Anda yang ingin mengembangkan bisnis <em>offline<\/em> Anda ke jalur <em>online<\/em>, sangat disarankan untuk memulainya sesegera mungkin, sebelum bisnis Anda tergilas oleh banyak kompititer yang menggunakan jalur <em>online<\/em> sebagai strategi tambahan mereka untuk meningkatkan keuntungan bisnis mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan oleh seseorang yang ingin mengarahkan bisnisnya ke dalam pemasaran online :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Identifikasi Kebutuhan Pasar<br \/>\nTahap ini merupakan tahap yang paling penting sebelum Anda melanjutkan pada\u00a0tahap \u201cSaya ingin memulai sesuatu\u201d. Apabila pekerjaan Anda pada tahap ini belum benar, maka keseluruhan model bisnis Anda mungkin akan runtuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Pahami Target <em>Audience<\/em> Anda<br \/>\nDalam setiap kebutuhan, bisa terdapat beberapa kelompok yang berlaku sebagai <em>target audience<\/em>. Jadi, Anda perlu memutuskan siapa yang menjadi <em>target audience<\/em> Anda. Hal ini membutuhkan penelitian yang melibatkan pola perilaku, kebiasaan membeli, akses ke teknologi hingga\u00a0pada emosional dari <em>audience<\/em> tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Berikan Solusi Terhadap Kebutuhan Pasar<br \/>\nKetika Anda telah mengetahui kebutuhan pasar, Anda harus menyediakan solusi yang memenuhi kebutuhan tersebut. Jangan sampai solusi Anda kurang dalam hal promosi dan jangan pula terlalu gencar dalam melakukannya. Selain itu, pastikan bahwa solusi yang Anda berikan merupakan solusi terbaik dan cocok bagi target <em>audience<\/em> Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Hitung ROI (<em>Return of Investment<\/em>)<br \/>\nSetelah mengidentifikasi dan memastikan kebutuhan pasar, Anda perlu untuk menilai ROI (Return of Investment) atas kebutuhan ini. Apabila Anda puas atas\u00a0hasil hitungan tersebut maka lanjutkan rencana Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5. Bangun <em>Website<\/em> Anda<br \/>\nSetelah rencana telah disusun dengan matang, target <em>audience<\/em> sudah jelas, Anda harus membuat <em>website<\/em> bisnis Anda. Satu hal yang perlu diingat ketika Anda memulai membangun <em>website<\/em> bisnis Anda nantinya adalah, perhatikan dari segi desain <em>website<\/em> dan kualitas <em>website<\/em> Anda. Buatlah <em>website<\/em> yang mudah diakses bagi Anda dan pelanggan Anda<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">6. Isi Konten <em>Website<\/em> Anda<br \/>\nPastikan bahwa Anda memiliki konten yang benar, sebab membuat konten berkualitas (Quality Content) menjadi &#8220;harga mati&#8221; bagi sebuah website. Prinsip dasar pertama dalam membuat konten berkualitas menurut Google adalah menulis untuk <em>user<\/em> (pengguna, pembaca, pengunjung), bukan untuk mesin pencari. Jadi, Anda adalah bagaimana menyajikan konten yang disukai oleh pengunjung atau pembaca, bukan untuk Google. Karenanya, menulislah dengan &#8220;wajar&#8221;, normal, dengan hati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">7. Gunakan Teknik <em>Search Engine Optimization<\/em> (SEO)<br \/>\nBegitu <em>website<\/em> Anda sudah siap untuk dijalankan, inilah saatnya untuk membuat arus menuju\u00a0<em>website<\/em>\u00a0Anda. Hal ini dapat dilakukan dengan SEO (<em>Search Engine Optimization<\/em>). SEO membantu Anda membawa pengunjung ke website Anda dan membuat website Anda lebih diperhatikan dan popular.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">8. Maksimalkan Dengan<em> Search Engine Marketing<\/em> (SEM)<br \/>\nUntuk layanan dan produk yang ingin dijual lebih cepat, atau ketika Anda ingin mengejar target penjualan, layanan <em>Search Engine Marketing<\/em> perlu juga untuk Anda coba gunakan. Anda dapat\u00a0mempromosikan produk atau jasa melalui iklan berbayar seperti Google Adwords, Facebook Ads, dsb.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memulai bisnis <em>online<\/em> bukanlah lagi merupakan sebuah pilihan, tapi telah bergeser menjadi sebuah kebutuhan yang harus dilakukan. Mau tidak mau, suka tidak suka setiap pebisnis harus masuk ke arena ini, kalau dia ingin tetap maju dan berpacu dengan kondisi pasar.\u200b<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Dewi-Lajolie.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-116499 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Dewi-Lajolie-200x300.jpg\" alt=\"Dewi Lajolie\" width=\"100\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Dewi-Lajolie-200x300.jpg 200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Dewi-Lajolie-683x1024.jpg 683w\" sizes=\"(max-width: 100px) 100vw, 100px\" \/><\/a>Dewi Lajolie\/VMN\/BL\/Operation Head \u2013 Batikweb.co<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Manage Your Business)\u00a0Seiring dengan perkembangan jaman serta meningkatnya pengguna internet saat ini, telah mengubah metode cara belanja masyarkat saat ini. Istilah belanja online bukan lagi merupakan yang tabu di telinga masyarakat dewasa ini. Pasalnya, sekarang orang lebih suka berbelanja online dibanding belanja ala tradisional lewat toko. Saya pun salah satu dari sekian banyaknya orang di luar sana yang menyukai belanja online, tentunya tiap-tiap orang memiliki alasan yang berbeda-beda mengapa lebih suka belanja lewat online, namun setidaknya dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":111191,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,17,1051],"tags":[5130],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119380"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119380"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":119389,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119380\/revisions\/119389"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}