{"id":119317,"date":"2015-07-01T09:22:31","date_gmt":"2015-07-01T02:22:31","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=119317"},"modified":"2015-07-01T10:25:22","modified_gmt":"2015-07-01T03:25:22","slug":"setelah-besarkan-nike-phil-knight-umumkan-mundur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/01\/setelah-besarkan-nike-phil-knight-umumkan-mundur\/","title":{"rendered":"Setelah Besarkan Nike, Phil Knight Umumkan Mundur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Insight) Perusahaan raksasa olahraga, Nike telah mengumumkan pengunduran diri <em>Chairman<\/em>-nya pada Selasa (30\/6) yang akan berjalan efektif pada tahun depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Chairman\u00a0Nike,\u00a0Phil Knight\u00a0telah\u00a0membangun Nike dari sebuah perusahaan sepatu Amerika\u00a0yang sederhana menjadi perusahaan raksasa olahraga dengan pemasaran yang menjangkau dunia. Belum\u00a0ada tanggal efektif yang ditetapkan untuk Knight berhenti dari jabatannya. Knight meluncurkan Nike untuk pertama kalinya pada tahun 1968 dengan nama perusahaan Blue Ribbon Sports. Pada awalnya, Knight menjual produk sepatunya dengan menggunakan mobil\u00a0Plymouth Valiant miliknya hingga kemudian pada 1969 ia meninggalkan pekerjaan akuntingnya untuk mengurus bisnis sepatunya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Bagi saya, Nike selalu lebih dari sekedar sebuah perusahaan, tetapi telah menjadi gairah hidup saya,&#8221; demikian dikatakan Knight (77 tahun). Untuk sementara Mark Parker direkomendasikan untuk menggantikan Knight apabila ia mundur pada tahun depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nike telah tumbuh menjadi raksasa olahraga, menyaingi perusahaan Jerman Adidas yang sudah berumur jauh\u00a0lebih tua. Logo Nike yang khas serta slogan\u00a0&#8220;Just Do It&#8221;-nya telah tersebar di mana-mana. Hari ini, Nike mensponsori banyak atlet yang paling ikonik di dunia, termasuk Michael Jordan, Tiger Woods, Serena Williams, Rory McIlroy, Roger Federer, Cristiano Ronaldo, dan Neymar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pekan lalu, Nike melaporkan pendapatan untuk fiskal 2015 sebesar USD\u00a030,6 miliar atau sekitar IDR 397 triliun dengan keuntungan sebesar\u00a0USD 3,3 miliar atau sekitar IDR 42.9 triliun. Sedangkan kekayaan bersih Knight menurut Forbes mencapai\u00a0USD\u00a0 24,3 miliar atau sekitar IDR 315 triliun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Setelah Mundur dari Nike<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Knight mengatakan bahwa ia berencana untuk tetap terlibat dengan Nike, dan mengumumkan pembentukan Swoosh, sebuah perseroan terbatas untuk memegang mayoritas saham Nike-nya. Sejumlah 128.5 miliar saham Nike ditransfer oleh Knight untuk Swoosh atau sama dengan sekitar 15 persen dari saham yang beredar Nike. Mark Parker juga akan ikut serta menjadi anggota dewan direksi Swoosh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Awal Mula Kejayaan Nike<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kejayaan Nike dimulai dengan strategi yang tepat saat dia memilih seorang bintang basket berbakat yang juga baru saja memulai karir olah raganya. Michael Jordan, menandatangani kesepakatan dengan Nike pada tahun 1984. Pada\u00a0tahun yang sama itulah Jordan membawa tim\u00a0perguruan tinggi AS ke Olimpiade Los Angeles dan meraih emas. Juga bersama dengan NBA Chicago Bulls, Jordan banyak meraih kemenangan pada tahun-tahun berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jordan dengan bakatnya yang luar biasa, ditambah kesepakatannya dengan Nike telah\u00a0mengubahnya menjadi superstar dan mendongkrak\u00a0pemasaran pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk penciptaan sepatu Air Jordan yang mengubah wajah budaya olahraga &#8211; dan street fashion &#8211; selamanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Strategi Nike<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gambar orang yang melompat menjadi logo dan merek tersendiri, hal ini membawa Nike melejit sangat ketat yang belum pernah terjadi sebelumnya, membantu membawa Nike menjadi kekuatan dalam olahraga dan penjualan di luar produk\u00a0sepatu. Bakat Jordan, yang membawa Chicago meraih enam gelar NBA pada 1990-an, dan pemasaran yang cerdas dari Nike membawa kekayaan dan ketenaran secara global untuk keduanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti merek\u00a0Woods pada olahraga\u00a0golf dan merek Williams pada olahraga\u00a0tenis, demikian Nike pada olahraga basket.\u00a0Namun debut Nike tidak hanya pada produk sepatu.\u00a0Nike juga menandatangani kesepakatan pakaian dengan perguruan tinggi di AS, yang menghubungkan merek dengan program olahraga utama seperti sebelumnya dan meningkatkan popularitas keduanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>nancy\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Insight) Perusahaan raksasa olahraga, Nike telah mengumumkan pengunduran diri Chairman-nya pada Selasa (30\/6) yang akan berjalan efektif pada tahun depan. Chairman\u00a0Nike,\u00a0Phil Knight\u00a0telah\u00a0membangun Nike dari sebuah perusahaan sepatu Amerika\u00a0yang sederhana menjadi perusahaan raksasa olahraga dengan pemasaran yang menjangkau dunia. Belum\u00a0ada tanggal efektif yang ditetapkan untuk Knight berhenti dari jabatannya. Knight meluncurkan Nike untuk pertama kalinya pada tahun 1968 dengan nama perusahaan Blue Ribbon Sports. Pada awalnya, Knight menjual produk sepatunya dengan menggunakan mobil\u00a0Plymouth Valiant miliknya hingga kemudian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":91003,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[4909],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119317"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119317"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119317\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":119333,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119317\/revisions\/119333"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91003"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119317"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119317"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119317"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}