{"id":118590,"date":"2015-06-27T11:37:53","date_gmt":"2015-06-27T04:37:53","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=118590"},"modified":"2022-01-03T23:59:59","modified_gmt":"2022-01-03T16:59:59","slug":"lima-tick-tock-tick","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/06\/27\/lima-tick-tock-tick\/","title":{"rendered":"LIMA: Tick Tock Teak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Entrepreneurial News)\u00a0<strong>\u201cAdding Value to A Small Piece of Wood with Good Design <\/strong>merupakan motto dari LIMA, sebuah <em>brand<\/em> jam tangan milik Herman Tantriady. Sang pemilik\u00a0<em>brand <\/em>ini<em>\u00a0<\/em>sangat menyukai<em> furniture, <\/em>\u00a0dan dari hobinya inilah timbul keinginan untuk mengembangkan hobi serta kemampuannya dalam\u00a0<em>design.<\/em> Sang pemilik sendiri, yang kebetulan sangat gemar mengkoleksi jam tangan, memutuskan untuk membuat jam tangan sebagai produk pertamanya. ia\u00a0bertekad, bahwa produknya harus mudah dikenali sebagai produk buatan Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-5.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-118659 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-5.jpg\" alt=\"photo 5\" width=\"300\" height=\"291\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-5.jpg 640w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-5-300x291.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keunikan dari jam tangan LIMA terletak pada\u00a0bahan dan bentuk <em>design-<\/em>nya. Bahan utama untuk membuat <em>frame<\/em> dari jam tangan LIMA bukan metal, namun dibuat dengan kayu. Ada 3 jenis kayu yang digunakan yaitu kayu eboni, maple, dan jati (<em>teak<\/em>) sebagai pilihan material yang digunakan untuk produksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walaupun kehadiran jam tangan berbahan dasar kayu di pasaran sudah cukup lama, dan pesaingnya pun sudah cukup berpengalaman, dapat dikatakan <em>impact-<\/em>nya masih rendah jika dibandingkan dengan jam tangan dengan <em>design<\/em> klasik ataupun <em>modern<\/em> dengan bahan dasar metal. Jam tangan dengan bahan tersebut telah ada di pasaran selama bertahun-tahun dan telah menjadi suatu tradisi yang sulit ditembus. Namun, menurut apa yang dapat businesslounge.co.id &#8211; Vibiz Media Network dapat simpulkan, Herman telah mempersiapkan formula untuk menangkis tantangan ini yaitu ada pada\u00a0<em>quality,<\/em> <em>branding, design,<\/em>\u00a0dan <em>pricing.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Quality<\/em>.<\/strong>LIMA diproduksi di Tiongkok dan menggunakan mesin <em>movement<\/em> dari Swiss. Menurut Herman, kedua negara ini memenuhi ekspetasinya untuk <em>quality.\u00a0<\/em>\u201cSaya sudah mencoba untuk mencari produsen di Indonesia, tetapi tidak ada yang bisa memenuhi spesifikasi saya,\u201d demikian Herman berujar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai seorang <em>artisan<\/em> sejati, Herman menjelaskan dengan detil bahwa <em>design<\/em> <em>casing<\/em> dari jam tangannya dapat diadu dengan merek-merek jam tangan kayu lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Lima-Watch-4.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-118651\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Lima-Watch-4.jpg\" alt=\"Lima Watch (4)\" width=\"1282\" height=\"1236\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Lima-Watch-4.jpg 1282w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Lima-Watch-4-300x289.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Lima-Watch-4-1024x987.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1282px) 100vw, 1282px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Branding.<\/em><\/strong>\u00a0LIMA menggunakan strategi untuk bersaing tidak hanya pada\u00a0target pasaran lokal, namun juga global. Itulah sebabnya bagi Herman, bagaimana cara mengkomunikasikan LIMA kepada <em>target market<\/em> juga sangat penting. Dari segi <em>design<\/em>, tampilan, logo, <em>package,<\/em> dan tempat promosi, Herman memastikan setiap elemen dari LIMA ditujukan kepada <em>target market<\/em> yang sesuai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Design.<\/em><\/strong>\u00a0LIMA memiliki <em>design\u00a0<\/em>yang\u00a0juga dapat\u00a0dibilang sangat tidak <em>orthodox<\/em>. Produk pertamanya, LIMA PA:GI misalnya, memiliki <em>design<\/em> yang tebal, tidak seperti jam tangan pada umumnya. Namun Herman berkata bahwa justru disitulah letak inovasinya.\u00a0\u201cSaya ingin orang langsung mengenal produk saya dari jauh. Ada <em>distinctive value-<\/em>nya. Itulah kenapa saya berinovasi dengan <em>design-<\/em>nya. Jadi kalau saya bilang, <em>you either like it or not,<\/em>\u201d ujarnya sembari tertawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-6.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-118624\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-6.jpg\" alt=\"photo 6\" width=\"640\" height=\"615\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-6.jpg 640w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-6-300x288.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Pricing.\u00a0<\/em><\/strong>Strategi <em>pricing<\/em> juga mendapatkan perhatian khusus dari Herman.\u00a0\u201cSejauh ini kita ada dua produk. LIMA PA:GI dan yang terbaru LIMA SO:RE. Yang pertama harganya 1.4 juta rupiah, dan yang kedua harganya 1.9 juta rupiah,\u201d demikian Herman menjelaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, <em>appropriate pricing strategy <\/em>sangat penting dan untuk mendapatkan <em>target market<\/em> yang sesuai, menurut Herman, harganya juga harus sesuai dengan perilaku<em> market<\/em> tersebut. Selain itu, tempat penjualan juga berpengaruh. Itulah kenapa Herman juga memilah-milih tempat yang cocok untuk produknya baik di dalam maupun di luar negeri.\u00a0\u201cYa , LIMA juga dijual di Singapura,\u201d ujarnya bangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-7.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-118655\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-7.jpg\" alt=\"photo 7\" width=\"640\" height=\"629\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-7.jpg 640w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/photo-7-300x295.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>BUSINESS ANALYSIS<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari empat\u00a0strategi bisnis yang ditawarkan LIMA, saya akan <em>highlight<\/em> satu hal yang penting, yaitu soal <em>appropriate pricing. <\/em>Jika korelasi antar harga-<em>design-branding<\/em> tidak berkesinambungan, alhasil, <em>target market<\/em> yang dicari akan meleset. Anda harus dengan jeli menentukan <em>target market<\/em> seperti apa yang Anda ingin dapatkan. Seperti LIMA, ketika Herman menentukan <em>target market-<\/em>nya, maka harga dari produk LIMA pun disesuaikan dengan perilaku market tersebut. Anda harus perhatikan, apakah produk Anda memiliki <em>appropriate pricing<\/em>. Jika Anda sudah mantap dengan harga yang Anda tawarkan, maka Anda harus memastikan bahwa <em>design<\/em> dan <em>branding<\/em>\u00a0yang Anda miliki pun harus merupakan representasi dari <em>pricing strategy<\/em> tersebut, <em>vice versa<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh mudah, Anda tidak dapat\u00a0mematok harga terlalu tinggi dengan <em>design<\/em> yang <em>complicated<\/em> untuk sebuah <em>brand<\/em> sepatu jika <em>target market<\/em> anda menengah-ke bawah. Begitu pula sebaliknya. Inilah yang disebut <em>appropriate pricing strategy<\/em>.<\/p>\n<p><em>Michael Judah Sumbayak\/VMN\/BL\/Managing Director of Business Lounge<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Entrepreneurial News)\u00a0\u201cAdding Value to A Small Piece of Wood with Good Design merupakan motto dari LIMA, sebuah brand jam tangan milik Herman Tantriady. Sang pemilik\u00a0brand ini\u00a0sangat menyukai furniture, \u00a0dan dari hobinya inilah timbul keinginan untuk mengembangkan hobi serta kemampuannya dalam\u00a0design. Sang pemilik sendiri, yang kebetulan sangat gemar mengkoleksi jam tangan, memutuskan untuk membuat jam tangan sebagai produk pertamanya. ia\u00a0bertekad, bahwa produknya harus mudah dikenali sebagai produk buatan Indonesia. Keunikan dari jam tangan LIMA terletak pada\u00a0bahan dan bentuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":118670,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044],"tags":[5097],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118590"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118590"}],"version-history":[{"count":19,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118590\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":119014,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118590\/revisions\/119014"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118590"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118590"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118590"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}