{"id":117037,"date":"2015-06-17T14:30:31","date_gmt":"2015-06-17T07:30:31","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=117037"},"modified":"2015-06-17T14:30:31","modified_gmt":"2015-06-17T07:30:31","slug":"ratusan-buruh-pemasok-uniqlo-lakukan-unjuk-rasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/06\/17\/ratusan-buruh-pemasok-uniqlo-lakukan-unjuk-rasa\/","title":{"rendered":"Ratusan Buruh Pemasok Uniqlo Lakukan Unjuk Rasa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Insight) Sebuah pabrik\u00a0di kota Shenzhen,\u00a0Tiongkok\u00a0Selatan sedang didemo ratusan pekerjanya oleh karena adanya rencana relokasi.\u00a0Para pekerja yang bekerja di pabrik Shenzhen Artigas Clothing\u00a0&amp; Leatherware Co Ltd telah memulai unjuk rasa mereka sejak\u00a0Senin pada pekan lalu (8\/6). Selain menentang relokasi, mereka juga menuntut supaya\u00a0beberapa karyawan yang telah diberhentikan agar\u00a0kembali dipekerjakan, demikian berita yang dikabarkan oleh Reuters.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pabrik ini adalah pemasok industri\u00a0<em>fashion<\/em> Jepang, Fast Retailing yaitu\u00a0pemilik merek pakaian Uniqlo. Selain itu\u00a0Shenzhen Artigas Clothing\u00a0merupakan bagian dari Lever Style Inc, yang berbasis di Hong Kong dan yang meupakan pemasok pakaian untuk beberapa merek global terkemuka, termasuk Armani Exchange dan Calvin Klein. Lever Style telah menggeser manufaktur dari Tiongkok\u00a0ke Vietnam dan pabrik-pabrik lain di Asia Tenggara selama beberapa tahun terakhir, demikian dikatakan para eksekutif seperti yang dilansir oleh Reuters.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Memang tidak tahu persis berapa jumlah karyawan yang berunjuk rasa namun Fast Retailing telah mengkonfirmasikan bahwa beberapa pekerja di pabrik garmen sedang berunjuk rasa.\u00a0&#8220;Sementara kita sedang dalam proses konfirmasi fakta yang berkaitan dengan pemogokan, kami telah meminta manajemen Lever Shirt\u00a0Co untuk membahas masalah ini dengan para pekerja dan mencapai resolusi damai,&#8221; demikian dikatakan Fast Retailing dalam sebuah pernyataan lewat email.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Produsen utama telah memindahkan beberapa produksi mereka jauh dari Tiongkok\u00a0Selatan ke pedalaman atau ke negara-negara Asia lainnya seperti Vietnam dan Indonesia oleh karena tenaga kerja dan biaya produksi di Tiongkok daratan Meningkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bulan Maret, ribuan pekerja di sebuah pabrik pembuat sepatu olahraga Yue Yuen Industrial Holdings di selatan negara itu mogok setelah terjadinya perubahan proses produksi.\u00a0Shenzhen Artigas Clothing\u00a0itu sendiri menyaksikan pemogokan oleh pekerja pabrik pada bulan Desember tahun lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Students and Scholars Against Corporate Misbehavior (SACOM) mengatakan bahwa\u00a0900 pekerja telah mengadakan unjuk rasa\u00a0pada bulan ini. Sebuah kelompok hak-hak buruh yang berbasis di Shenzhen membantu para pekerja untuk bernegosiasi, menempatkan angka pada antara 400 dan 500, mengatakan banyak pekerja telah meninggalkan pabrik sejak unjuk rasa pada\u00a0Desember lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pabrik telah berhenti berjalan. Para pekerja hanya duduk sebagai bentuk unjuk rasa di dalam pabrik,&#8221; demikian dikatakan seorang juru bicara dari kelompok hak-hak buruh Shenzhen. &#8220;Pemberi kerja mengatakan mereka tidak akan pindah (fasilitas) menyusul unjuk rasa\u00a0pada bulan Desember, tetapi pada bulan Mei mereka mulai berpindah\u00a0(operasi) lagi. Kali ini para pekerja telah memutuskan untuk melawan sampai akhir.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fast Retailing telah menghadapi masalah lain di Tiongkok\u00a0yang berhubungan dengan pemasoknya. Pada bulan Januari, perusahaan mengatakan kepada dua pemasok di Tiongkok\u00a0untuk meningkatkan kondisi kerja pabrik setelah ditemukan masalah setelah dilakukannya inspeksi, termasuk jam kerja yang panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nancy\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Insight) Sebuah pabrik\u00a0di kota Shenzhen,\u00a0Tiongkok\u00a0Selatan sedang didemo ratusan pekerjanya oleh karena adanya rencana relokasi.\u00a0Para pekerja yang bekerja di pabrik Shenzhen Artigas Clothing\u00a0&amp; Leatherware Co Ltd telah memulai unjuk rasa mereka sejak\u00a0Senin pada pekan lalu (8\/6). Selain menentang relokasi, mereka juga menuntut supaya\u00a0beberapa karyawan yang telah diberhentikan agar\u00a0kembali dipekerjakan, demikian berita yang dikabarkan oleh Reuters. Pabrik ini adalah pemasok industri\u00a0fashion Jepang, Fast Retailing yaitu\u00a0pemilik merek pakaian Uniqlo. Selain itu\u00a0Shenzhen Artigas Clothing\u00a0merupakan bagian dari Lever Style Inc, yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":87396,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[4909],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117037"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=117037"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117037\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":117040,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117037\/revisions\/117040"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=117037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=117037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=117037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}