{"id":116863,"date":"2015-06-16T15:15:06","date_gmt":"2015-06-16T08:15:06","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=116863"},"modified":"2015-06-16T15:15:06","modified_gmt":"2015-06-16T08:15:06","slug":"6-tips-sukses-bisnis-e-commerce","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/06\/16\/6-tips-sukses-bisnis-e-commerce\/","title":{"rendered":"6 Tips Sukses Bisnis E-Commerce"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Manage Your Business)\u00a0Tahun 2015 bisnis Ecommerce di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat, Hal ini tidak lain disebabkan\u00a0pasar di negeri ini sangatlah potensial. Jika dilihat dari data menteri komunikasi (menkom info) tahun 2013, seperti yang dikutip dari situs undercover bahwa nilai transaksi <em>ecommerce<\/em> mencapai 130 triliun, hal ini\u00a0 yang menjadi salah satu alasan bertumbuhnya jumlah pengguna internet yang telah mencapai 82 juta orang atau sekitar 30% pada akhir tahun 2014 dari total penduduk Indonesia. Sampai akhirnya pasar <em>ecommerce<\/em> menjadi tambang emas yang sangat menggoda bagi sebagian orang yang dapat\u00a0melihat potensi ke depannya. Tidak heran bila saat ini semakin marak bermunculan pelaku-pelaku <em>e-commerce<\/em> yang mengambil kesempatan ini untuk meraih keuntungan dengan membuka toko online ecommerce, misalnya saja: blshop, tokopedia, belowcepek, lazada, dan masih banyak lagi toko-toko <em>ecommerce<\/em> yang dengan mudah Anda jumpai di internet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga akan mengambil kesempatan yang sama seperti pelaku usaha lainnya? Apabila jawaban Anda adalah &#8216;tidak&#8217;, maka belum ada kata terlambat untuk memulainya. Namun, sebelum Anda terjun dalam bisnis e<em>-commerce<\/em> ini, \u00a0berikut 6 tips untuk dapat Anda ketahui agar Anda suskses menjalankan bisnis <em>e-commerce<\/em> pada tahun ini hingga\u00a0tahun-tahun yang mendatang.<\/p>\n<p>1. Membuat Perencanaan Bisnis yang Matang<br \/>\nSalah satu kesalahan terbesar dari pengusaha <em>e-commerce<\/em> adalah mereka gagal membuat perencanaan dan terlalu terburu-buru membuat website untuk bisnis <em>e-commerce<\/em> mereka tanpa adanya rincian rencana yang jelas untuk membangun website <em>e-commerce<\/em> yang menarik dan berkualitas.<\/p>\n<p>Penting sekali untuk menyusun suatu strategi dengan tepat, karna perlu Anda ketahui untuk membuat website maka diperlukan banyak persiapan, di antaranya: membeli nama domain yang akan digunakan untuk alamat website <em>e-commerce<\/em> Anda nantinya, menyiapkan konten berupa video, teks, gambar, dan lain sebagainya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah web <em>e-commerce<\/em> yang profesional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Fokus Melakukan Maintanance Website E-Commerce<br \/>\nUsai membangun website e-commerce yang sesuai dengan bisnis Anda, maka Anda perlu fokus untuk me-<em>maintain<\/em>\u00a0website Anda. Pembeli akan lebih senang pada situs <em>ecommerce<\/em> yang memiliki tampilan yang terlihat segar dan menarik. Oleh karena itu, Anda harus memunculkan ide-ide kreatif pada situs <em>ecommerce<\/em> agar tidak terlihat membosankan.<\/p>\n<p>Selain tampilan menarik, situs <em>ecommerce<\/em> yang baik harus ditunjang dengan kemudahan berbelanja. Salah satunya adalah dengan menyediakan informasi yang jelas tentang cara melakukan <em>order<\/em> dan pembayaran, membuat navigasi situs yang tidak membuat pembeli merasa bingung untuk berbelanja pada web <em>e-commerce<\/em> Anda, Misalnya dengan membuat pembeli mudah untuk melakukan proses <em>check out<\/em>\u00a0dengan <em>shopping cart<\/em>. Hal lain yang perlu diperhatikan juga adalah dengan memberikan harga promo yang menarik berupa <em>discount<\/em> dan <em>voucher<\/em> pembelian untuk setiap pembelian beberapa produk dan tidak mengenakan biaya untuk pengiriman barang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Membangun hubungan dan komunitas merupakan hal penting dalam bisnis <em>e-commerce<\/em>.<br \/>\nAnda dapat\u00a0melakukan berbagai kreativitas agar <em>customer<\/em> menjadi loyal. Bangun komunitas melalui sosial media, <em>event<\/em> dan aktifitas <em>online<\/em> lainnya.<\/p>\n<p>4. Mobile Friendly Web<br \/>\nSeperti yang sudah diketahui, selama dua tahun terakhir ini semakin banyak orang yang mengunjungi website dengan menggunakan smartphone atau tablet, Karena lebih mudah dilakukan dan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun asal tersambung dengan internet.<\/p>\n<p>Pada intinya arti website <em>mobile friendly<\/em> adalah website yang mampu menyajikan\/menampilkan konten pengguna mobile (smartphone, tablet, gadget) dengan baik\/rapi, dengan salah satu dari dua cara di atas, dan tidak terbatas pada kemampuan sebuah template untuk merespon perangkat <em>mobile<\/em> saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5. Membuat Website <em>E-Commerce<\/em> yang <em>user friendly<\/em> SEO.<br \/>\n<em>Search Engine Optimization<\/em> (SEO) selalu menjadi bahan perbincangan di kalangan penggiat dunia maya, khususnya di kalangan para <em>internet marketer<\/em>. Oleh karena SEO masih merupakan aspek penting untuk situs <em>e-commerce<\/em>. Sehingga khusus untuk website <em>e-commerce<\/em> ada beberapa aturan SEO yang sangat esensial dan wajib diperhatikan, diantaranya : membuat desain web responsif, konten web yang <em>original<\/em>, meneliti kata kunci, optimasi gambar produk dan masih banyak lagi cara-cara lain untuk membuat web <em>e-commerce<\/em> Anda <em>user friendly<\/em> SEO.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">6. Service Pelanggan dengan Baik<br \/>\nMemahami customer Anda merupakan hal penting dalam bisnis e-commerce. Kenali siapa <em>customer<\/em> Anda dan menerima setiap masukan dari <em>customer<\/em> dengan ramah, Kepuasaan <em>customer<\/em> merupakan hal penting dalam bisnis <em>e-commerce<\/em> Anda.\u00a0 Hal lain yang tidak kalah penting\u00a0 yang harus menjadi perhatian Anda dalam bisnis <em>e-commerce<\/em> adalah pengiriman barang, sebab ini merupakan hal utama. Sebaiknya Anda mengirimkan barang sesuai dengan jangka waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. <em>Follow up<\/em> dengan konfirmasi dan mintalah <em>feedback<\/em>. <em>Customer<\/em> akan meninggalkan Anda jika Anda tidak tepat waktu dalam masalah pengiriman barang.<\/p>\n<p>Semoga dengan 6 tips diatas dapat membantu Anda untuk meraih kesuksesan dalam menjalankan dan menjadi seorang pengusaha yang sukses dalam bisnis <em>e-commerce<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Dewi-Lajolie.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-116499 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Dewi-Lajolie-200x300.jpg\" alt=\"Dewi Lajolie\" width=\"100\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Dewi-Lajolie-200x300.jpg 200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Dewi-Lajolie-683x1024.jpg 683w\" sizes=\"(max-width: 100px) 100vw, 100px\" \/><\/a>Dewi Lajolie\/VMN\/BL\/Operation Head \u2013 Batikweb.co<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana\u200b\u200b\u200b<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Manage Your Business)\u00a0Tahun 2015 bisnis Ecommerce di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat, Hal ini tidak lain disebabkan\u00a0pasar di negeri ini sangatlah potensial. Jika dilihat dari data menteri komunikasi (menkom info) tahun 2013, seperti yang dikutip dari situs undercover bahwa nilai transaksi ecommerce mencapai 130 triliun, hal ini\u00a0 yang menjadi salah satu alasan bertumbuhnya jumlah pengguna internet yang telah mencapai 82 juta orang atau sekitar 30% pada akhir tahun 2014 dari total penduduk Indonesia. Sampai akhirnya pasar ecommerce [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":109561,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,17,1051],"tags":[6569,4949],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116863"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116863"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116863\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":116865,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116863\/revisions\/116865"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109561"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}