{"id":116790,"date":"2015-06-15T16:24:33","date_gmt":"2015-06-15T09:24:33","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=116790"},"modified":"2015-06-15T16:28:52","modified_gmt":"2015-06-15T09:28:52","slug":"116790","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/06\/15\/116790\/","title":{"rendered":"Philae Hidup Kembali"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Insight) Pada November tahun lalu\u00a0Robot Penjelajah Philae berhasil mendarat di komet 67P\/Churyumov-Gerasimenko. (Baca:\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2014\/11\/13\/robot-penjelajah-philae-telah-stabil-di-permukaan-komet\/\">Robot Penjelajah Philae Telah Stabil di Permukaan Komet<\/a>).\u00a0Namun robot ini hanya dapat hidup selama 60 jam saja karena baterainya yang tidak dapat memperoleh sinar matahari yang cukup. (Baca:\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2014\/11\/14\/baterai-robot-philae-terancam-habis\/\">Baterai Robot Philae Terancam<\/a>).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun pada Minggu malam (14\/6), secara tidak terduga\u00a0Philae menghubungi bumi.\u00a0European Space Agency (ESA) mengatakan Philae telah terbangun dan menghubungi Bumi.\u00a0Philae adalah pesawat ruang angkasa pertama yang mendarat di sebuah komet, dengan menumpang\u00a0induknya, Rosetta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada Minggu malam (14\/6), European Space Agency di Darmstadt, Jerman, tepat di sebelah selatan Frankfurt, menerima sinyal dari Philae, yang ditransmisikan lebih dari 300 paket data.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Philae melakukannya dengan sangat baik. ia\u00a0memiliki suhu operasi -35C dan memiliki 24 watt yang tersedia,&#8221; demikian dikata manajer proyek Philae, Dr Stephan Ulamec, dan menambahkan bahwa pendarat komet siap untuk beroperasi kembali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut laporan BBC, penasihat ilmiah senior ESA, Profesor Mark McCaughrean, mengatakan bahwa Philae membawa sejumlah besar data yang para ilmuwan harapkan untuk dapat di-<em>download<\/em> setelah berhasil melakukan kontak lagi.\u00a0&#8220;Saya pikir kami optimis sekarang bahwa Philae\u00a0telah terbangun\u00a0dan bahwa kami\u00a0akan memiliki data ilmiah beberapa bulan untuk dapat ditekuni.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para ilmuwan mengatakan mereka sedang menunggu kontak selanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiongkok\u00a0juga telah mengalami pengalaman serupa bagaimana Tiongkok mengirimkan &#8220;<em>Jade Rabbit&#8221;\u00a0<\/em>pada tahun lalu untuk menjelejah bulan namun selama 6 minggu robot\u00a0penjelajah ini tidak dapat berfungsi. Padahal Tiongkok berharap untuk dapat mempelajari\u00a0permukaan bulan dan sumber daya mineral. Namun pada Januari kemarin, penjelajah bulan itu mengirimkan bagaimana robot itu telah sekarat\u00a0dan kemudian masuk ke dalam kondisi\u00a0&#8220;koma&#8221; yang berlangsung selama sekitar 50 hari sebelum bangun pada pertengahan Maret. Pemerintah Tiongkok\u00a0mengatakan penjelajah bulan itu mengalami kerusakan parah namun\u00a0masih dapat berfungsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nancy\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage : cctvnews<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Insight) Pada November tahun lalu\u00a0Robot Penjelajah Philae berhasil mendarat di komet 67P\/Churyumov-Gerasimenko. (Baca:\u00a0Robot Penjelajah Philae Telah Stabil di Permukaan Komet).\u00a0Namun robot ini hanya dapat hidup selama 60 jam saja karena baterainya yang tidak dapat memperoleh sinar matahari yang cukup. (Baca:\u00a0Baterai Robot Philae Terancam). Namun pada Minggu malam (14\/6), secara tidak terduga\u00a0Philae menghubungi bumi.\u00a0European Space Agency (ESA) mengatakan Philae telah terbangun dan menghubungi Bumi.\u00a0Philae adalah pesawat ruang angkasa pertama yang mendarat di sebuah komet, dengan menumpang\u00a0induknya, Rosetta. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":116792,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044],"tags":[5787],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116790"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116790"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116790\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":116796,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116790\/revisions\/116796"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}