{"id":115261,"date":"2015-06-03T19:48:40","date_gmt":"2015-06-03T12:48:40","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=115261"},"modified":"2019-12-05T09:34:29","modified_gmt":"2019-12-05T02:34:29","slug":"google-21-persen-dari-karyawan-teknologi-adalah-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/06\/03\/google-21-persen-dari-karyawan-teknologi-adalah-perempuan\/","title":{"rendered":"Google: 21 Persen dari Karyawan Teknologi adalah Perempuan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Insight)\u00a0Google Inc mengatakan bahwa 21 persen dari karyawan teknologi tahun lalu adalah perempuan. Jumlah ini merupakan jumlah setelah mengalami peningkatan sebanyak 1% dari jumlah keseluruhan perempuan yang memegang\u00a0peranan teknis, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan keragaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perusahaan baru-baru ini mulai mengungkapkan susunan tenaga kerja yang mereka miliki sebenarnya setelah sebelumnya tidak pernah membukanya. Memang perlu diakui bahwa wanita merupakan salah satu\u00a0yang langka dalam industri teknologi. (Baca: <a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/05\/20\/bias-etnis-dan-gender-di-silicon-valley\/\">Bias Etnis dan Gender di Silicon Valley<\/a>). Tidak hanya itu, juga pada <em>management team<\/em> perusahan-perusahaan besar dunia. (Baca:\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/04\/09\/hanya-1-wanita-dalam-satu-tim-sebuah-research\/\">Hanya 1 Wanita dalam Satu Tim? \u2013 Sebuah Research<\/a>).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Industri teknologi telah lama terganggu tidak hanya dengan tuduhan dari kesenjangan gender tetapi juga oleh berkurangnya inklusifitas yang mempengaruhi kaum minoritas juga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Google mengatakan pada Senin (1\/6) bahwa peningkatan karyawan berkulit hitam dan Hispanik melampaui pertumbuhan perekrutan perusahaan secara keseluruhan, tetapi dibuat hanya untuk 2 persen dan 3 persen dari total angkatan kerja, masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Meskipun kami masih memiliki jalan panjang untuk dilalui, kami melihat beberapa kemajuan awal,&#8221; demikian dikatakan perusahaan itu dalam sebuah postingan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tanggal 31 Desember lalu, Google memiliki 53.600 karyawan penuh waktu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>uthe\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Insight)\u00a0Google Inc mengatakan bahwa 21 persen dari karyawan teknologi tahun lalu adalah perempuan. Jumlah ini merupakan jumlah setelah mengalami peningkatan sebanyak 1% dari jumlah keseluruhan perempuan yang memegang\u00a0peranan teknis, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan keragaman. Perusahaan baru-baru ini mulai mengungkapkan susunan tenaga kerja yang mereka miliki sebenarnya setelah sebelumnya tidak pernah membukanya. Memang perlu diakui bahwa wanita merupakan salah satu\u00a0yang langka dalam industri teknologi. (Baca: Bias Etnis dan Gender di Silicon Valley). Tidak hanya itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":103893,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[4909],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115261"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115261"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115261\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":171845,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115261\/revisions\/171845"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/103893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}