{"id":114371,"date":"2015-05-28T10:00:29","date_gmt":"2015-05-28T03:00:29","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=114371"},"modified":"2015-05-28T08:56:31","modified_gmt":"2015-05-28T01:56:31","slug":"pictures-of-the-day-28-may-2015","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/05\/28\/pictures-of-the-day-28-may-2015\/","title":{"rendered":"Pictures of The Day, 28 May 2015"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_114367\" aria-describedby=\"caption-attachment-114367\" style=\"width: 3000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pameran-mural-instalasi-270515-ief-3.jpg\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pameran-mural-instalasi-270515-ief-3.jpg\" alt=\"Pengunjung melintas di depan mural dan instalasi karya Villa A, saat pameran seni rupa mural instalasi, di Galeri Rumah Ada Seni, Parupuk, Padang, Sumatera Barat, Rabu (27\/5). Pameran bertajuk &quot;Melihat ke Dalam&quot; itu melibatkan 13 seniman dan kelompok seni, yang diharapkan dapat menggeser paradigma praktik kesenian yang berjalan tidak seimbang. ANTARA FOTO\/Iggoy el Fitra.\" width=\"3000\" height=\"1972\" class=\"size-full wp-image-114367\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pameran-mural-instalasi-270515-ief-3.jpg 3000w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pameran-mural-instalasi-270515-ief-3-300x197.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pameran-mural-instalasi-270515-ief-3-1024x673.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 3000px) 100vw, 3000px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-114367\" class=\"wp-caption-text\">Pengunjung melintas di depan mural dan instalasi karya Villa A, saat pameran seni rupa mural instalasi, di Galeri Rumah Ada Seni, Parupuk, Padang, Sumatera Barat, Rabu (27\/5). Pameran bertajuk &#8220;Melihat ke Dalam&#8221; itu melibatkan 13 seniman dan kelompok seni, yang diharapkan dapat menggeser paradigma praktik kesenian yang berjalan tidak seimbang. ANTARA FOTO\/Iggoy el Fitra.<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_114364\" aria-describedby=\"caption-attachment-114364\" style=\"width: 2679px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-benteng-peninggalanbelanda-270515-abs-1.jpg\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-benteng-peninggalanbelanda-270515-abs-1.jpg\" alt=\"Sejumlah pengunjung melihat arsitektur Benteng Van Den Bosch, Ngawi, Jawa Timur, Rabu (27\/5). Benteng peninggalan Belanda yang dibangun pada 1839 di delta pertemuan Sungai Bengawan Solo dan Bengawan Madiun tersebut rencananya akan dijadikan bangunan cagar budaya serta obyek wisata sehingga dapat dikelola secara maksimal. ANTARA FOTO\/Ari Bowo Sucipto.\" width=\"2679\" height=\"3999\" class=\"size-full wp-image-114364\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-benteng-peninggalanbelanda-270515-abs-1.jpg 2679w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-benteng-peninggalanbelanda-270515-abs-1-201x300.jpg 201w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-benteng-peninggalanbelanda-270515-abs-1-686x1024.jpg 686w\" sizes=\"(max-width: 2679px) 100vw, 2679px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-114364\" class=\"wp-caption-text\">Sejumlah pengunjung melihat arsitektur Benteng Van Den Bosch, Ngawi, Jawa Timur, Rabu (27\/5). Benteng peninggalan Belanda yang dibangun pada 1839 di delta pertemuan Sungai Bengawan Solo dan Bengawan Madiun tersebut rencananya akan dijadikan bangunan cagar budaya serta obyek wisata sehingga dapat dikelola secara maksimal. ANTARA FOTO\/Ari Bowo Sucipto.<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_114362\" aria-describedby=\"caption-attachment-114362\" style=\"width: 3572px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-ant_0245batasiproduksi-1.jpg\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-ant_0245batasiproduksi-1.jpg\" alt=\"Perajin menyelesaikan proses pembuatan batik, di Desa Klampar, Pamekasan, Jatim, Selasa (26\/5). Meskipun bulan ramadan dan idul fitri tahun ini semakin dekat, namun perajin batik di Kabupaten itu tetap membatasi produksi karena selain naiknya beberapa bahan baku, juga karena harga batik tidak berubah dan susah lalu. ANTARA FOTO\/Saiful Bahri.\" width=\"3572\" height=\"2372\" class=\"size-full wp-image-114362\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-ant_0245batasiproduksi-1.jpg 3572w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-ant_0245batasiproduksi-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-ant_0245batasiproduksi-1-1024x680.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-ant_0245batasiproduksi-1-360x240.jpg 360w\" sizes=\"(max-width: 3572px) 100vw, 3572px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-114362\" class=\"wp-caption-text\">Perajin menyelesaikan proses pembuatan batik, di Desa Klampar, Pamekasan, Jatim, Selasa (26\/5). Meskipun bulan ramadan dan idul fitri tahun ini semakin dekat, namun perajin batik di Kabupaten itu tetap membatasi produksi karena selain naiknya beberapa bahan baku, juga karena harga batik tidak berubah dan susah lalu. ANTARA FOTO\/Saiful Bahri.<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_114369\" aria-describedby=\"caption-attachment-114369\" style=\"width: 4032px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-konservasi-terumbu-karang-270515-dwf-2.jpg\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-konservasi-terumbu-karang-270515-dwf-2.jpg\" alt=\"Tim Marine Sustainability memasang alat penangkaran teumbu karang (laba-laba) di kawasan konservasi lahan terumbu karang pulau Badi, Kec. Liukang Tupabiring, Kab. Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, Rabu (27\/5). Program yang digagas PT. Mars Symbioscience bersama nelayan, masyarakat setempat, kepolisian serta instansi terkait itu guna merehabilitasi karang laut dengan target menanam 8.000 alat penangkaran terumbu karang yang diperkirakan selesai akhir Juni. ANTARA FOTO\/Dewi Fajriani.\" width=\"4032\" height=\"3024\" class=\"size-full wp-image-114369\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-konservasi-terumbu-karang-270515-dwf-2.jpg 4032w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-konservasi-terumbu-karang-270515-dwf-2-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-konservasi-terumbu-karang-270515-dwf-2-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-konservasi-terumbu-karang-270515-dwf-2-80x60.jpg 80w\" sizes=\"(max-width: 4032px) 100vw, 4032px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-114369\" class=\"wp-caption-text\">Tim Marine Sustainability memasang alat penangkaran teumbu karang (laba-laba) di kawasan konservasi lahan terumbu karang pulau Badi, Kec. Liukang Tupabiring, Kab. Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, Rabu (27\/5). Program yang digagas PT. Mars Symbioscience bersama nelayan, masyarakat setempat, kepolisian serta instansi terkait itu guna merehabilitasi karang laut dengan target menanam 8.000 alat penangkaran terumbu karang yang diperkirakan selesai akhir Juni. ANTARA FOTO\/Dewi Fajriani.<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_114234\" aria-describedby=\"caption-attachment-114234\" style=\"width: 3000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-tambang-kaolin-270515-aw-2.jpg\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-tambang-kaolin-270515-aw-2.jpg\" alt=\"Alat berat beroperasi di area tambang Kulong Kaolin yakni danau yang tercipta akibat kegiatan penambangan kaolin di Desa Perawas, Tanjungpandan, Belitung, Selasa (26\/5). Kaolin merupakan bahan baku utama atau pendukung di beberapa industri seperti industri kertas, keramik\/porselin, karet\/ban, cat, sabun, kosmetik, pasta gigi, pupuk, dan farmasi. ANTARA FOTO\/Andika Wahyu.\" width=\"3000\" height=\"2193\" class=\"size-full wp-image-114234\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-tambang-kaolin-270515-aw-2.jpg 3000w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-tambang-kaolin-270515-aw-2-300x219.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-tambang-kaolin-270515-aw-2-1024x749.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 3000px) 100vw, 3000px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-114234\" class=\"wp-caption-text\">Alat berat beroperasi di area tambang Kulong Kaolin yakni danau yang tercipta akibat kegiatan penambangan kaolin di Desa Perawas, Tanjungpandan, Belitung, Selasa (26\/5). Kaolin merupakan bahan baku utama atau pendukung di beberapa industri seperti industri kertas, keramik\/porselin, karet\/ban, cat, sabun, kosmetik, pasta gigi, pupuk, dan farmasi. ANTARA FOTO\/Andika Wahyu.<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_114366\" aria-describedby=\"caption-attachment-114366\" style=\"width: 3000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pulau-pasir-belitung-270515-aw-1.jpg\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pulau-pasir-belitung-270515-aw-1.jpg\" alt=\"Wisatawan menikmati suasana Pulau Pasir Belitung, Rabu (27\/5). Pulau Belitung yang memiliki berbagai lokasi tujuan wisata berbasis maritim itu menjadi salah satu tujuan wisata favorit wisatawan lokal dan mancanegara terutama pasca pemunculannya sebagai latar dalam film Laskar Pelangi berdasarkan novel karya Andrea Hirata. ANTARA FOTO\/Andika Wahyu.\" width=\"3000\" height=\"2177\" class=\"size-full wp-image-114366\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pulau-pasir-belitung-270515-aw-1.jpg 3000w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pulau-pasir-belitung-270515-aw-1-300x218.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/antarafoto-pulau-pasir-belitung-270515-aw-1-1024x743.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 3000px) 100vw, 3000px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-114366\" class=\"wp-caption-text\">Wisatawan menikmati suasana Pulau Pasir Belitung, Rabu (27\/5). Pulau Belitung yang memiliki berbagai lokasi tujuan wisata berbasis maritim itu menjadi salah satu tujuan wisata favorit wisatawan lokal dan mancanegara terutama pasca pemunculannya sebagai latar dalam film Laskar Pelangi berdasarkan novel karya Andrea Hirata. ANTARA FOTO\/Andika Wahyu.<\/figcaption><\/figure>\n<p><em>kn\/KN\/VMN\/bl<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>kn\/KN\/VMN\/bl<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":114366,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"gallery","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1126],"tags":[2513],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114371"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114371"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114371\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":114379,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114371\/revisions\/114379"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}