{"id":112894,"date":"2015-05-19T10:07:41","date_gmt":"2015-05-19T03:07:41","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=112894"},"modified":"2015-05-19T10:07:41","modified_gmt":"2015-05-19T03:07:41","slug":"warren-buffett-ajarkan-bisnis-pada-anak-anak-usia-belia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/05\/19\/warren-buffett-ajarkan-bisnis-pada-anak-anak-usia-belia\/","title":{"rendered":"Warren Buffett Ajarkan Bisnis Pada Anak-anak Usia Belia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Insight)\u00a0\u201cGrow Your Own Business Challenge\u201d, sebuah program\u00a0<em>entrepreneurship\u00a0<\/em>untuk mereka yang masih sangat belia baru saja mengumumkan pemenangnya. Sebagai hadiahnya para pemenang meraih uang tunai senilai $ 5000 atau setara dengan 65 juta rupiah dan mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan Warren Buffet, salah satu orang terkaya di dunia ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui program acara ini, Warren Buffett memang berupaya untuk mengajarkan masalah finansial dan <em>entrepreneur\u00a0<\/em>kepada masyarakat sedini mungkin. Menjadi bagian dari program yang dimiliki\u00a0The Secret Millionaires Club Learn &amp; Earn <em>program, <\/em>kompetisi ini\u00a0diselenggarakan setiap tahun dan\u00a0menantang anak-anak di seluruh negeri untuk ikut serta dan memberikan ide-ide bisnis baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Grow Your Own Business Challenge tahun ini adalah kompetisi yang keempat dan diikuti baik secara individu maupun tim yang beranggotakan 2 hingga 4 siswa, yang berusia antara 7 sampai 14 tahun. Para siswa tersebut kemudian akan memberikan\u00a0ide bisnisnya yang baru. Untuk membuktikannya baru maka orang tua \/ wali atau guru akan membantu sang anak untuk\u00a0memeriksa melalui internet apakah telah terdapat bisnis yang sama. Selain bisnis baru, peserta juga dapat memberikan ide atas pengembangan\u00a0bisnis yang sudah ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p><strong>Bertemu dengan\u00a0Warren Buffett<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Miroslav Bergen (14 tahun)\u00a0memenangkan kompetisi ini dan berkesempatan bertemu dengan pemilik dari\u00a0Berkshire Hathaway.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana dilansir oleh Reuters, Bergen\u00a0memberikan komentar bagaimana Buffett adalah orang yang &#8216;<em>down-to-earth<\/em>&#8216;. Miro tahu bahwa dia bukanlah seorang pengusaha dan ia pun tidak punya pengalaman, namun ia\u00a0mempunyai ide yang mendatangkan berbagai saran dari para pebisnis.\u00a0Bergen mengajukan ide bisnis untuk &#8220;Beyond the Books,&#8221; sebuah situs web yang memungkinkan orang bekerja sama untuk membuat kursus online dan panduan belajar, dalam &#8220;Wikipedia pendidikan.&#8221; Orang-orang akan membayar untuk beriklan, atau membayar biaya bulanan untuk memiliki iklan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan Bryn Hansen (11 tahun) dan Emily Harkins (12 tahun) dari Omaha, memenangkan kontes tim dengan ide bisnis\u00a0&#8220;Keep Track Sticky Back,&#8221; yaitu\u00a0kantong plastik yang dapat ditutup seharga US $ 7,99 atau setara dengan 103,000 rupiah\u00a0hingga\u00a0US $ 66,99 atau setara dengan 870,000 rupiah yang memiliki bagian belakang yang dapat ditempel\u00a0sehingga kantong tersebut\u00a0dapat dilampirkan ke apa pun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kompetisi ini telah mengajarkan kita banyak, bukan hanya keterampilan bisnis tetapi juga mengevaluasi biaya, kemampuan memecahkan masalah, dan etika bisnis, dan bagaimana berinteraksi dengan orang lain,&#8221; demikian dikatakan Emily\u00a0seperti dilansir oleh Reuters.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Mendapatkan Saham Berkshire<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buffett memberi masing-masing finalis 10 saham kelas B dari Berkshire -jika mereka memilih untuk memberikan suara agar Buffett terpilih kembali tahun depan sebagai <em>chairman<\/em>. Kontes yang keempat ini diikuti oleh 4000 orang anak\u00a0yang berusia belia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diakui bahwa banyak ide bisnis yang masuk merupakan ide bisnis dengan konsep online murni dan ini merupakan sebuah perubahan bisnis yang jelas terlihat jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Mereka sudah memiliki keuntungan dari Internet,&#8221; demikian dikatakan Buffett, &#8220;dan itu mencerminkan produk yang mereka hasilkan. Mereka adalah liga depan sama seperti ketika saya berada pada usia yang sama.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, Buffett tetap menjadi panutan. &#8220;Dia memiliki satu ton kutipan inspirasional untuk percaya pada diri sendiri, untuk menghemat uang, dan mungkin suatu hari nanti tumbuh menjadi seseorang seperti dia,&#8221; demikian dikatakan Bryn.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kontes ini disponsori The Fairholme Foundation dan dipandu oleh Kids for Kids Co. Namun program ini merupakan bagian dari Secret Millionaires Club yang merupakan program acara TV yang dimiliki Buffet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>uthe\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage:\u00a0smckids<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Insight)\u00a0\u201cGrow Your Own Business Challenge\u201d, sebuah program\u00a0entrepreneurship\u00a0untuk mereka yang masih sangat belia baru saja mengumumkan pemenangnya. Sebagai hadiahnya para pemenang meraih uang tunai senilai $ 5000 atau setara dengan 65 juta rupiah dan mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan Warren Buffet, salah satu orang terkaya di dunia ini. Melalui program acara ini, Warren Buffett memang berupaya untuk mengajarkan masalah finansial dan entrepreneur\u00a0kepada masyarakat sedini mungkin. Menjadi bagian dari program yang dimiliki\u00a0The Secret Millionaires Club Learn &amp; Earn [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":112903,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[4909],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112894"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112894"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":112905,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112894\/revisions\/112905"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112903"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}