{"id":111677,"date":"2015-05-11T13:27:29","date_gmt":"2015-05-11T06:27:29","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=111677"},"modified":"2015-05-11T17:28:12","modified_gmt":"2015-05-11T10:28:12","slug":"apple-perkenalkan-layanan-streaming-musik-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/05\/11\/apple-perkenalkan-layanan-streaming-musik-baru\/","title":{"rendered":"Apple Perkenalkan Layanan Streaming Musik Baru"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Tech&amp; Gadget) Seiring rencana Apple untuk meluncurkan layanan <em>streaming<\/em> musik baru dengan menggabungkan teknologi dari Beats Musik yang memang telah diakuisisi Apple sejak tahun lalu, hal itu menandakan berakhirnya layanan <em>streaming<\/em> Apple. Kabarnya, layanan <em>streaming<\/em> musik yang akan datang tidak akan memberikan layanan berlangganan gratis seperti sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini sebetulnya sudah banyak layanan <em>streaming<\/em> musik, seperti Spotify, yang memungkinkan pengguna mengakses musik tanpa dikenakan biaya. Namun seperti dilansir dari Ubergizmo, Apple mengatakan bahwa layanan <em>streaming<\/em> musik baru mereka tidak seperti Spotify. Apple tidak akan menawarkan bebas iklan yang didukung Streaming tier dan bahkan mungkin mendorong label musik untuk menekan layanan yang menawarkan tingkatan tersebut. Sebuah laporan baru juga menunjukkan bahwa untuk mempromosikan layanan <em>streaming<\/em> baru Apple mungkin menawarkan pengguna layanan musik gratis yang dapat membuat pengguna ketagihan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah percobaan gratis berakhir, pengguna akan diminta untuk membayar atau mereka akan keluar dari layanan. Beberapa laporan menunjukkan bahwa untuk membuat layanan yang kompetitif, Apple menargetkan harga di bawah Rp 130 ribu per bulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu laporan tersebut mengklaim bahwa jenis layanan SoundCloud mungkin\u00a0 akan diluncurkan oleh Apple yang akan memungkinkan para seniman dapat meng-<em>upload<\/em> musik gratis untuk non-pelanggan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apple juga memiliki iTunes Radio, yang merupakan layanan gratis, menawarkan pengguna <em>playlist<\/em> dikuratori oleh spesialis <em>real music<\/em> yang sangat mirip dengan yang dimiliki Beats Musik untuk membuat <em>playlist<\/em>-nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apple sendiri diprediksi akan memperkenalkan layanan <em>streaming<\/em> musik barunya itu pada acara Worldwide Developers Conference 2015 di San Francisco bulan depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Dewi Lajolie\/VMN\/BL\/Operation Head \u2013 Batikweb.co<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Tech&amp; Gadget) Seiring rencana Apple untuk meluncurkan layanan streaming musik baru dengan menggabungkan teknologi dari Beats Musik yang memang telah diakuisisi Apple sejak tahun lalu, hal itu menandakan berakhirnya layanan streaming Apple. Kabarnya, layanan streaming musik yang akan datang tidak akan memberikan layanan berlangganan gratis seperti sebelumnya. Saat ini sebetulnya sudah banyak layanan streaming musik, seperti Spotify, yang memungkinkan pengguna mengakses musik tanpa dikenakan biaya. Namun seperti dilansir dari Ubergizmo, Apple mengatakan bahwa layanan streaming musik baru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":111678,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[7941],"tags":[14,1314,5011,4929],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111677"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111677"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111677\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":111781,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111677\/revisions\/111781"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111678"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111677"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111677"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111677"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}