{"id":111333,"date":"2015-05-15T08:48:18","date_gmt":"2015-05-15T01:48:18","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=111333"},"modified":"2016-05-24T08:24:49","modified_gmt":"2016-05-24T01:24:49","slug":"mike-dargas-si-realisme-dari-jerman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/05\/15\/mike-dargas-si-realisme-dari-jerman\/","title":{"rendered":"Mike Dargas &#8211; Si Realisme dari Jerman"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Cover.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-112342\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Cover.jpg\" alt=\"Mike Dargas Cover\" width=\"1200\" height=\"520\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Cover.jpg 1200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Cover-300x130.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Cover-1024x444.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Art) Businesslounge.co.id &#8211; Vibiz Media Network berkesempatan melakukan interview dengan Mike Dargas seorang pelukis kelahiran Jerman yang menganut\u00a0surealisme dan realisme dalam lukisannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Portrait.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-112353 size-medium\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Portrait-234x300.jpg\" alt=\"Mike Dargas Portrait\" width=\"234\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Portrait-234x300.jpg 234w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Portrait-799x1024.jpg 799w\" sizes=\"(max-width: 234px) 100vw, 234px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sekilas tentang Mike Dargas<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lahir pada tahun 1983 di Cologne, Jerman, Mike\u00a0sudah mulai melukis sejak masa kanak-kanak. Menggunakan cat minyak, ia pun membuat karya pertamanya dan kemudian menjualnya kepada teman-teman keluarga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada usianya yang ke-10,\u00a0Mike pun\u00a0diterima di sebuah sekolah seni sebagai satu-satunya anak di kelas dewasa dan ia pun mempelajari teknik yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di\u00a0usianya yang ke-11, Mike menunjukkan kebolehannya melukis di depan umum dengan melukis di permukaan jalan di depan Katedral Cologne, Domplatte. Hal ini sangat berkesan baginya dan tidak dapat dilupakannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Menemukan Jiwa Lukisnya<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memasuki usianya yang ke-20 ia menjadi terkenal pada seni tato dan memenangkan semua penghargaan penting.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun kemudian ia mengubah aliran seninya ketika terinspirasi oleh para seniornya,\u00a0Salvador Dal\u00ed, Michelangelo Merisi da Caravaggio,\u00a0dan HR Giga. Mike pun mulai berfokus pada surealisme dan realisme. Karya-karyanya menampilkan\u00a0gambar orang, dicat realistis dengan\u00a0minyak di atas kanvas. Teknik yang tepat membuat karyanya seperti\u00a0fotografi, sebuah <em>snapshot<\/em> dari sebuah momen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mike menemukan model dalam kehidupan sehari-hari dan tidak terbatas pada jenis tertentu. Dia menggambarkan orang-orang muda dan tua, yang indah dan gelap, rapuh dan kuat. Mereka mungkin tidak diingat di dalam pikiran, terkadang gambarnya menunjukkan konflik batin atau mengirimkan hal-hal yang unik dan kadang-kadang berkesan tenang dan\u00a0suci.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sweet-Amber_2015_in-progress.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-112371\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sweet-Amber_2015_in-progress.jpg\" alt=\"Sweet Amber_2015_in progress\" width=\"1200\" height=\"986\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sweet-Amber_2015_in-progress.jpg 1200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sweet-Amber_2015_in-progress-300x247.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sweet-Amber_2015_in-progress-1024x841.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Sweet-Amber_2015_in-progress-282x232.jpg 282w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan karya-karyanya Mike Dargas seolah menantang kita untuk melihat lebih dalam, untuk memahami sifat manusia dan mempertanyakan persepsi emosional kita sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut sekilas perbincangan businesslounge.co.id &#8211; Vibiz Media Network dengan Mike Dargas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Business Lounge<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">MD: Mike Dargas<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Apa artinya seni\u00a0bagi Anda?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>MD: Seni adalah passion\u00a0saya. Seni\u00a0memberi saya kesempatan untuk mengekspresikan diri dalam bahasa internasional.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Bagaimana\u00a0pengalaman pertama Anda dalam\u00a0melukis?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>MD: Saya melukis sejak saya\u00a0masih kanak-kanak.\u00a0Saya ingat waktu saya TK, \u00a0ibu saya datang untuk menjemput saya di sekolah. Kemudian salah seorang guru memintanya untuk masuk dan melihat sebuah dinding yang penuh dengan lukisan sebab saya telah melukis sepanjang minggu. Lukisan ini menunjukkan kisah Walt Disney &#8216;Jungle Book&#8217;, cerita kartun yang baru saja saya lihat sebelumnya. Ibu saya seperti kehilangan kata-kata saat itu tetapi ia mendukung ambisi artistik saya sejak saat itu. Dialah orang yang menjual karya seni pertama saya pada salah satu temannya ketika saya masih berumur 7 tahun. Pada saat saya berumur 10 tahun saya ikut serta dalam kelas melukis untuk dewasa selama satu tahun.\u00a0Saya terbiasa\u00a0untuk menggambar scetches di atas kertas, melukis pada\u00a0kanvas, dan\u00a0mengukir patung kayu.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL:\u00a0Mengapa Anda memilih surealisme dan realisme? Apakah Anda selalu memilih wajah manusia sebagai obyek lukisan Anda?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>MD: Para senior saya telah membuka dunia realisme pada\u00a0saya. Saya terpesona oleh seni realistis dan kesempurnaan itu sejak saya\u00a0masih kecil. Dalam seni yang saya miliki, saya mencoba untuk meningkatkan keterampilan saya dalam setiap pekerjaan yang baru dan itu menjadi seperti obsesi.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Bagaimana Anda mendapatkan inspirasi dalam\u00a0pekerjaan Anda? Apa sebenarnya yang menginspirasi Anda untuk melukis? Seperti lukisan-lukisan Anda yang berjudul &#8220;Untitled (Water)&#8221;, &#8220;Golden Thoughts&#8221;, atau &#8220;The black gold&#8221;?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>MD: Saya terinspirasi oleh kehidupan saya sehari-hari, terutama oleh media. Film, berita, dan fashion memiliki pengaruh besar pada seni. Dua hal\u00a0yang saat ini sedang saya hadapi\u00a0adalah untuk menghadirkan keindahan di mana-mana dan perkembangan ekonomi dari dunia yang kekurangan sumber daya ini.\u00a0Tetapi saya bukan\u00a0seorang guru sehingga\u00a0saya menyerahkannya kepada pengunjung untuk melihat makna yang lebih dalam di balik karya-karya saya atau hanya menikmatinya. Kedua-duanya merupakan pujian bagi saya.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Paintings-1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-112364\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Paintings-1.jpg\" alt=\"Mike Dargas Paintings 1\" width=\"1170\" height=\"552\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Paintings-1.jpg 1170w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Paintings-1-300x142.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Mike-Dargas-Paintings-1-1024x483.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1170px) 100vw, 1170px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Adakah pengalaman seni atau pameran yang mengesankan?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>MD: Pengalaman khusus secara pribadi adalah ketika pertama kalinya lukisan saya dipamerkan di depan umum saat saya berusia 11 tahun. Waktu itu saya mengagumi para Old Masters dan melukis\u00a0karya-karya mereka di depan Katedral Cologne. Saat itu tidak akan pernah saya lupakan.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Apakah saat ini Anda pikir Anda akan tetap berada dalam karir Anda?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>MD: Saya sangat bersyukur untuk setiap pengalaman yang telah saya jalani\u00a0sejauh ini. Tapi saya masih dalam proses &#8230; dan mudah-mudahan akan selalu demikian!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Apa rencana Anda pada lima tahun ke depan?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>MD: Melakukan pameran di New York, Sydney, Istanbul, Paris, Jakarta &#8230; Saya ingin memamerkannya di setiap benua di dunia!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/MD0047-1_Judas-Kiss-2014-\u00d6l-auf-Leinwand_140x100cm.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-112368\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/MD0047-1_Judas-Kiss-2014-\u00d6l-auf-Leinwand_140x100cm.jpg\" alt=\"MD0047-1_Judas Kiss, 2014, \u00d6l auf Leinwand_140x100cm\" width=\"750\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/MD0047-1_Judas-Kiss-2014-\u00d6l-auf-Leinwand_140x100cm.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/MD0047-1_Judas-Kiss-2014-\u00d6l-auf-Leinwand_140x100cm-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/MD0047-1_Judas-Kiss-2014-\u00d6l-auf-Leinwand_140x100cm-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/MD0047-1_Judas-Kiss-2014-\u00d6l-auf-Leinwand_140x100cm-90x90.jpg 90w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/MD0047-1_Judas-Kiss-2014-\u00d6l-auf-Leinwand_140x100cm-125x125.jpg 125w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ruth Berliana\/VMN\/BL<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Art) Businesslounge.co.id &#8211; Vibiz Media Network berkesempatan melakukan interview dengan Mike Dargas seorang pelukis kelahiran Jerman yang menganut\u00a0surealisme dan realisme dalam lukisannya. Sekilas tentang Mike Dargas Lahir pada tahun 1983 di Cologne, Jerman, Mike\u00a0sudah mulai melukis sejak masa kanak-kanak. Menggunakan cat minyak, ia pun membuat karya pertamanya dan kemudian menjualnya kepada teman-teman keluarga. Pada usianya yang ke-10,\u00a0Mike pun\u00a0diterima di sebuah sekolah seni sebagai satu-satunya anak di kelas dewasa dan ia pun mempelajari teknik yang berbeda. Di\u00a0usianya yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":112377,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1256,1044],"tags":[6692],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111333"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111333"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111333\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":112381,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111333\/revisions\/112381"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111333"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111333"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111333"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}