{"id":111063,"date":"2015-05-06T17:01:16","date_gmt":"2015-05-06T10:01:16","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=111063"},"modified":"2015-05-06T17:01:16","modified_gmt":"2015-05-06T10:01:16","slug":"membayar-ceo-tidak-dalam-bentuk-tunai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/05\/06\/membayar-ceo-tidak-dalam-bentuk-tunai\/","title":{"rendered":"Membayar CEO Tidak dalam Bentuk Tunai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Empower People) Sulitkah untuk menentukan kompensasi bagi seorang eksekutif\u00a0yang Anda rekrut untuk menjalankan perusahaan Anda? Pada umumnya banyak orang mengukur kompensasi hanya\u00a0melalui berapa uang tunai atau\u00a0saham yang akan dimiliki oleh si eksekutif. Oleh karena dia adalah seorang pimpinan maka ia berhak atas sejumlah angka yang besar. Namun sebenarnya tanpa disadari, si eksekutif sesungguhnya memperoleh lebih besar dari yang seharusnya pantas mereka dapatkan, oleh karena pada kenyataannya ia tidak memperoleh hasil sesuai dengan harapan Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sangat penting untuk menyadari bahwa ada banyak indikator untuk dapat mengatakan apakah seorang pemimpin dapat menjalankan perusahaan dengan benar. Adalah bijaksana untuk dapat menyelipkan insentif di dalam paket kompensasi yang Anda tawarkan kepadanya. Bahkan tawarkanlah\u00a0insentif yang sangat menarik bilamana ia\u00a0dapat\u00a0menjalankan perusahaan dengan benar. Hal ini dijamin akan membuat mereka berpikir apa yang akan mereka lakukan dalam jangka panjang serta\u00a0menghindari adanya resiko berlebihan yang\u00a0berpotensi merusak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam banyak kasus, paket ini\u00a0dirancang dengan baik sehingga\u00a0memberikan motivasi yang benar bagi si eksekutif. Sehingga Anda tidak akan menyesal untuk membayarnya dengan mahal oleh karena ia akan memberikan hasil seseuai dengan yang Anda inginkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa cara yang kreatif namun sederhana dan mudah untuk diterapkan untuk dapat mengikat si\u00a0eksekutif untuk dapat mengutamakan kesehatan perusahaan dalam jangka panjang. Salah satunya mengaitkan kompensasi dengan\u00a0insentif dalam bentuk utang yang dimiliki perusahaan. Hal lainnya dapat juga diberikan guna\u00a0mencegah eksekutif dari penjualan saham perusahaan sampai beberapa tahun setelah saham itu diberikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah cara yang efektif untuk mencegah eksekutif dari mengambil risiko berlebihan adalah dengan mengkompensasi mereka untuk mengimbangi mereka dengan memberikan pembayaran berbasis utang seperti\u00a0ekuitas. Namun tidak hanya ekuitas, ada beberapa jenis hutang yang dapat dijadikan kompensasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya saja,\u00a0manfaat\u00a0pensiun. Kompensasi yang ditangguhkan ini sudah sering digunakan dalam prakteknya. Instrumen ini memberikan si eksekutif\u00a0insentif yang kuat untuk menjaga kepentingan mereka. Bentuk lainnya adalah\u00a0persentase gaji yang\u00a0diikatkan pada\u00a0harga obligasi perusahaan serta harga sahamnya, atau memang\u00a0dalam bentuk\u00a0obligasi perusahaan, biasanya\u00a0CEO memang dapat memegang saham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penting untuk memberikan jangka waktu pencairan sesuai dengan kierja yang diharapkan. Dengan demikian si\u00a0eksekutif harus menunggu sebelum mereka mendapatkan uang tunai mereka. Jangan membuat\u00a0<em>vesting<\/em>\u00a0<em>period<\/em> yang pendek, misalnya dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun. Hal ini mendorong si eksekutif akan\u00a0memompa harga saham dalam jangka pendek dengan mengorbankan nilai jangka panjang, karena mereka dapat menjual kepemilikan mereka sebelum penurunan terjadi. Namun belum tentu juga terlalu panjang, semua tergantung\u00a0pada jenis perusahaan. Perlu diperhatikan supaya masa tunggu harus lebih lama dalam bisnis ketika\u00a0CEO dapat mengambil tindakan yang memiliki konsekuensi jangka panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu paket kompensasi\u00a0dapat diperbarui sesuai dengan\u00a0perubahan kondisi di pasar, selain itu perusahaan akan memastikan bahwa kepentingan manajer selalu selaras dengan orang-orang dari perusahaan dan pemegang saham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><a href=\"http:\/\/businesslounge.co\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-38337 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg\" alt=\"ruth_revisi\" width=\"120\" height=\"120\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg 120w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi-90x90.jpg 90w\" sizes=\"(max-width: 120px) 100vw, 120px\" \/><\/a>Ruth Berliana\/VMN\/BL\/<\/em><em>Managing Partner Human Capital Development<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Empower People) Sulitkah untuk menentukan kompensasi bagi seorang eksekutif\u00a0yang Anda rekrut untuk menjalankan perusahaan Anda? Pada umumnya banyak orang mengukur kompensasi hanya\u00a0melalui berapa uang tunai atau\u00a0saham yang akan dimiliki oleh si eksekutif. Oleh karena dia adalah seorang pimpinan maka ia berhak atas sejumlah angka yang besar. Namun sebenarnya tanpa disadari, si eksekutif sesungguhnya memperoleh lebih besar dari yang seharusnya pantas mereka dapatkan, oleh karena pada kenyataannya ia tidak memperoleh hasil sesuai dengan harapan Anda. Sangat penting untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":100815,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,4,1051],"tags":[4927],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111063"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111063"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111063\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":111113,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111063\/revisions\/111113"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}