{"id":111013,"date":"2015-05-06T10:04:56","date_gmt":"2015-05-06T03:04:56","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=111013"},"modified":"2015-05-06T10:08:49","modified_gmt":"2015-05-06T03:08:49","slug":"111013","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/05\/06\/111013\/","title":{"rendered":"Below cepek Dimulai dari Hobi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Insight)\u00a0Wanita dan gaya, tampaknya adalah sesuatu yang tak terpisahkan. Sebagian besar wanita suka untuk mendadani dirinya dengan busana yang cantik dan juga <em>up to date<\/em>, sesuai dengan <em>trend<\/em> yang sedang berlaku. Akan tetapi yang sering menjadi hambatan adalah waktu yang kurang untuk pergi berbelanja dan juga dana yang terbatas. Di sisi lain, persaingan di industri <em>fashion<\/em> Indonesia sangat ketat. Kedua hal inilah yang dipertimbangkan oleh Riana Bismarak, ketika ia menemukan ide untuk mendirikan belowcepek.com, sebuah <em>start up e-commerce<\/em> dengan konsep menjual produk<em> fashion<\/em> berkualitas buatan Indonesia dengan harga di bawah 100 ribu rupiah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Berangkat dari Hobi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berangkat dari hobi shoppingnya, Riana yang awalnya sudah memiliki karir yang bagus sebagai seorang direktur memutuskan untuk <em>resign<\/em> dari pekerjaannya, dan mulai merintis <em>start-up e-commerce-<\/em>nya ini. Dengan visi untuk mewujudkan impian para wanita Indonesia yang ingin tampil <em>fashionable<\/em> dengan harga yang terjangkau. Belowcepek.com menyediakan berbagai produk <em>fashion<\/em> dengan harga mulai dari Rp 19 ribu hingg\u00a0Rp 99 ribu. Sejauh ini produknya masih terbatas untuk wanita, beragam mulai dari baju, tas dan sepatu. Ada 2 tipe koleksi yang ditawarkan <em>Office look<\/em> dan <em>Smart and Casual<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Melakukan Kerja sama<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mendapatkan produk-produk buatan asli Indonesia yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, belowcepek.com bekerjasama dengan sejumlah UKM, home industri, dan bisnis kecil lainnya. Untuk mempromosikan produknya tersebut, belowcepek memilih menggunakan model wanita asli Indonesia,\u00a0 hal ini diharapkan akan memudahkan pelanggannya untuk bisa menginterpretasikan penggunaan produk tersebut sesuai dengan tinggi dan bentuk badan rata-rata wanita Indonesia. Belowcepek juga menerapkan sistem <em>reseller<\/em>, dan saat ini sudah memiliki lebih dari 50 <em>reseller<\/em>. Website e-commerce ini juga sudah melakukan promosi melalui Facebook, bahkan sudah mampu menjual 500 produk fashion dari iklan Facebook.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Beberapa Kendala<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampai saat ini, website e-commerce yang dirintis sejak tahun 2011 ini terus berusaha utuk memperkenalkan dirinya kepada masyarakat Indonesia, dengan misi untuk menjadi e-commerce dengan model <em>Business to Consumer<\/em> (B2C) dengan sistem mengumpulkan produk dari UKM atau <em>supplier<\/em>, kemudian dipasarkan oleh belowcepek. Adapun tantangan\u00a0 terbesar yang harus dihadapi adalah persaingan yang ketat dengan website e-commerce yang sudah besar di Indonesia seperti Zalora, Berrybenka, dan lainnya. Menurut Riana, kelebihan dari mereka adalah strategi pemasaran yang lebih agresif dan dukungan variasi produk yang lebih luas. Ke depannya, Riana sendiri punya impian untuk dapat bekerjasama dengan para desainer muda berbakat di Indonesia, namun disayangkan terhambat karena faktor harga. Maklumlah produk dari para desainer biasanya dibandrol dengan harga yang cukup mahal, sementara produk belowcepek adalah di bawah 100 ribu rupiah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Passion, Tantangan, dan Kerja Keras<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Passion merupakan hal yang baik untuk memulai sebuah bisnis. Adalah hal yang wajar untuk menemukan hambatan dalam membangun sebuah bisnis. Namun adanya passion paling tidak membuat si pemula tidak mudah patah arang dan memilih untuk mundur. Tidak hanya saat memulai, tetapi untuk mengembangkan dan berinovasi maka passion pun akan berperan di dalamnya. Juga bila mana menemui tantangan di perjalanan, maka passion akan sangat berbicara untuk dapat melampauinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walaupun bagi beberapa pebisnis, keberhasilan tetap dapat diraih walau tidak sesuai passion. Namun tentu saja harus berdasarkan kerja keras dan ketekunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Rebecca Hayati\/VMN\/BL\/Managing Partner E-Commerce<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Insight)\u00a0Wanita dan gaya, tampaknya adalah sesuatu yang tak terpisahkan. Sebagian besar wanita suka untuk mendadani dirinya dengan busana yang cantik dan juga up to date, sesuai dengan trend yang sedang berlaku. Akan tetapi yang sering menjadi hambatan adalah waktu yang kurang untuk pergi berbelanja dan juga dana yang terbatas. Di sisi lain, persaingan di industri fashion Indonesia sangat ketat. Kedua hal inilah yang dipertimbangkan oleh Riana Bismarak, ketika ia menemukan ide untuk mendirikan belowcepek.com, sebuah start [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":111015,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120,1],"tags":[4909],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111013"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111013"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111013\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":111019,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111013\/revisions\/111019"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}