{"id":110941,"date":"2015-05-06T08:20:14","date_gmt":"2015-05-06T01:20:14","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=110941"},"modified":"2015-05-06T08:37:06","modified_gmt":"2015-05-06T01:37:06","slug":"merchandise-frozen-tetap-jadi-unggulan-disney","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/05\/06\/merchandise-frozen-tetap-jadi-unggulan-disney\/","title":{"rendered":"Merchandise Frozen Tetap jadi Unggulan Disney"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Insight) Pendapatan kuartalan\u00a0Walt Disney Co melampaui perkiraan.\u00a0Hal ini terjadi oleh adanya peningkatan belanja oleh pengunjung di taman hiburan serta\u00a0kekuatan dalam bisnis jaringan TV\u00a0milik\u00a0perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Merchandise Frozen Tetap Diburu<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil untuk kuartal itu masih juga\u00a0didorong oleh lonjakan penjualan mainan dan <em>merchandise<\/em> yang berhubungan dengan film animasi <em>blockbuster<\/em> &#8220;Frozen&#8221;. \u00a0Sampai saat ini penjualan\u00a0<em>merchandise\u00a0<\/em>Frozen telah meningkat 10 kali lipat dibandingkan\u00a0periode yang sama pada tahun 2014, demikian dikatakan oleh Chief Operating Officer Tom Staggs kepada\u00a0Wall Street pada\u00a0Selasa (5\/5).\u00a0Chief Financial Officer Jay Rasulo juga mengatakan bahwa <em>merchandise\u00a0<\/em>resmi\u00a0&#8220;Frozen&#8221; memiliki kekuatan, di atas &#8220;Avengers,&#8221; sehigga <i>unit consumer product<\/i> memperoleh keuntungan\u00a0seiring dengan pertumbuhan penjualan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bisnis Studio Disney Belum Berhasil<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara bisnis studio gagal mengimbangi pertumbuhan tahun lalu yang juga dipicu oleh dirilisnya &#8220;Frozen&#8221;. Tahun ini\u00a0&#8220;The Avengers: Age of Ultron&#8221; diharapkan dapat\u00a0meningkatkan pendapatan kuartal saat ini dalam bisnis studio.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekuel ini ketika dibuka pada akhir pekan lalu berhasil meraup pemasukan sebesar $ 191,2 juta atau setara dengan 2,4 triliun rupiah sebagai hasil\u00a0penjualan tiket di Amerika Serikat dan Kanada dan menjadikan ini menjadi pembukaan terbesar kedua sepanjang masa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan pendapatan pada\u00a0taman hiburan naik 6 persen menjadi $ 3,76 miliar atau setara dengan 48 triliun rupiah, mendorong kenaikan laba pendapatan usaha 24 persen karena harga tiket dan tarif kamar hotel meningkat dan pengunjung menghabiskan lebih banyak pada makanan, minuman, serta <em>merchandise<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Total pendapatan naik 7 persen menjadi $ 12,46 miliar setara dengan 161 triliun pada kuartal kedua yang berakhir pada 28 Maret lalu.\u00a0Laba bersih Walt Disney sebesar $ 1,23 per saham juga melebihi perkiraan semula.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bisnis jaringan media Walt Disney, yang meliputi acara olahraga ESPN, Disney <em>channels,<\/em> dan ABC, melaporkan adanya kenaikan 13 persen dalam pendapatan yaitu sebesar $ 5,81 miliar atau setara dengan 75,5 triliun rupiah, dibantu oleh penjualan iklan yang lebih tinggi dan biaya afiliasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biaya programing dan produksi yang lebih tinggi di ESPN, bagaimanapun, mendorong laba usaha unit turun 2 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">ESPN terlibat dalam perseteruan dengan Verizon Inc yang menawarkan paket TV yang dapat di-<em>customized<\/em>\u00a0dan\u00a0meninggalkan saluran dasar jaringan olahraga. ESPN menggugat\u00a0Verizon pekan lalu dan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran atas kontrak mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami tentu bersedia untuk bekerja dengan berbagai distributor untuk menghasilkan paket-paket yang bernilai bagi konsumen mereka dan juga terus memberikan nilai bagi kita,&#8221; demikian dikatakan Chief Executive Disney Bob Iger dalam sebuah wawancara di CNBC.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendapatan di bisnis studio turun 6 persen menjadi $ 1,69 miliar atau setara dengan 21,9 triliun sedangkan penjualan di divisi produk konsumen naik 10 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>uthe\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Insight) Pendapatan kuartalan\u00a0Walt Disney Co melampaui perkiraan.\u00a0Hal ini terjadi oleh adanya peningkatan belanja oleh pengunjung di taman hiburan serta\u00a0kekuatan dalam bisnis jaringan TV\u00a0milik\u00a0perusahaan. Merchandise Frozen Tetap Diburu Hasil untuk kuartal itu masih juga\u00a0didorong oleh lonjakan penjualan mainan dan merchandise yang berhubungan dengan film animasi blockbuster &#8220;Frozen&#8221;. \u00a0Sampai saat ini penjualan\u00a0merchandise\u00a0Frozen telah meningkat 10 kali lipat dibandingkan\u00a0periode yang sama pada tahun 2014, demikian dikatakan oleh Chief Operating Officer Tom Staggs kepada\u00a0Wall Street pada\u00a0Selasa (5\/5).\u00a0Chief Financial Officer Jay [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":82995,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[4909,6409],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110941"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110941"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110941\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":110955,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110941\/revisions\/110955"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110941"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110941"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110941"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}