{"id":108551,"date":"2015-04-23T08:49:47","date_gmt":"2015-04-23T01:49:47","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=108551"},"modified":"2015-04-23T08:49:47","modified_gmt":"2015-04-23T01:49:47","slug":"terbuka-untuk-adanya-perubahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/04\/23\/terbuka-untuk-adanya-perubahan\/","title":{"rendered":"Terbuka untuk Adanya Perubahan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Empower People) Memasuki jaman modern saat ini, ada satu sikap yang tidak boleh tidak kita miliki, yaitu sikap <i>Open to Change<\/i> atau terbuka untuk perubahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa itu berubah dan apa itu memiliki sikap terbuka untuk perubahan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tentu kita masih ingat saat kita masih duduk di bangku sekolah dan belajar mengenai <em>metamorphosis<\/em> kupu-kupu yang memiliki 4 fase dari telur menjadi ulat, ulat menjadi\u00a0 kepompong, dan sampai menjadi kupu-kupu.\u00a0Dengan jangka waktu tertentu perubahan terjadi dari fase pertama hingga fase keempat menjadi seekor kupu-kupu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini sangat luar biasa sekali bukan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berubah? Ya terjadi perubahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda dan saya harus memiliki target apa yang harus berubah dalam diri kita.\u00a0Mulailah pikirkan dalam hal apa Anda perlu berubah.\u00a0Sebagai salah satu contoh misalnya kita punya kecenderungan mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan\u00a0 \u201cmepet\u201d dengan <i>deadline<\/i> yang diberikan. \u00a0Kita ingin berubah dari kebiasaan mepet ini.\u00a0Ketika kita harus membuat materi presentasi dengan <i>deadline<\/i> pengiriman\u00a0 paling lambat hari Selasa jam 10.00.\u00a0Maka sebaiknya sehari sebelumnya saya sudah selesai mengerjakannya atau <i>fulfill<\/i> dan <i>submit<\/i> materinya. Itu idealnya.\u00a0Tetapi pada kenyataan, sampai hari Selasa jam 09.00 pun terkadang kita masih berkutat dengan materi presentasi tersebut.\u00a0Tentu ini harus jadi target perubahan, yaitu berubah dari kebiasaan \u201cmepet\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang pertanyaannya, apa yang harus kita lakukan supaya kita berubah dari kebiasaan \u201cmepet\u201d tersebut?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jawaban saya pribadi saat ini adalah harus punya Motivasi diri yang kuat.\u00a0Motivasi diri ini akan mendorong kita untuk memenuhi apa yang kita targetkan atau inginkan.\u00a0Tanpa hal ini sepertinya sulit mengharapkan sebuah perubahan. Kalaupun ada pertolongan atau kontribusi dari pihak luar atau eksternal. Katakanlah dari atasan kita, dalam hal ini mungkin karena kita takut ditegur dan dinilai buruk, atau mungkin dari rekan kerja kita yang mengingatkan kita untuk segera menyelesaikannya, dll.\u00a0Tetapi itu tidak akan bertahan lama. Semangat dan rasa takut atau rasa tidak enak itu hanya bersifat sementara saja.\u00a0Kenapa sementara?\u00a0Karena kita\u00a0 cenderung akan kembali lagi ke tabiat atau kebiasaaan kita yang lama alias balik ke \u201caslinya\u201d lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berubah itu kerja keras.\u00a0Berubah itu perlu usaha.\u00a0Berubah tidak terjadi otomatis hanya karena mau berubah lalu langsung berubah, itu mimpi.\u00a0Untuk berubah kita harus memecahkan hal-hal negatif yang sudah menjadi kebiasaan kita sendiri.\u00a0Memecah dan bahkan menerobos sampai tembus dan berhasil kita lewati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut salah satu pengajar dalam sebuah teorinya, jikalau kita dapat melakukan sesuatu hal secara berulang selama 90 hari maka hal itu akan menetap menjadi sebuah kebiasaan atau <i>habit<\/i>.\u00a0Kita harus berusaha melakukan apa yang menjadi target atau sasaran dalam perubahan kita terus menerus.\u00a0Ya memang butuh konsisten. Sekali lagi harus ada upaya dan kerja keras yang kita lakukan.\u00a0Dan semua itu tergantung dari motivasi Anda masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya coba <em>share-<\/em>kan apa yang dituliskan oleh Dr. John C. Maxwell yang mengungkapkan 6 langkah yang dapat mengubah kebiasaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ubah cara berpikir, ketika Anda mengubah cara berpikir maka keyakinan Anda juga akan berubah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Keyakinan yang berubah terhadap kemampuan diri akan mengubah harapan Anda<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jika harapan Anda berubah, itu akan mengubah sikap Anda<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ketika sikap Anda berubah, hasilnya akan mempengaruhi prilaku Anda<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jika prilaku Anda berubah, kinerja Anda juga akan berubah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">6.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jika kinerja Anda berubah, hidup Anda juga akan berubah, tentunya menjadi lebih baik dari sebelumnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebiasaan negatif atau buruk apa yang Anda ingin untuk diubah?\u00a0 Tuliskan saja, dan jadikan target perubahan.\u00a0Apakah bisa berubah? Ya Bisa.\u00a0Namun semua akan kembali kepada Anda sendiri tentunya. Anda yang menentukan dan memutuskannya.\u00a0Hanya satu yang perlu kita garis bawahi disini adalah bahwa kita harus memiliki sikap terbuka terhadap perubahan.\u00a0Siap menghadapinya dan harus menyesuaikan diri dengan perubahan dan kondisi yang ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari tahun ke tahun tidak mungkin segala sesuatu terjadi sama terus dan monoton.\u00a0Ketika Anda hanya mengerjakan hal yang rutin dan monoton terus menerus, kita sendiri akan rugi dan tidak berkembang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari mana perubahan dapat terjadi? Dari diri Anda sendiri tentunya, <i>so open to change is the answer<\/i>.<\/p>\n<p><em>Ria Felisha\/VMN\/BL\/Contributor<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Empower People) Memasuki jaman modern saat ini, ada satu sikap yang tidak boleh tidak kita miliki, yaitu sikap Open to Change atau terbuka untuk perubahan. Apa itu berubah dan apa itu memiliki sikap terbuka untuk perubahan? Tentu kita masih ingat saat kita masih duduk di bangku sekolah dan belajar mengenai metamorphosis kupu-kupu yang memiliki 4 fase dari telur menjadi ulat, ulat menjadi\u00a0 kepompong, dan sampai menjadi kupu-kupu.\u00a0Dengan jangka waktu tertentu perubahan terjadi dari fase pertama hingga fase [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":99763,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,4,1051],"tags":[4927],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108551"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108551"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108551\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":108553,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108551\/revisions\/108553"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/99763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108551"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108551"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108551"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}