{"id":107,"date":"2013-10-17T01:14:54","date_gmt":"2013-10-16T18:14:54","guid":{"rendered":"http:\/\/wp.vibiznews.com\/?p=107"},"modified":"2013-10-17T01:14:54","modified_gmt":"2013-10-16T18:14:54","slug":"kesuksesan-lion-air-we-make-people-fly-menembus-langit-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2013\/10\/17\/kesuksesan-lion-air-we-make-people-fly-menembus-langit-nusantara\/","title":{"rendered":"\u201c We Make People Fly \u201c"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: justify;\">\u201c We Make People Fly \u201c<\/h1>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><em>&#8211; Kesuksesan Lion Air\u00a0 Menembus Langit Nusantara<\/em><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Indonesia\u00a0 merupakan negara kepulauan dimana terdapat 13.466 pulau di Indonesia, maka transportasi darat, air dan udara sangat dibutuhkan dan berkembang dengan pesat. Seperti perusahaan Lion Air yang merupakan satu perusahaan penerbangan yang baru didirikan pada tahun 2000,\u00a0 pada saat ini dikenal di seluruh negeri ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PT Lion Mentari Airlines yang dikenal sebagai Lion Air saat ini merupakan maskapai penerbangan terbesar di Indonesia dengan memiliki pangsa pasar domestik terbesar. Berkantor pusat di Jakarta. Lion Air terbang ke kota-kota besar di indonesia dan Singapura, Vietnam, Malaysia dan Arab Saudi. Dengan basis utamanya Bandara Soekarno Hatta.\u00a0 Pada tahun 2010 saja Lion Air memiliki 56 tujuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lion Air yang\u00a0 didirikan pada tahun 2000, pada saat itu\u00a0 hanya memiliki\u00a0 penerbangan satu kali per hari,\u00a0 kini Lion\u00a0 melayani 200 penerbangan per hari.\u00a0 Terjadi satu pertumbuhan yang sangat pesat.\u00a0\u00a0 Dalam kurun waktu 10 tahun, Lion Air sanggup meraih pendapatan 6 trilyun. Jumlah penumpang Lion tahun lalu menembus angka 13 juta. Sebagai perbandingan yaitu\u00a0 penumpang Garuda sebuah maskapai yang jauh lebih tua usianya hanya 8,3 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui strategis bisnis <em>low cost<\/em> itulah, Lion Air\u00a0 sesuai dengan\u00a0\u00a0 slogan-nya yang brilian\u00a0 : <em>we make people fly<\/em> &#8211; membuat setiap orang, mulai dari\u00a0 ibu-ibu rumah tangga,\u00a0 mahasiswa, pedagang, dll, mereka bisa\u00a0 terbang menembus langit. Lion Air\u00a0 ingin terus terbang tinggi menguasai penerbangan dalam negeri, tetapi juga mulai berekspansi ke wilayah Asia<\/p>\n<p><strong>A. PT Lion Mentari Airlines<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Founder Lion Air, Rusdi Kirana,\u00a0 menyatakan dalam berkompetisi Lion Air selalu one step ahead dari kompetitornya. Sebagai contoh, ketika maskapai lain memakai Boeing 737 Seri 200 yang berkapasitas 121 penumpang. Lion Air sudah menggunakan pesawat dengan kapasitas 167 penumpang. Tak jauh beda halnya dengan penggunaan Boeing 737 900 ER oleh Lion Air ketika maskapai lain menggunakan Boeing 737 seri 800. Salah satu keunggulan dari Lion Air adalah kejeliannya melihat peluang pasar. Selain memiliki frekuensi penerbangan yang banyak, Lion juga sangat cermat menemukan celah penerbangan baru, yang mungkin belum dilirik oleh para kompetitornya. Termasuk dengan dengan penerbangan ke kota perdagangan. Contohnya untuk rute Jakarta-Medan ada 12 kali penerbangan dalam sehari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dunia penerbangan Asia sungguh tercengang, ketika Lion Air mendeklarasikan akan membeli 178 pesawat Boeing seri terbaru, yakni 737 \u2013 900 ER (extended range, body lebih panjang).\u00a0 Dan harga satu pesawat baru seri 737 \u2013 900\u00a0 itu adalah sekitar Rp 600 milyar<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian mereka juga memesan lagi pesawat baling-baling 15 buah yang berfungsi sebagai feeder untuk pesawat jet. Ini digunakan untuk melayani rute-rute kecil. Tentu saja langkah Lion Air tidak berhenti disini, tetapi Lion juga hendak menambah frekuensi penerbangan ke luar negeri dengan pesawat berbadan lebar dengan tujuan\u00a0 ke Jepang, Taiwan, Australia, Shanghai, dan sebagainya. Lion Air sebagai pelopor penerbangan murah berhasil meraih kesuksesan\u00a0 karena menggunakan strategi harga. Di samping itu, Lion Air menunjukkan citranya sebagai pemimpin maskapai penerbangan berbiaya murah (low cost carrier). Pada saat ini Lion membuktikan dirinya sebagai pemimpin pasar dalam bisnis penerbangan di Indonesia Lion Air yang selama\u00a0 ini telah menguasai pasar Low Cost Carriers (LCC), hendak bersaing dengan penerbangan Garuda dengan\u00a0\u00a0 mendirikan\u00a0 maskapai baru Batik Air di pasar Full Service Carriers (FSC) yang selama ini dikuasai oleh Garuda.<\/p>\n<p>Selain itu strategi Lion adalah :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8211;\u00a0 Lion berani bersaing dengan Garuda maupun Saudi Arabia Air untuk menerbangi rute-rute umroh dan haji &#8211; Strategi bisnis sebagai\u00a0 low cost airline &#8211; Slogan Lion Air \u201cWe make people fly\u201d membuat setiap orang memiliki\u00a0 kesempatan untuk terbang.dengan pesawat udara &#8211;\u00a0 Meningkatkan frekuensi penerbangan &#8211; Strategi pembelian armada pesawat baru yang agresif, yaitu membeli 178 pesawat boeing seri terbaru, yaitu 737-900 ER.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>B. Strategi Bisnis Lion Air<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lion Air mulai beroperasi bulan Oktober tahun 1999 dengan dengan modal awal \u201chanya\u201d US$10 juta. Pada tahun 2005, Lion Air memiliki 24 pesawat yang terdiri dari 19 seri MD80 dan 5 pesawat DHC-8-301. Untuk memenuhi layanan yang rendah biaya, Armada Lion Air didominasi oleh MD80 karena efisiensi dan kenyamanannya.\u00a0 Saat ini Lion Air menggunakan pesawat Boeing 737-900ER, Boeing 737-300, 400 dan Boeing MD-90. Untuk menampung tingginya permintaan transportasi udara, Lion Air telah memilih armada Boeing yang sangat efisien\u00a0 Pada Juni 2008, Lion air berubah menjadi full-service. Lion air juga memiliki rut eke saudi arabia air untuk umroh bahkan haji dengan pesawat 747. Dengan tambahan Boeing 737-900ER terbarunya, Lion Air akan mampu menawarkan lebih banyak penerbangan non-stop dengan tarif terjangkau ke berbagai tujuan. Lion air berusaha meningkatkan market placenya dengan\u00a0 melakukan beberapa strategi pemasaran diantaranya adalah :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1.Strategi\u00a0 Marketing\u00a0 Lion Air<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lion Air dengan slogannya <em>We Make People Fly,<\/em> membuat siapa saja kini bisa naik pesawat dengan harga tiket murah. Revolusi bisnis penerbangan ini menawarkan Penerbangan rute baru yaitu penerbangan Singapura-Denpasar (PP), Jakarta-Jeddah (PP).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu Strategi Lion Air adalah meningkatkan :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211;\u00a0 Kapasitas \/ Daya Tampung<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Persaingan bisnis penerbangan yang semakin marak, tidak cukup dimenangkan dengan perang tarif saja. Dalam rangka persaingan dan permintaan yang tinggi , maka\u00a0 Lion Air menambahkan daya tampung pesawatnya.\u00a0 Seperti MD- dan Boeing 737- 300,400 daya tampung dengan 120 &#8211; 150 seat. Diganti dengan Boeing 737-900ER dengan + 217 seat. Selain itu direncanakan juga pesawat wide body (berbadan besar) berkapasitas 400-500 penumpang seperti\u00a0 B-737-400. (ke beberapa negara Asia), hingga merambah penerbangan antarbenua (termasuk ke Eropa).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211;\u00a0 Technology<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pesawat Lion Air adalah maskapai penerbangan swasta terbesar, Lion Air\u00a0 mengaplikasikan teknologi Required Navigation Performance pada 25 pesawat baru jenis Boeing 737-900ER untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan (safety). &#8220;Secara umum manuver pesawat lebih smooth,&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211;\u00a0 Services<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lion Air menerapkan tarif murah low cost carrier (LCC),\u00a0 reservasi via Internet, dan adanya home- base di setiap\u00a0 kota merupakan\u00a0 Strategi inovasi pelayanan dari Lion air, selain juga layanan alternatif seperti SMS Booking, Lion Air Passport dan Mobile Check-in dan lain \u2013 lain. Semua ini adalah service yang diberikan oleh Lion kepada custemornya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211;\u00a0 Branding<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merk merupakan aset yang sangat penting perusahaan Lion.\u00a0 Brand equity dari Lion Air telah terbentuk melalui proses yang panjang. Mulai dari pesawat jenis DAS X- Q 300, Wings Air sebagai feeder sampai pada merk Lion Air dengan motto low cost carrier maka merk Lion Air menjadi merk dengan brand equity yang kuat\u00a0 Brand loyalty dari Lion Air juga kuat. Ini merupakan hasil dari pengembangan front office yang\u00a0 dibuat semakin banyak dan lebih mudah untuk mendapatkannya, selain itu strategi\u00a0 promosi yang dilakukan dengan slogan \u201clow cost carrier (LCC)\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Strategi Promosi Lion Air<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam melaksanakan program promosinya Lion Air, menggunakan strategi promosi :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211; Iklan (advertising)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lion Air melakukan promosi melalui iklan (advertising) dengan mempromosikan jadwal dan rute\u00a0 penerbangan dan harga yang menarik<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Media periklanan yang digunakan dalam promosi Lion Air adalah : a. Media cetak\u00a0 iklan di surat kabar,\u00a0 iklan di majalah, b. Media luar ruangan\u00a0\u00a0 Spanduk atau baliho, Billboard, membagikan brosur di titik-titik strategis c. Media elektronik\u00a0 : Promosi melalui stasiun radio dan televisi, baik berupa iklan komersial maupun melalui bentuk sponsorship suatu acara di stasiun radio dan televisi tersebut (misalnya kuis, acara musik, talkshow, dan lain-lain).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211; Sales Promotion<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan sales promotion yang dilakukan oleh Lion Air lebih difokuskan dengan tujuan untuk mendorong pembelian yang cepat sehingga pemesanan dan penjualan produk meningkat pesat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sales promotion yang dilakukan antara lain adalah :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">a. Promosi konsumen : Promosi yang ditujukan untuk pelanggan konsumsi baru supaya tertarik akan produk Lion Air, yaitu dengan memberikan :\u00a0 Special sales discount, Pembelian tiket bisa diantar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">b. Promosi bisnis : Promosi\u00a0 untuk business market, antara lain dalam bentuk mengadakan pameran produk bersama dengan perusahaan klien dimana diberikan fasilitas potongan harga bagi para anggota merchant.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211; Direct Marketing<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direct marketing yang telah dilakukan oleh Lion Air, antara lain :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyediakan Outlet \/ Counter b. Menyediakan fasilitas website perusahaan di www.Lion Air.ac.id<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimanapun Lion Air yang merupakan\u00a0 pemain baru dalam dunia Penerbangan sanggup meraih\u00a0 prestasi\u00a0 menakjubkan.\u00a0 Dan Lion telah menunjukkan kinerja yang signifikan. Pada saat ini Lion memiliki pangsa pasar terbesar dan jumlah pesawat terbesar. Pada tahun ini\u00a0 Lion menyediakan\u00a0 pesawat sebanyak 240 pesawat dengan tipe Boeing tercanggih yang merupakan\u00a0 bagian daripada armada Lion air. Dengan\u00a0\u00a0 jumlah penumpang merupakan yang terbesar dibandingkan\u00a0 Maskapai Penerbangan lainnya di Indonesia. Slogan yang ditayangkan \u201cwe make people fly\u201d berbarengan dengan strategi harga \u201cmurah\u201d menjadi fokusnya.\u00a0 Demikianlah cita-cita dari\u00a0 Lion Air bukan hanya menjadi penguasa penerbangan\u00a0 di Indonesia tetapi Lion Air hendak menembus dunia penerbangan di Asia dengan slogannya <em>\u201cwe make people fly\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Debbie Kusuma\/IC\/BL)<\/p>\n<p>Debbie Kusuma : Kontributor Folder Marketing di web Businesslounge<\/p>\n<p>pic :\u00a0phamhongphuoc.net<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201c We Make People Fly \u201c &#8211; Kesuksesan Lion Air\u00a0 Menembus Langit Nusantara (Business Lounge &#8211; Sales &amp; Marketing) &#8211; Indonesia\u00a0 merupakan negara kepulauan dimana terdapat 13.466 pulau di Indonesia, maka transportasi darat, air dan udara sangat dibutuhkan dan berkembang dengan pesat. Seperti perusahaan Lion Air yang merupakan satu perusahaan penerbangan yang baru didirikan pada tahun 2000,\u00a0 pada saat ini dikenal di seluruh negeri ini. PT Lion Mentari Airlines yang dikenal sebagai Lion Air saat ini merupakan maskapai penerbangan terbesar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":24990,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1051,16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24990"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}