{"id":104612,"date":"2015-04-02T17:05:13","date_gmt":"2015-04-02T10:05:13","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=104612"},"modified":"2015-04-02T17:09:30","modified_gmt":"2015-04-02T10:09:30","slug":"6-langkah-mengoptimasi-website-di-google","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/04\/02\/6-langkah-mengoptimasi-website-di-google\/","title":{"rendered":"6 Langkah Mengoptimasi Website di Google"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Dominate the Market)\u00a0Analisa Google selalu berubah dari waktu ke waktu. Demikian pula yang harus dilakukan setiap pemilik website, mereka harus mengupdate website mereka sesuai ketentuan Google untuk dapat terus berada di peringkat Google dan mudah ditemukan dengan kata kunci yang tertarget.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut langkah-langkah untuk mengoptimasi website di Google :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>1. Buat satu <em>keyword<\/em> untuk satu halaman<\/b><br \/>\nBanyak orang berpikir dengan semakin banyak memasukan <em>keyword<\/em> ke dalam halaman maka akan semakin baik halaman tersebut di pencarian. Kenyataannya tidak seperti itu. Ketika Anda memasukan terlalu banyak <em>keyword<\/em> ke dalam satu halaman, maka bukannya halaman tersebut terangkat malahan akan terkena hukuman dari Google.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh sebab itu ada baiknya Anda fokus hanya membuat satu <em>keyword<\/em> pada satu halaman. Tentunya <em>keyword<\/em> yang Anda masukan adalah <em>keyword<\/em> yang telah dianalisa sebelumnya. Untuk menganalisa <em>keyword<\/em>, Anda dapat menggunakan aplikasi Google Analytic.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>2. Masukan <em>keyword<\/em> ke dalam judul<\/b><br \/>\nDengan memasukan <em>keyword<\/em> ke dalam judul, maka ini akan semakin mempermudah orang lain menemukan website Anda. Anda harus membuat <em>keyword<\/em> yang ada di dalam judul tersebut menarik untuk dibaca.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya untuk <em>keyword<\/em> &#8220;Jasa Pembuatan Website&#8221; Anda bisa gunakan judul yang menarik seperti : Tips Memilih Jasa Pembuatan Website Terpercaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>3. Masukan <em>keyword<\/em> di awal konten<\/b><br \/>\nGoogle selalu melihat dari atas ke bawah. Demikian pula ketika Anda membuat sebuah artikel. Pastikan bahwa <em>keyword<\/em> yang Anda targetkan ada di dalam judul, setelah itu jangan lupa sisipkan pula di awal konten artikel. Hal ini untuk membuat <em>keyword<\/em> Anda semakin mudah dideteksi oleh Google dan ketika dicari oleh orang lain akan mudah ditemukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dimana <em>keyword<\/em> tersebut sebaiknya disisipkan?<br \/>\nUntuk membuat artikel yang baik, minimal Anda harus menulis sebanyak 500 kata untuk setiap halaman. Tempat terbaik untuk Anda menyisipkan <em>keyword<\/em> tersebut adalah di dalam 100 kata pertama dari halaman yang Anda buat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>4. Buat situs secepat kilat<\/b><br \/>\nSemua orang selalu ingin sesuatu yang serba cepat. Demikian juga ketika mereka membuka sebuah website, mereka ingin dengan sekali klik maka situs tersebut langsung terbuka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Google sendiri telah mengkonfirmasi bahwa waktu pembukaan sebuah situs sangat mempengaruhi peringkat website tersebut di Google. Untuk mengevaluasi kecepatan website Anda, silahkan gunakan dua <em>tools<\/em> berikut :<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Google PageSpeed Insights<\/li>\n<li>WebPageTest<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua <em>tools<\/em> di atas dapat memberikan informasi secara signifikan untuk meningkatkan kecepatan situs Anda dengan mengubah HTML dan gambar. Sementara untuk pengguna WordPress Anda dapat menggunakan <em>plugin<\/em> seperti WP Smush It! dan W3 Total Cache.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>5. Buat <em>Internal Link<\/em><\/b><br \/>\n<em>Internal link<\/em> tidak hanya dibuat untuk mengarahkan seseorang ke halaman lain dari sebuah website, tapi juga untuk memudahkan mereka menemukan informasi di website tersebut. Semakin banyak <em>internal link<\/em> yang dibuat, semakin baik. Untuk itu Anda harus memperbanyak halaman di website Anda, sehingga antara halaman yang satu dengan halaman yang lain dapat terhubung dengan internal link.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>6. Buat <em>Eksternal Link<\/em><\/b><br \/>\nSama halnya dengan <em>internal link, eksternal link<\/em> juga sangat berguna untuk menaikan peringkat di website Anda dan memudahkan pencarian untuk <em>keyword<\/em> yang Anda targetkan. Namun perlu diperhatikan, ketika Anda membuat <em>eksternal link<\/em>, pastikan bahwa <em>link<\/em> tersebut mengarah ke website yang terpercaya dan memiliki kualitas konten yang bagus serta bermanfaat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengoptimasi website, silahkan dicoba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft\" alt=\"Lidia Wulan\" src=\"http:\/\/businesslounge.co\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Lidia-Wulan.jpg\" width=\"108\" height=\"108\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Lidia Wulan\/VMN\/BL\/<\/em><em>Head of Vibiz Internet Marketing Academy<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Dominate the Market)\u00a0Analisa Google selalu berubah dari waktu ke waktu. Demikian pula yang harus dilakukan setiap pemilik website, mereka harus mengupdate website mereka sesuai ketentuan Google untuk dapat terus berada di peringkat Google dan mudah ditemukan dengan kata kunci yang tertarget. Berikut langkah-langkah untuk mengoptimasi website di Google : 1. Buat satu keyword untuk satu halaman Banyak orang berpikir dengan semakin banyak memasukan keyword ke dalam halaman maka akan semakin baik halaman tersebut di pencarian. Kenyataannya tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":85901,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1051,16],"tags":[5058],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104612"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104612"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104612\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":104626,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104612\/revisions\/104626"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104612"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104612"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104612"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}