{"id":100977,"date":"2015-03-16T20:00:28","date_gmt":"2015-03-16T13:00:28","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=100977"},"modified":"2022-01-03T23:53:13","modified_gmt":"2022-01-03T16:53:13","slug":"nanda-widya-dan-strategi-management","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/03\/16\/nanda-widya-dan-strategi-management\/","title":{"rendered":"Nanda Widya dan Strategi Management"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Nanda-Widya-1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-100379\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Nanda-Widya-1.jpg\" alt=\"Nanda Widya 1\" width=\"1200\" height=\"616\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Nanda-Widya-1.jpg 1200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Nanda-Widya-1-300x154.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Nanda-Widya-1-1024x525.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Entrepreneurial News) Sangat menarik bagi businesslounge.co untuk dapat menjumpai seorang Nanda Widya di tempat kerjanya sebab ada banyak hal yang dapat digali dari Direktur PT. Metropolitan Land Tbk ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nanda Widya mulai memimpin\u00a0PT\u00a0Metropolitan Land sejak Metland berdiri pada tahun 1994. Perusahaan properti yang berfokus pada residensial dan komersil yang dikhususkan pada konsumen dengan \u00a0profil menengah ini pun menjadi seperti sekarang ini berkat banyak curahan pemikiran dari pria yang memiliki hobi berpikir ini. Dalam sebuah kesempatan mewawancarai Nanda, ia mengatakan bahwa baginya berpikir merupakan sebuah hobi bahkan kesempatan berpikir di pagi hari sering kali membuatnya dapat berpikir <em>out of the box. <\/em>Beberapa strategi berikut merupakan bagian dari pemikirannya dalam memimpin Metland.<em><br \/>\n<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Marketing Strategy<\/em> untuk Menjadi Terpercaya dan terkemuka<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nanda telah menargetkan Metland untuk menjadi perusahaan yang terpercaya dan terkemuka, karena itu menghasilkan produk yang berkualitas telah menjadi suatu hal yang tidak dapat diabaikan. Sebab dengan demikian maka setiap konsumen yang membeli produk-produk Metland akan memiliki kepuasan yang tinggi. Ini merupakan bagian dari strategi pemasarannya, yaitu hanya memasarkan produk yang berkualitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan untuk meretain pelanggannya, maka saat ini Metland pun menyesuaikan dengan teknologi yang sedang berkembang yaitu dengan menggunakan media sosial dan juga menciptakan Metland <em>Card\u00a0<\/em>guna memberikan akses pada seluruh produk Meltland kepada pelanggannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Human Strategy<\/em> &#8211; Memberikan Pendidikan Khusus<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mendapatkan tenaga muda yang terampil maka Metland mengadakan pendidikan khusu bagi para tenaga muda tersebut selama 3 bulan sebelum mereka benar-benar diterjunkan ke medan pekerjaan. Pendidikan ini diharapkan akan membentuk para tenaga muda tersebut menjadi tenaga yang potensial untuk dapat dipakai pada jangka panjang demi keberhasilan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>Leadership Strategy &#8211;\u00a0<\/strong><\/em><strong>Berkomunikasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai seorang pimpinan tertinggi maka penting bagi Nanda untuk menjalin komunikasi dengan seluruh lapisan yang ada. Nanda\u00a0menyadari benar bahwa dengan berkomunikasi maka dengan cepat ia akan dapat\u00a0mengetahui apa yang terjadi di perusahaannya. Selain itu para karyawannya pun akan memberikan apresiasi kepada pemimpin yang dapat berkomunikasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam menerapkan gaya kepemimpinan maka ia berupaya untuk mengkombinasikan berbagai gaya yang ada sebab ia tahu bahwa perpaduan gaya kepemimpinan akan membuat\u00a0<em>leadership<\/em>\u00a0menjadi lebih menarik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>Team Work<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mencapai\u00a0<em>teamwork<\/em>\u00a0yang baik maka haruslah dipastikan bahwa anggota tim tersebut\u00a0memiliki visi dan misi yang sama serta memiliki\u00a0<em>continuous improvement.\u00a0<\/em>Keputusan seorang pemimpin adalah bagian dari\u00a0<em>teamwork<\/em>\u00a0itu sendiri.\u00a0Bayangkan saja jika sebuah tim tidak mendapatkan keputusan dari sang pemimpin. \u201cKadang-kadang tim itu dipending saja. Tidak boleh pending. Lebih baik ambil resiko,\u201d demikian Nanda melanjutkan penjelasannya. Memang sangat penting untuk adanya suatu keputusan dalam sebuah tim walaupun ternyata, keputusan tersebut salah. Sebab keputusan yang salah sekalipun, masih dapat diperbaiki. Hal yang perlu dihindari adalah adanya sikap tidak berani untuk memutuskan. Walaupun sebenarnya keputusan untuk tidak memutuskan, adalah sebuah keputusan juga. Hanya hal tersebut hanya dapat diambil pada kondisi tertentu sebab pada umumnya seorangpemimpin harus dapat mengambil keputusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tiga Kunci Sukses<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepada businesslounge.co, Vibiz Media Network, Nanda memberika 3 kunci sukses yang dianutnya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1.\u00a0<em>Integrity, <\/em>hal ini telah dipelajarinya sejak ia mengikuti pramuka saat masa kecilnya dan hingga sekarang ia berpendapat bahwa\u00a0<em>integrity<\/em>\u00a0adalah hal yang paling penting untuk dimiliki setiap orang. Tanpa\u00a0<em>integrity<\/em>, banyak orang akan memandang kita berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Keuletan dan bersedia bekerja keras,\u00a0akan membuat kita dapat bekerja dengan profesional. Rasa bersedia untuk bekerja keras akan membuat seseorang berani untuk melakukan banyak hal secara profesional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Pantang menyerah,\u00a0merupakan kunci terpenting seseorang untuk dapat meraih kesuksesan.\u00a0\u201cJika jatuh, jangan takut untuk bangun lagi,\u201d demikian prinsip Nanda. \u201cSeribu kali jatuh, bangun lagi 1001 kali. Pada bangun yang terakhir kali, kita akan berhasil.\u201d Lalu apakah yang dikatakan Nanda untuk mengometari kata \u2018gagal\u2019? \u201cDihapus saja dari otak!\u201d demikian prinsip Nanda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Entrepreneurial Skill<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jiwa seorang\u00a0<em>entrepreneur\u00a0<\/em>tidak hanya dapat dimiliki kaum\u00a0<em>entrepreneur<\/em>\u00a0saja, melainkan semua orang, baik mereka yang baru mencoba untuk membuka usaha, mereka yang menjadi karyawan, atau mereka yang telah bergelut dalam dunia wira usaha, harus bisa menjadi entrepreneur. Nanda menggunakan kata \u2018harus\u2019 oleh karena baginya\u00a0<em>entrepreneurial skill<\/em>\u00a0adalah sesuatu yang dapat dipelajari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJangan takut jika dikatakan, wah \u2026 Anda bukan\u00a0<em>entrepreneur<\/em>. Kita bisa belajar kok,\u201d demikian Nanda berujar.\u00a0\u201dJangan kuatir karena banyak pendidikan yang mengajarkan\u00a0<em>entrepreneur<\/em>,\u201d ia pun menambahkan. Bahkan ia menyarankan untuk setiap orang dapat mempelajarinya sendiri.\u00a0Satu point penting yang juga dibagikannya kepada businesslounge.co, Vibiz Media Network adalah dalam mempelajari\u00a0<em>entrepreneurial skill<\/em>\u00a0maka harus dimiliki semangat yang besar. Tanpa semangat, maka tidak ada artinya.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/03\/13\/marketing-strategy-nanda-widya-presiden-direktur-pt-metropolitan-land-tbk\/\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-101011 aligncenter\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Marketing-Strategy.jpg\" alt=\"Marketing Strategy\" width=\"750\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Marketing-Strategy.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Marketing-Strategy-300x80.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/03\/13\/human-resources-strategy-nanda-widya-pt-metropolitan-land-tbk\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-101013\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/HR-Strategy.jpg\" alt=\"HR Strategy\" width=\"750\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/HR-Strategy.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/HR-Strategy-300x80.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/02\/02\/entrepreneurial-skill-nanda-widya-direktur-utama-pt-metropolitan-land-tbk\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-101015\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Entre-Skill.jpg\" alt=\"Entre Skill\" width=\"750\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Entre-Skill.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Entre-Skill-300x80.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/02\/11\/tiga-kunci-sukses-nanda-widya-direktur-utama-pt-metropolitan-land-tbk\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-101016\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Tiga-Kunci-Sukses.jpg\" alt=\"Tiga Kunci Sukses\" width=\"750\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Tiga-Kunci-Sukses.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Tiga-Kunci-Sukses-300x80.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/03\/13\/nanda-widya-mengisi-waktu-luang-dengan-berpikir\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-101017\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Mengisi-Waktu-Luang-dengan-Berpikir.jpg\" alt=\"Mengisi Waktu Luang dengan Berpikir\" width=\"750\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Mengisi-Waktu-Luang-dengan-Berpikir.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Mengisi-Waktu-Luang-dengan-Berpikir-300x80.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/03\/16\/teamwork-nanda-widya-direktur-utama-pt-metropolitan-land-tbk\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-101019\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Teamwork.jpg\" alt=\"Teamwork\" width=\"750\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Teamwork.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Teamwork-300x80.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>uthe\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Entrepreneurial News) Sangat menarik bagi businesslounge.co untuk dapat menjumpai seorang Nanda Widya di tempat kerjanya sebab ada banyak hal yang dapat digali dari Direktur PT. Metropolitan Land Tbk ini. Nanda Widya mulai memimpin\u00a0PT\u00a0Metropolitan Land sejak Metland berdiri pada tahun 1994. Perusahaan properti yang berfokus pada residensial dan komersil yang dikhususkan pada konsumen dengan \u00a0profil menengah ini pun menjadi seperti sekarang ini berkat banyak curahan pemikiran dari pria yang memiliki hobi berpikir ini. Dalam sebuah kesempatan mewawancarai Nanda, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":100395,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,17,1051,6626],"tags":[5097],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100977"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100977"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100977\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":118828,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100977\/revisions\/118828"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100977"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100977"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100977"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}