Tahukah Kamu, Saus Tomat Awalnya Tidak Terbuat dari Tomat

(Business Lounge Journal – Do You Know?)

Siapa yang tidak kenal saos tomat? Salah satu pelengkap makanan yang digunakan untuk menambah cita rasa makanan ini begitu favorit. Dengan rasanya yang manis, gurih bercampur rasa asam, saos tomat biasanya digunakan sebagai bumbu untuk makanan seperti ayam goreng, kentang goreng, dan berbagai makanan lainnya yang digoreng atau dipanggang. Di seluruh dunia saos ini terkenal, menurut Heinz salah satu produsen terbesar saos tomat di Amerika Serikat, ada lebih dari 650 juta botol saos tomat terjual di seluruh dunia setiap tahunnya di 140 negara.

Mungkin banyak di antara kita mengira saos tomat, sesuai dengan namanya pastinya terbuat dari tomat juga. Akan tetapi ternyata saos tomat yang sekarang ini adalah modifikasi, awalnya bukan berbahan tomat tetapi berbahan utama isi perut ikan. Saos ini diciptakan pertama kali di negeri Cina, lebih dari 1000 tahun yang lampau. Prosesnya adalah dengan mengambil isi dalam ikan yaitu bagian perut dan kandung kemihnya, kemudian dicampur dengan garam dan disimpan dalam wadah tertutup dan dijemur matahari selama sekitar 20 hari, maka dihasilkanlah saos fermentasi ikan ini.

Begitu populernya saos ini, membuat orang-orang Inggris dan Belanda yang bermukim di China membawa saos ini ke negara asalnya. Hal ini tidak terlepas dari peran pelaut dan pedagang Inggris yang membawa saos ini dalam perjalanan mereka. Kemudian mereka memodifikasi saus fermentasi isi perut ikan ini. Diperkirakan orang Inggris berusaha meniru saos ini pada akhir abad 17 dan 18. Hal ini terlihat karena ada referensi resep bernama Ketchup in Paste yang dipublikasikan Richard Bradley pada tahun 1732.

Tiba di Eropa, saos ini dimodifikasi dengan menambahkan bahan-bahan lainnya seperti kacang, jamur, tiram, kenari, stoberi, anggur, lemon, dan juga buah persik. Nah bangsa Eropa menyebut saos ini dengan nama Ketchup. Kemudian saos yang sudah dimodifikasi ini dibawa oleh bangsa Eropa ke Amerika. Di Amerika, saos ini kembali mengalami modifikasi. Nah disinilah mulanya digunakan tomat sebagai bahan dasar pembuatan saos ini. Seperti diketahui tomat adalah buah asli Amerika. Orang Amerika kemudian menyebut saos ini dengan istilah “ketchup”, yang berasal dari kata “Ke-tsiap, berasal dari bahasa Hokkien China yang berarti “air asin dari acar ikan”

Awalnya tidak digunakan tomat, dikarenakan tomat dianggap beracun. Sampai akhirnya seorang peneliti dan Hortikulturalist bernama James Mease menggunakan tomat dalam pembuatan saos ini. Hal ini dketahui seperti yang tertulis di dalam bukunya pada tahun 1812. Dalam resepnya, James Mease menyebut bahwa saosnya dibuat dengan bahan dasar buah tomat yang dicampur dengan rempah-rempah dan brandy. Mease menyebut buah tomat sebagai apel cinta. Disinilah saos tomat semakin terkenal di Amerika Serikat, hingga di akhir abad 18, saos tomat disebut sebagai bumbu nasional Amerika di dalam surat kabar New York Tribune.

Pada zaman dahulu, saos tomat dikemas di dalam botol gelas dan botol tersebut harus dikocok-kocok terlebih dahulu saat menuangnya. Kesulitan ini membuat modifikasi. Sekarang kemasan saos tomat diganti dengan botol plastik yang mudah dipencet. Diketahui Heinz, salah satu produsen terbesar kecap, pada tahun 2000 melakukan inovasi dengan memperkenalkan saos tomat berwarna hijau, orange, biru, pink dan lainnya. Akan tetapi produk ini kurang diminati sehingga tidak dilanjutkan produksinya.