Bagaimana Menilai Apakah Anda Memiliki Ide Bisnis yang Bagus?

(Business Lounge Journal – Entrepreneurship)

Terkadang inspirasi bukanlah masalahnya, tetapi menentukan apakah Anda benar-benar memiliki ide yang bagus atau tidak, itulah yang menjadi masalah. Sangat penting untuk bersikap kritis terhadap ide Anda dan meminta umpan balik dari sebanyak mungkin orang. Beberapa ahli mempertimbangkan strategi lain untuk membantu Anda menentukan apakah Anda memiliki ide bisnis yang efektif atau tidak. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa dipertimbangkan.

1. Apakah ide itu memecahkan masalah?
Ide bisnis terbaik adalah jika memecahkan masalah dengan cara tertentu. Jika ada masalah yang mempengaruhi Anda, teman, keluarga, rekan kerja, dll., maka kemungkinan besar masalah itu juga mempengaruhi orang yang tidak Anda kenal.

2. Apakah orang akan membayarnya?
Pelanggan yang membayarlah yang memvalidasi sebuah ide dan menentukan mana ide yang memiliki peluang terbesar untuk sukses. Sebuah ide hanyalah sebuah ide sampai Anda memiliki pelanggan yang membayar untuk ide itu. Siapa pun dapat mendiskreditkan ide sederhana, tetapi tidak ada yang bisa mendiskreditkan pelanggan yang membayar.

3. Berapa harga yang Anda tetapkan?
Meskipun ada banyak cara untuk memecahkan masalah, ide bisnis yang hebat melakukannya dengan cara yang lebih murah daripada ide-ide yang lain. Setelah Anda menentukan bahwa Anda memecahkan masalah yang sah dengan cara yang terukur, Anda perlu menentukan tidak hanya nilai yang diberikannya kepada dunia, tetapi juga berapa yang akan dibayar orang untuk nilai itu. Setelah Anda menentukan harganya, Anda dapat menilai apakah solusi Anda layak untuk bisnis atau tidak.

4. Apakah ada ceruk pasar yang cukup besar untuk itu?
Tanpa pasar yang cukup besar, ide Anda mungkin tidak akan pernah berhasil. Anda perlu menentukan apakah ada ceruk pasar untuk ide Anda.

5. Apakah Anda cukup bersemangat tentang hal itu?
Bisnis Anda kemungkinan akan menghabiskan seluruh waktu Anda, jadi pastikan Anda bersemangat untuk membuatnya sukses. Penting bahwa ide Anda adalah sesuatu yang benar-benar Anda pedulikan, bukan hanya sesuatu yang Anda targetkan karena sepertinya itu bisa menguntungkan.
Memulai bisnis membutuhkan banyak waktu, energi, dan kesabaran, idealnya, ide yang Anda minati serta keahlian atau pengalaman yang Anda miliki.

6. Sudahkah Anda menguji ide Anda?
Anda tidak akan tahu apakah bisnis Anda layak sampai Anda mengujinya pada orang asing. Ujilah – tidak hanya dengan teman-teman dekat anda, tetapi dengan orang-orang jujur ​​yang akan menjadi target audiens ideal Anda, dan kemudian dengarkan umpan baliknya. Jika dari sampel target Anda mengatakan [ide Anda] fantastis dan [bertanya] di mana mereka bisa mendapatkannya, Anda tahu bahwa mereka menyukai sesuatu, tetapi jika mereka kurang antusias, itu mungkin bukan ide yang bagus seperti yang Anda pikirkan.

7. Apakah Anda terbuka untuk saran?
Jika Anda tidak terbuka untuk mengubah atau mengadaptasi ide Anda agar sesuai dengan apa yang diinginkan pelanggan Anda, ide bisnis Anda mungkin tidak layak untuk dikejar. Sukses terjadi ketika Anda mau mendengarkan dan mempertimbangkan saran orang lain. Kebanyakan ide bagus membutuhkan beberapa penyesuaian untuk sampai ke pasar. Berpikiran tertutup akan mematikan bisnis Anda.

8. Bagaimana Anda akan memasarkan bisnis Anda?
Banyak pengusaha berpikir tentang masalah yang akan dipecahkan oleh bisnis mereka tetapi tidak memikirkan bagaimana mereka berniat memasarkan bisnis mereka kepada pelanggan sasaran mereka. Strategi pemasaran Anda dapat menentukan apakah ide bisnis Anda bagus. Jika Anda memiliki strategi pasar yang solid dan produk yang layak, Anda mungkin akan sukses, tetapi jika Anda memiliki produk hebat tanpa tahu bagaimana menjangkau pelanggan potensial, maka akan sangat sulit untuk membuatnya sukses. Memikirkan hal itu sedini mungkin adalah kuncinya.

9. Apakah Anda bersikap realistis tentang tujuan Anda?
Betapapun bersemangatnya Anda tentang ide bisnis baru, penting untuk tetap membumi dan bersikap realistis tentangnya. Hanya karena Anda memiliki visi dan memutuskan untuk membangunnya, bukan berarti sisanya akan mengikuti. Meskipun Anda mungkin memiliki ide yang orisinal, revolusioner, atau mendahului zamannya, harus ada peluang pasar yang nyata dan solid untuk memastikannya berhasil.