2.584 Penumpang telah Terbang dengan Private Jet dari Bandara Soetta

(Business Lounge Journal – News)

Sebanyak 523 penerbangan private jet (jet pribadi) dengan 2.584 penumpang telah terbang dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) terhitung sejak 24 Januari 2022 hingga 10 Maret 2022, demikian seperti yang telah disampaikan PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II. Terdiri dari 170 penerbangan internasional dan 353 penerbangan domestik dengan 14 maskapai penerbangan yang memang telah mengoperasikan layanan jet pribadi.

Sebelumnya layanan yang dikategorikan dalam general aviation ini dioperasikan di Bandara Halim Perdanakusuma. Namun oleh karena revitalisasi yang sedang berlangsung, maka penerbangan private jet pun dipindahkan operasionalnya ke Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam keterangan resmi Muhammad Awaluddin, President Director AP II disampaikan bahwa Bandara Soekarno-Hatta memang telah memiliki fasilitas dan infrastruktur yang mumpuni untuk memfasilitasi layanan dan operasional private jet. Sebab didalam pengoperasiannya, tidak dapat mengganggu operasional penerbangan berjadwal. Karena itu secara khusus, keberangkatan dan kedatangan penumpang private jet dilakukan di Saphire Precious Lounge, Terminal 1.

Selainitu dalam pengoperasian layanan private jet, paling tidak dibutuhkan 3 fasilitas khusus, yaitu ruangan atau lounge khusus, area parkir kendaraan khusus, serta layanan Bea Cukai, karantina, dan imigrasi eksklusif. Namun tidak hanya itu, Bandara Soekarno-Hatta juga telah memiliki berbagai infrastruktur yang lengkap di sisi udara seperti east cross taxiway, high speed exit taxiway, serta runway ketiga. Sederet fasilitas ini tentu saja mendukung terjadinya peningkatan layanan penerbangan private jet. 

Keberadaan layanan penerbangan private jet semakin melengkapi ekosistem penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Seperti telah kita ketahui bahwa bandara pada umumnya telah memiliki penerbangan berjadwal yang dilayani berbagai maskapai penerbangan domestik, maskapai dengan jadwal penerbangan internasional, serta layanan helikopter. Sehingga para penumpang pesawat berjadwal juga memiliki pilihan dalam melanjutkan perjalanannya. Ketika mereka mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, mereka pun dapat memilih untuk melanjutkan perjalanan dengan menggunakan private jet untuk mencapai destinasi selanjutnya.