Rahasia Menjadi Top Performer

(Business Lounge Journal – Entrepreneurship)

Tulisan ini adalah bagi Anda yang sedang berupaya untuk memiliki performance yang excellent di tempat Anda bekerja, juga bagi Anda, yang ingin mengidentifikasi karyawan seperti apa yang dapat Anda nilai sebagai top performer. Saya yakin jika Anda seorang pemilik bisnis maka Anda pernah mengalami sebuah pertimbangan dalam menentukan memilih kandidat untuk direkrut atau memilih karyawan untuk mendapatkan promosi. Bagaimana Anda dapat membedakan seorang karyawan biasa dengan karyawan yang berprestasi? Atau bagaimana Anda menetapkan kualifikasi yang harus dimiliki oleh para karyawan Anda. Ada beberapa yang dapat menjadi bekal bagi Anda sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan.

  1. Memiliki rasa ingin tahu (tentunya dalam batas wajar)

Anda tentu akan merasa senang dengan para karyawan yang mengerjakan tugas dan menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Namun, Anda akan menjadi puas dengan mereka yang memiliki rasa ingin tahu, sehingga mereka tidak hanya sekedar menyelesaikan peran dan tanggung jawabnya saja, tetapi selalu ingin mempelajari hal-hal apa lagi yang dapat mereka kerjakan untuk mendukung pencapaian visi organisasi secara luas. Mereka ini adalah orang-orang yang memiliki pola pikir sebagai owner (think like the owner).

Mereka yang memiliki kualifikasi ini sudah tentu akan selalu hadir untuk mendukung Anda. Dengan kata lain, mereka akan dengan ‘totalitas’ membawa seluruh diri mereka untuk bekerja dengan tulus dan selalu memperhitungkan kondisi yang sedang dialami oleh perusahaan. Kesenangan mereka untuk belajar dan memecahkan masalah tidak hanya mengagumkan, tetapi juga tidak akan pernah terpuaskan. Mereka akan selalu mencari solusi kreatif untuk masalah bisnis bahkan sudah menjadi sebuah refleks bagi mereka. Mereka senang untuk mengajukan pertanyaan kepada diri mereka sendiri, sehingga memungkinkan mereka untuk tetap proaktif sebelum manajer perlu turun tangan — pada akhirnya mereka akan mendorong produktivitas di seluruh perusahaan.

2. Memiliki kemampuan untuk belajar

Kualifikasi kedua ini berkaitan dengan kualifikasi pertama. Keingintahuan seorang karyawan akan mempertajam kemampuannya untuk belajar dengan cepat. Meskipun kedengarannya mudah, kecenderungan untuk mempelajari hal-hal baru dengan cepat dan efektif merupakan keterampilan yang tidak terpisahkan. Mampu menyerap informasi dengan cepat, memprosesnya, dan akhirnya menerjemahkan informasi baru itu ke dalam tindakan memacu pertumbuhan dalam skala besar. Bahkan ini akan memampukan seorang karyawan menguasai bidang-bidang yang sering kali tidak berkaitan dengan background kuliah mereka.

  1. Kemampuan merespon feedback menjadi sebuah tindakan

Wah, ini tentu saja tidak mudah, tetapi jika seorang karyawan dapat mewujudkannya, tentu saja ia seorang yang memiliki kemampuan yang excellent. Umpan balik (feedback) merupakan sebuah dasar dari hubungan bisnis profesional. Setiap klien diberikan kesempatan untuk memberikannya. Tidak dapat dipungkiri sering kali pemberian umpan balik terkadang dirasa tidak nyaman. Tetapi jika Anda ingin terus memperbaiki kualitas layanan Anda, maka hal ini sangat dibutuhkan. Nah, bagaimana karyawan dapat bereaksi terhadap umpan balik akan menjadi faktor pembeda bagi mereka yang cemerlang.

Namun, seorang karyawan yang menonjol dapat menggunakan umpan balik sebagai cara untuk berkembang. Mereka akan sangat menyadari keterbatasan mereka sehingga mereka akan bekerja dengan rajin untuk mengubah keterbatasan mereka menjadi sebuah kekuatan.

  1. Mampu bekerja sendiri maupun berkelompok

Secara alami, orang yang dapat bekerja dengan sedikit atau tanpa supervisi sangat berharga di tempat kerja. Mereka dengan mudah mengikuti arahan dan sangat mandiri dalam bekerja. Tetapi mereka juga mampu berkolaborasi, berbagi ide. Kemampuan untuk bekerja sendiri dan bekerja dengan kelompok memberi mereka fleksibilitas dan memampukan mereka untuk berkembang dalam banyak peran berbeda di perusahaan. Jika Anda seorang CEO, tentu saja Anda dapat mempercayakan berbagai proyek pada mereka.

  1. Kemampuan untuk memberdayakan orang-orang di sekitar mereka

Kualifikasi kelima ini mungkin terlihat paling tidak mungkin, tetapi tidak demikian. Karyawan yang benar-benar excellent adalah mereka yang membuat semua orang di sekitar mereka menjadi lebih baik. Jika itu adalah manajer atau pemimpin yang menonjol, mereka akan mengembangkan semua orang yang ada pada tim mereka. Jika itu adalah karyawan junior atau entry-level, maka mereka akan melibatkan rekan-rekan yang bersemangat dan menginspirasi mereka untuk dapat berkolaborasi bersama-sama. Poin ini sebenarnya sangat bergantung pada kecerdasan emosional individu. Karyawan yang excellent akan mampu berempati dengan orang-orang yang bekerja bersama mereka. Dalam banyak hal, mereka memandang rekan kerja mereka sebagai bagian dari hidup mereka. Ini karena mereka menyadari bahwa ketika satu karyawan tumbuh dan berhasil, itu adalah kemenangan bagi semua orang. Pada akhirnya, karyawan yang excellence adalah mereka yang menyadari bahwa mereka adalah manusia biasa dan kesadaran ini adalah sebuah kelebihan dan bukan sebuah kelemahan.