Segera Kembali Berbinis? Isi Checklist Dulu Yuk

(Business Lounge Journal – Entrepreneurship)

Masih dalam rangka bersiap untuk kembali ke tempat kerja nih. Sehubungan angka kasus Covid-19 yang terus menurun, maka sudah tentu kita segera akan kembali pada aktivitas bisnis kita dengan segera. Semangat dong? Kondisi pandemi ini memang dapat dikategorikan sebagai kondisi luar biasa yang belum pernah dialami sebelumnya. Saya yakin kondisi ini cukup membuat para entrepreneur memutar otak bagaimana caranya untuk tetap dapat survive. Nah, pe er selanjutnya yang harus dipikirkan adalah bagaimana cara kerja kita menjadi lebih efisien jika dibandingkan dengan cara kerja kita sebelum pandemi. Tetapi jika mau jujur, pandemi ini memang sudah memaksa budaya kerja kita untuk berubah menjadi lebih efisien. Mereka yang tidak dapat mengikutinya, sudah tentu akan mengalami kesulitan. Coba kita buat checklist sebagai persiapan untuk kembali mengaktifkan bisni kita.

Sudah lakukan otomatisasi?

Sudah tentu, intensitas tatap muka, kerja tim, Work From Office, semuanya akan tetap terbatas. Karena itu, apa yang sudah dimulai ketika Work From Home sebaiknya dapat dipertimbangkan untuk tetap dijalankan. Hanya, tentu saja dapat dipertimbangkan untuk mulai menyertakan teknologi dalam dunia bisnis Anda. Apalagi kecanggihan teknologi artificial intelligence sudah tidak terbendung lagi. Belum lagi kecanggihan bigdata, serta berbagai software yang dapat mendukung business process automation untuk membangun customer relationship serta meningkatkan penjualan.

Mungkin ada biaya yang harus Anda pikirkan, namun itu semua adalah investasi jangka panjang dalam rangka membangun bisnis Anda. Hal yang penting untuk diperhatikan adalah semua teknologi ini haruslah disertai dengan ide dan kreativitas. Sebab tanpa kedua hal tersebut, teknologi hanyalah sebuah robot yang tidak akan menghasilkan apa pun juga. Algoritme yang canggih bila Anda manfaatkan maka akan memampukan Anda untuk mengolah data kinerja di masa lalu guna membangun prediksi yang akurat mengenai kesuksesan di masa depan. Semakin banyak Anda menggunakan big data untuk bisnis Anda, maka Anda pun akan semakin produktif.

Sudah merombak ruang kerja Anda menjadi lebih optimal?

Masalah bekerja cerdas, pasti sudah sering Anda dengar, walaupun bekerja keras juga tetap penting untuk dilakukan. Salah satu yang menunjang produktifitas seluruh tim, sudah tentu ruang kerja yang Anda sediakan. Perhatikanlah, apakah ruang kerja sudah memenuhi prokes yang sebagaimana mestinya. Lalu kemudian perhatikan juga apakah furniture yang Anda pilih juga sudah memenuhi poin-poin yang menunjang kesehatan karyawan. Kelihatannya sepele, ya? Bukankah kalau mau bekerja, sambil berdiri pun bisa bekerja? Tetapi saya rasa saat ini nilai-nilai kesehatan akan sangat dijunjung tinggi. Jadi tidak ada salahnya jika Anda memperhatikan hal ini sebab produktifitas karyawan akan terkait di dalamnya.

Sebuah riset yang dilakukan oleh Institute of Medicine, masalah musculoskeletal (sistem yang terdiri dari otot, jaringan ikat, saraf, serta tulang dan sendi) telah menimbulkan kerugian bagi pengusaha di AS berkisar $45 miliar hingga $54 miliar per tahun. Wow, itu setara dengan 641 triliun rupiah hingga 768 triliun rupiah. Sangat besar.

Bahkan bagi sebagian orang, skema warna kantor atau nuansa tempat kerja akan berperan dalam membuat bisnis berfungsi lebih baik. Ini tentu saja terkait psikologi warna yang tidak dapat diabaikan bahwa ini akan berpengaruh pada pelanggan dan karyawan. Anda tentu menjadi tidak bersemangat ketika harus bekerja dalam sebuah lingkungan dengan warna-warna kusam dan pencahayaan yang temaram.

Selain lingkungan kerja yang secara fisik menunjang, maka perhatikan juga untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif. Beberapa hal yang dapat menurunkan produktivitas lebih cepat adalah ketika suasana kerja yang tidak kondusif. Karena itu kembangkanlah rasa empati dan pemikiran-pemikiran yang diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah yang ada.

Sudah menerapkan paperless?

Ini sebenarnya sudah pernah kita bahas. (Baca: Sudahkah Anda Berbisnis tanpa Kertas?). Memiliki kantor tanpa kertas tidak hanya menghemat pohon, tetapi juga menghemat waktu dan ruang. Munculnya komputasi awan tentu saja akan memudahkan Anda untuk mewujudkan cara kerja seperti ini. Tetapi tetap harus mengantisipasi sebab ketika mendigitalkan segalanya dan kemudian Anda mengalami kehilangan data, maka akan dapat menghabiskan banyak uang. Jadi sebaiknya simpan salinan cetak dari dokumen terpenting Anda.

Sudah mulai melakukan riset pemasaran?

Sekarang ini, sosialisasi banyak dilakukan melalui media sosial. Namun perlu diperhatikan bahwa semua yang terkait dengan media sosial bergerak dengan sangat cepat, serta mengikuti tren yang sering kali menghilang dengan cepat. Hal ini tentu saja membuat riset pemasaran menjadi gampang ketinggalan jaman. Walau demikian, melakukan studi statistik kuantitatif selalu diperlukan, tetapi jangan lupa untuk secara aktif tetap menjelajah ke dunia media sosial dan terus melakukan riset pada para pelanggan. Dengan demikian Anda akan dapat mengumpulkan banyak informasi tentang apa yang benar-benar diinginkan dan dibutuhkan oleh audiens target Anda. Kabar baiknya adalah sebagian besar pemasaran yang dilakukan saat ini juga melalui media sosial. Artinya, riset dan penjualan kini dapat diintegrasikan dengan lebih lancar dan organik dibandingkan sebelumnya.

Sudah memiliki prosedur yang mengutamakan kesehatan karyawan?

Tahun 2020 merupakan sebuah wake up call untuk para pemilik usaha memprioritaskan kesehatan di tempat kerja. Baik Anda maupun karyawan Anda harus sama-sama sehat baik secara fisik maupun psikis. Hal itu jelas akan meningkatkan produktivitas kerja perusahaan. Dukunglah semua karyawan memiliki kesehatan yang prima, termasuk memberikan kesempatan bagi mereka untuk dapat berolahraga secara teratur. Upayakan untuk memiliki formala yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja Anda.

Sejujurnya kita tidak akan dapat mengetahui secara pasti, apa yang akan Anda alami di depan sana. Namun berupaya memenuhi checklist di atas setidaknya akan membantu Anda untuk menjaga bisnis Anda tetap ada pada jalurnya.

Yuk, kembali beraktifitas.