Dr. Gunawan, SpPD: tentang Badai Sitokin

(Business Lounge Journal – Medicine)

Business Lounge Journal berkesempatan berbincang dengan Dr. Gunawan, SpPD tentang apa itu Badai Sitokin. Ya, mungkin ini adalah istilah yang menjadi viral pada masa pandemi ini dan marak menjadi pemberitaan ketika beberapa public figure mengalaminya. Dr. Gunawan, SpPD pun memberikan penjelasan bahwa sebenarnya Badai Sitokin dapat terjadi pada beberapa penyakit, terutama penyakit infeksi. Apa sih yang sebenarnya terjadi ketika terjadi infeksi pada tibuh? Secara umum, Dr. Gunawan, SpPD menjelaskan ketika terjadi infeksi pada tubuh kita, maka terdapat respon imun, yaitu tubuh berupaya menghilangkan infeksi yang terjadi dengan cara apa pun. Ada dua hal yang kemudian akan dilakukan oleh tubuh. Pertama, tubuh membentuk antibody. Kedua, terdapat sel-sel pada tubuh yang bertugas membersihkan virus-virus atau bakteri-bakteri yang masuk. Ada sebuah hal yang ekstrim yang terjadi yaitu pada saat tubuh memberikan respon yang sangat berlebihan. Tubuh membentuk antibody secara berlebihan. Jika diumpamakan, ada banyak tentara yang berupaya melawan musuh yang masuk, sehingga terjadilah pertempuran yang hebat sehingga meninggalkan bekas-bekas peradangan yang hebat juga. Itulah kondisi yang dinamakan badai sitokin.

“Kadang-kadang bahkan virusnya sudah hilang, bakterinya sudah hilang, tetapi proses pertempurannya masih berjalan, sebab tubuh masih merasakan bahwa ada bakteri yang harus dihilangkan,” demikian dijelaskan Dr. Gunawan, SpPD. Proses pertempuran digambarkan bagaimana pasukan sel-sel pada tubuh tersebut terus berupaya menghancurkan badan-badan sisa virus yang sudah mati. Hal ini menyebabkan respon peradangan yang semakin hebat. Proses ini tidak hanya berlaku pada pasien covid sebenarnya tetapi pada semua pasien yang mengalami penyakit infeksi. Itulah yang dinamakan Badai Sitokin.

Akhir-akhir ini, Badai Sitokin kembali disorot sehubungan dengan kasus Covid-19 yang membuat perjalanan kasus Covid-19 menjadi lebih berat. “Kalau respons tubuh kita appropriate, maka tidak akan terjadi Badai Sitokin,” demikian dijelaskan Dr. Gunawan, SpPD. Ia pun mengakui bahwa ada banyak hal yang masih belum dapat dijelaskan dari Badai Sitokin di dunia medis, bahkan masih bersifat misteri. Tetapi dengan gaya hidup yang sehat maka tubuh kita dapat memberikan respon yang tepat.

Jadi apa yang harus dilakukan? Penting yang harus dilakukan adalah untuk menjaga tubuh dan makanan, gaya hidup sehat dengan cukup vitamin, mineral, pemenuhan gizi dengan 4 sehat 5 sempurna. Dengan itu semua maka tubuh akan terbantu untuk dapat mencegah terjadinya badai sitokin.