Hoax Buster Covid-19, di Sini Kamu Bisa Saring Sebelum Sharing

(Business Lounge Journal – Interview Session)

Sulit rasanya untuk membedakan mana berita benar dan mana berita hoaks sekarang ini. Bahkan hal ini sering kali menjadi kendala bagi banyak orang di masyarakat. Sebab berita yang tidak benar dapat memicu keresahan yang dapat merugikan.

Maraknya berita-berita hoaks yang beredar di masyarakat, kemudian mendorong pemerintah untuk membuat beberapa platform yang dapat menolong masyarakat guna mengetahui fakta yang sebenarnya. Salah satunya adalah Hoax Buster yang terdapat pada website https://covid19.go.id/.

Dalam perbincangan Business Lounge Journal dengan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid selaku juru bicara vaksinasi Covid-19, disampaikan bagaimana pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan beserta Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berupaya untuk mengedukasi, melakukan sosialisasi, serta memberikan informasi melalui berbagai media sosial maupun media cetak.

Dalam perbincangan ini, dokter Nadia mengemukakan bagaimana pada kenyatannya hoaks sering kali menjadi lebih gampang dipercaya. Itulah sebabnya kementerian kesehatan memiliki moto Saring sebelum sharing.

Moto ini memang harus terus menerus didengungkan karena menurut dokter Nadia, biasanya yang namanya hoaks itu kalau dibaca kalimatnya benar-benar meyakinkan. Malah berita yang sebenarnya menjadi kurang meyakinkan. Lebih parahnya lagi, kadang-kadang kalimat pada awal berita adalah berita yang benar tetapi begitu masuk ke alinea kedua, informasi menjadi informasi yang salah.

Karena itu, dokter yang sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini menganjurkan untuk masyarakat senantiasa melakukan monitoring untuk mengetahui apakah berita yang diterimanya adalah hoaks atau bukan dengan menggunakan Hoax Buster pada https://covid19.go.id/ atau pada situs kominfo. Bahkan dalam waktu dekat, kementerian kesehatan akan merilis aplikasi covid19.go.id yang dapat diunduh pada gadget.

Selain itu, dokter Nadia menyarankan untuk masyarakat dapat mencari informasi dengan bertanya kepada nara sumber yang tepercaya. Sebagai contoh banyaknya berita yang beredar mengenai obat dan vitamin apa saja yang harus dikonsumsi oleh mereka yang terpapar Covid. Namun berita hoaks telah membuat seseorang mengkonsumsi vitamin C setiap 3 jam sekali. Alhasil, bukannya menaikkan kekebalan tubuh, malah menimbulkan penyakit maag.

Karena itu sangat penting untuk melakukan 3S (Saring Sebelum Sharing).