Co-founder Gradana, Angela Oetama – Bertahan di masa pandemi

(Business Lounge Journal – Interview Session)

Masa pandemi bukanlah sebuah masa yang mudah, memang diakui oleh Angela S Oetama, Co founder Gradana. Untuk itu, ia pun me-redefine bsinisnya. Semula Gradana hanya memberikan pendanaan untuk mereka yang membutuhkan biaya untuk menyewa rumah, mereka yang membutuhkan uang muka untuk membeli rumah, atau melakukan renovasi. Tetapi pada masa pandemi, selain menjadi sebuah strategi, Angela juga ingin memberikan social impact untuk memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan dengan memberikan pendanaan untuk kebutuhan yang berbeda terutama pada sektor kesehatan.

“Property menjadi lebih penting daripada sebelumnya karena orang butuh tempat tinggal sebab harus di rumah saja. Tapi di luar itu kita extend service ke medical sector, provide financing buat perusahaan yang menjadi supplier medical equipment, hospital bed, atau hand sanitizer yang butuh botol dan lainnya. Mereka kita support juga,” demikian dijelaskan Angela. selain itu Gradana pun mendukung pembiayaan Rumah Sakit yang akan melakukan renovasi ataupun pembelian perlengkapan kesehatan lainnya.

Angela juga menceritakan bagaimana sebagai seorang manusia seperti para entrepreneur lainnya, ia juga pernah mengalami kehilangan rasa optimis. Namun ketika hal ini terjadi maka selain dibutuhkan dapat memotivasi diri sendiri, juga dibutuhkan supporting system dan right people yang dapat membantu. Seperti pasangan, keluarga, juga business partner yang sangat mendukung.

Angela pun mengapresiasi semua entrepreneur yang masih survive di masa pandemi ini, sebab tidak mudah bagi mereka. Mereka yang bekerja sebagai seorang karyawam, ketika mereka pulang ke rumah maka mereka dapat memutuskan untuk melupakan kesusahan pekerjaannya sejenak. Tetapi itu tidak dapat dilakukan oleh seorang entrepeneur, sebab mereka harus terus mengingat customer, employee, dan other stake holder yang akan menuntut tanggung jawab mereka.

Dalam memilih partner, Angela pun memberikan tips-tips yang dia miliki sebab masalah partnership dalam mendirikan sebuah bisnis tidak dapat disepelekan. Ketika sebuah perusahan investor akan melakukan investasi di kemudian hari maka masalah partnership adalah masalah critical yang akan diperhatikan. Sebab salah memilih partner, dapat membuat masalah di kemudian hari. Itulah sebabnya tidak sedikit bisnis yang bubar di tengah jalan karena konflik yang terjadi.