Rumania bisa Menjadi Negara Terfavorit bagi Para Digital Nomad

(Business Lounge Journal – News and Insight)

Rumania tampaknya sedang mengincar untuk menjadi negara tujuan terfavorit di kawasan Eropa Tengah dan Timur bagi para digital nomad. Langkah ini dilakukannya untuk menyaingi Kroasia, Estonia, dan Georgia yang sudah lebih dulu mengeluarkan peraturan untuk memikat para pekerja jarak jauh ini. Seperti telah kita ketahui, pandemi Covid-19 memang telah membawa sebuah perubahan paradigma dalam cara bekerja. Orang dapat bekerja dari mana saja, sebab kehadiran secara fisik bukan lagi hal yang sangat penting. Maka kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh negara-negara berkembang untuk mendulang keuntungan secara finansial untuk masuk ke dalam perekonomian mereka.

Baru-baru ini Rumania pun mengeluarkan digital nomad visa untuk mengambil bagian dalam kesempatan menjadi negara tujuan bagi para digital nomad.

Lalu apakah yang menjadi nilai lebih yang ditawarkan Rumania?

Rumania berlakukan batasan penghasilan yang lebih rendah

Saat ini di Eropa Tengah dan Timur, Kroasia, Estonia, dan Georgia sudah menawarkan digital nomad visa, yang memungkinkan para pekerja jarak jauh untuk tinggal di Negara-negare tersebut hingga 12 bulan namun biasanya disertai persyatratan bahwa mereka tidak bermaksud untuk memberikan layanan. kepada perusahaan di negara tujuan tersebut.

Saat ini, pendapatan bulanan minimum terendah diberlakukan di Georgia – yang mulai menawarkan visa nomaden digital pada musim panas lalu sebagai sarana untuk meningkatkan perjalanan asing ke negara itu setelah pariwisata terkena dampak buruk pandemi Covid-19. Negara ini mewajibkan pengembara digitalnya menghasilkan setidaknya memiliki penghasilan minimal sekitar 1.655 euro atau setara dengan 29 juta rupiah.

Sedangkan Estonia, yang menjadi negara pertama di kawasan ini yang menawarkan visa nomad digital – hanya beberapa bulan sebelum Georgia – memiliki persyaratan pendapatan minimum yang jauh lebih tinggi yaitu 3.504 euro atau setara dengan 61 juta rupiah. Namun, pekerja jarak jauh di negara ini bisa mendapatkan akses ke infrastruktur e-government yang mendunia.

Sementara Kroasia, yang meluncurkan visa nomaden digitalnya pada Januari lalu, meminta para pengembara digital untuk memiliki penghasilan sekitar 2.240 euro per bulan atau setara dengan 39 juta rupiah.

Bermaksud menyaingi, maka Rumania pun memberlakukan pembatasan penghasilan yang lebih rendah yaitu sebesar  1.100 euro per bulan atau setara dengan 19,3 juta rupiah per bulan. dengan demikian Rumania pun akan menjadi salah satu negara yang paling mudah diakses di kawasan Eropa Tengah dan Timur.

Jumlah para pengembara digital memang terus bertambah di dunia. Hal ini dipandang menarik oleh pemerintah Rumania yang segera bertindak untuk membuat rancangan undang-undang yang akan mengakomodirnya. Beberapa hal yang juga menjadi nilai tambah yang patut dipertimbangkan adalah biaya hidup yang relatif rendah dan internet super cepat yang menjangkau sampai ke daerah pedesaan paling terpencil. Wow, sangat menarik tentunya.

Tawarkan internet super cepat

Jumlah para pengembara digital memang terus bertambah di dunia. Hal inilah yang dipandang menarik oleh pemerintah Rumania dengan bersegera membuat rancangan undang-undang yang akan mengakomodir para remote worker. Beberapa hal yang juga dapat menjadi pertimbangan untuk memilih Rumania sebagai lokasi WFH (Working from Home) adalah biaya hidup yang relatif rendah dan internet super cepat yang menjangkau sampai ke daerah pedesaan paling terpencil. Wow, sangat menarik tentunya.

Seberapa murah sih biaya hidup di Rumania. Jika menggunakan numbeo, sebuah website yang menyajikan perbandingan biaya hidup, maka kita dapat menemukan untuk bahan-bahan makanan sehari-hari seperti beras, telur, chicken fillets, harga di Jakarta lebih murah 30% dibandingkan harga di Bucharest, ibukota Rumania. Tetapi untuk roti, keju, buah-buahan (apel, jeruk), juga letus, bawang, kentang, harga di Bucharest jauh lebih murah. Untuk harga karcis kendaraan umum, tidak berbeda jauh dengan harga di Jakarta. Tetapi untuk harga satu liter bensin di Bucharest, bisa mencapai satu setengah kali lipat harga di Jarta. Perbedaan harga yang mencolok juga terlihat pada biaya internet. Biaya internet di Bucharest hanya 30% dari harga internet di Jakarta. Jadi wajar saja jika Rumania menargetkan untuk masuk menjadi negara terfavorit bagi para pengembara digital.

Photo by fotografu