Ini Biaya-biaya Tidak Terduga yang Harus Dianggarkan Ketika Anda Memulai Bisnis

(Business Lounge Journal – Entrepreneurship)

Memulai bisnis mungkin sudah menjadi salah satu target yang Anda rencanakan. Selain untuk masa depan Anda, memiliki bisnis sendiri dapat membuat Anda bebas mengatur diri Anda sendiri, inilah yang sering kali menjadi impian banyak startup. Namun penting untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi permasalahan yang terkait cash flow. Hal ini dapat menjadi sebuah tantangan yang paling besar ketika Anda mulai berbisnis. Namun demikian, jika Anda memiliki perhitungan dan anggaran yang telah Anda susun sebagai sebuah antisipasi, maka permasalahan yang akan dihadapi tentunya dapat diminimalisir. Sekarang, coba periksa apakah biaya-biaya berikut ini sudah Anda perhitungkan pada anggaran Anda.

Biaya karyawan

Saat bisnis Anda berkembang, Anda perlu mempekerjakan karyawan untuk membantu Anda. Ingatlah bahwa meskipun Anda membayar karyawan dengan UMR per bulan, itu bukanlah biaya yang sebenarnya. Sebagai pedoman umum, Anda perlu untuk menganggarkan biaya-biaya lainnya terkait ketenagakerjaan sebesar 25-30% dari gaji pokok karyawan setiap tahunnya. Biaya tambahan ini termasuk biaya tetap seperti pajak, asuransi, seragam, pelatihan, cuti yang dibayar dan tunjangan atau beberapa benefit laiinya. Jangan lupa untuk juga memperhitungkan biaya yang dapat terjadi rekait rekrutmen serta pelatihan karyawan baru.

Biaya konsultan

Seiring dengan perkembangan bisnis Anda, maka Anda bisa saja membutuhkan tenaga konsultan untuk membantu bisnis Anda. Misalnya, untuk melakukan pemasaran, untuk menghitung pajak, berbagai promosi sosial media, IT Provider, konsultan rekrutmen, akuntan, dan beberapa kebutuhan lainnya. Semua ini dibutuhkan sehingga Anda tidak perlu menghabiskan lebih banyak waktu. Namun, layanan profesional tentu saja memiliki biaya, jadi ingatlah untuk menganggarkannya.

Maintenance

Menyisihkan sedikit uang untuk perawatan tak terduga untuk bangunan, mesin, atau komputer Anda juga harus diuperhitungkan. Mulai dari atap bocor hingga AC rusak serta kerusakan pada papan nama bisnis Anda, semuanya harus diperkirakan. Anda tidak pernah tahu permasalahan apa yang mungkin Anda hadapi selanjutnya. Jika Anda mengandalkan mesin, Anda juga perlu memperhitungkan biaya servis dan perbaikannya. Atau untuk mesin-mesin tertentu, Anda bahkan harus mengeluarkan biaya asuransi.

Pajak

Jangan lengah dengan pajak atau tagihan PPN yang sangat besar. Hal-hal ini sebaiknya diserahkan kepada para profesional, untuk memastikan bahwa Anda mematuhi peraturan yang berlaku dan bahwa Anda menyisihkan cukup uang setiap bulan untuk dapat membayar kewajiban Anda.

Teknologi

Cloud storage, lisensi perangkat lunak, aksesori computer, dan masih banyak lagi yang perlu Anda tambahkan harus juga diperhitungkan. Bisnis apa pun saat ini akan sangat bergantung pada seberapa Anda dapat diaskses secara online, jadi pastikan untuk membuat anggaran agar infrastruktur Anda terus berjalan.

Asuransi

Ini biaya lain yang bisa saja Anda abaikan, tetapi pada suatu kali Anda perlu juga untuk memperhitungkannya. Minimal, Anda memerlukan asuransi untuk properti, atau kendaraan bisnis Anda.

Enam hal di atas sudah pasti Anda butuhkan ketika bisnis Anda terus berkembang.