Meskipun Jaringan Internet Lelet, Orang Indonesia Tetap Doyan Belanja Online

(Business Lounge Journal – News and Insight)

Siapa yang tak kenal belanja online? Sebagian besar dari kita pastinya sudah pernah melakukan  belanja online, bahkan belanja melalui internet ini mungkin sudah menjadi rutinitas kita. Terlebih datangnya pandemi Covid 19, membuat peningkatan belanja online terjadi begitu pesat. Belanja online menjadi altenatif, sebagai efek dari kebijakan pemerintah melakukan PSBB dan kekuatiran masyarakat terkena Covid 19. Sebuah survei yang dilakukan oleh Perusahaan MarkPlus, menunjukkan bahwa terjadi perubahan kebiasaan masyarakat Indonesia dalam berbelanja selama masa pandemi ini sebagaimana belanja keperluan sehari-hari yang biasanya dilakukan per minggu, menjadi per bulan, meskipun jumlah pembeliaannya lebih banyak. Nah ternyata orang Indonesia jadi juara dalam belanja online. Menurut laporan yang bertajuk “Digital 2021”, perusahaan marketing We Are Social  melaporkan bahwa Indonesia menempati posisi pertama sebagai negara yang pengguna internetnya suka berbelanja online pada tahun 2020. Sejumlah 87 % responden di Indonesia mengakui bahwa mereka berbelanja online dalam sebulan terakhir ini.  Sementara peringkat-peringkat selanjutnya ditempati oleh Inggris  yaitu sebesar 85,5%, Thailand sebesar 83,6%, Malaysia sebesar 82,9%, dan Jerman sebesar 81,6%.

Di sisi lain, dalam penelitian ini dilaporkan bahwa kualitas internet di Indonesia termasuk yang buruk. Indonesia  berada di urutan 44 dari total 46 negara yang disurvei, dengan kualitas internetnya hanya sebesar 17,26 Mbps. Indonesia kalah dari Nigeria  yang kualitas internetnya 18,4 Mps, dan Malaysia 25,6 Mps. Sebagai perbandingan, kualitas internet terbaik di tempati oleh negara Uni Emirat Arab sebesar 177,52 Mbps, yaitu 10 kali lipat lebih baik dari Indonesia.  Sementara rata-rata kecepatan internet di dunia adalah 42,7 Mbps. Hal yang kontradiksi lainnya adalah bahwa pendapatan rata-rata e-commerce di Indonesia di tahun 2020 hanya US$219 juta atau 3,08 trilliun, tidak sebanding dengan tingkat kegemaran pengguna internet di Indonesia dalam berbelanja online yang berada di peringkat pertama.

Dalam penelitian ini, juga ditemukan beberapa perilaku costumer online Indonesia. Orang Indonesia juga juara dalam memblokir iklan online, yaitu sebanyak 58,8 persen, mengalahkan India dan Malaysia. Selain itu orang Indonesia juga menjadi juara dalam penggunaan aplikasi transportasi online, mengalahkan Brasil, Singapura, Meksiko, dan Malaysia. Tidak sampai di situ, Indonesia juga juara dalam penggunaan aplikasi pesan antar makanan. Selain itu semua, ada satu lagi kegemaran pengguna internet di tanah air yaitu gemar bermain video game. Indonesia berada pada peringkat ketiga yakni sebanyak 94,5 % pengguna internet yang bermain video games, adapun peringkat pertama adalah Thailand sebesar 96,6 % dan peringkat kedua adalah Filipina sebesar 95,8 %.

Rebecca Hayati, S.Pd., MM/Partner of Management & Technology Services Division, Vibiz Consulting Group