Bagaimana Agar Bisnis Kedai Kopi bisa Tetap Survive di Masa Pandemi Saat ini

(Business Lounge Journal – Entrepreneurship)

Rasanya kopi sudah menjadi sebuah pelengkap hari bagi begitu banyak orang. Bisa dianggap mulai dari sebuah gaya, sebagai teman, sahabat, bahkan sudah menjadi sebuah kebutuhan. Siapa yang tidak pernah nongkrong di kedai kopi, warung kopi, cafee, coffee shop – entah apalah namanya – sebelum pandemi? Kita bisa melakukan banyak hal di sana, mulai dari kerja serius, meeting, ngobrol, kerja kelompok, membangun bisnis, atau mungkin hanya sekedar killing time sambil menunggu. Hal ini membuat para entrepreneur bergerak cepat untuk membangun banyak tempat ngopi sehingga sangat mudah untuk menemukan tempat nongkrong sambil ngopi, baik di kota besar, kota kecil, bahkan pedesaan. Tidak heran di gang-gang sempit pun, Anda dapat menemukan kedai ngopi.

Namun ketika pandemi melanda bangsaku tercinta…bump…dalam sekejap hampir semua kedai kopi menjadi sunyi sepi. Tidak ada lagi keramaian yang sehari-harinya dapat ditemui di sana. Krisis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini telah mempengaruhi sektor bisnis dan perekonomian, termasuk bisnis kedai kopi.

Tetapi kita bisa melihat bahwa ternyata di tengah pandemi covid19, permintaan kopi di negara-negara lain seperti Australia, Amerika Serikat, dan Eropa kembali meningkat. Hal ini dikarenakan mereka yang bekerja dan belajar di rumah tetap memesan kopi untuk menemani aktivitas mereka di rumah, demikian seperti pernah dilansir oleh Financial Times. Sehingga walaupun aktivitas di tempat-tempat ngopi belum bisa kembali seperti semula, tetapi bisnis kedai kopi tetap dapat survive. Tetapi tentu saja dibutuhkan beberapa penyesuaian pada bisnis ini. Bagaimana caranya? Perhatikan setiap peluang yang dapat dikembangkan agar bisnis kedai kopi Anda tetap dapat bertahan.

Di tengah pandemic covid’19  restoran dan cafe ditutup bukan berarti bisnis kopi hilang begitu saja bagi masyarakat Eropa dan Amerika maka ketika lockdown berlaku di negara mereka, mereka membuat kopi sendiri, dan yang cepat dan mudah adalah memakai kopi sachet, sehingga pada saat pandemi permintaan kopi Robusta lebih banyak dan diminta oleh industri atau pabrik kopi sachet.

Berbeda dengan Indonesia di mana pembelian online marak sekali terjadi, maka para pemilik kedai kopi masih bisa memenuhi kebutuhan pelanggannya dengan melakukan pemesanan online jadi bagi pemilik kedai kopi ini yang harus dilakukan.

Delivery Service and Take Away

Selain pelanggan Anda dapat membawa pulang kopi kesukaannya, pastikan bahwa kedai kopi Anda juga memiliki layanan pesan antar. Apalagi jika Anda sudah mempunyai pelanggan, maka kopi Anda pasti sudah sangat dirindukan. Karena itu untuk melayani permintaan pembeli, Anda dapat bekerja sama dengan layanan ojek online. Layanan pesan antar ini juga akan menarik pelanggan baru, meningkatkan penjualan anda, dan membuat kedai kopimu lebih terkenal.

Hygienic Packaging

Perhatikan masalah kebersihan. Anda perlu membuat kemasan yang benar-benar aman dan higienis. Ingat, “first impression is the last impression”, Anda tidak bisa mengulangnya. Karena itu buatlah packaging yang menarik. Begitu juga bila Anda mengirimkan biji kopi, pastikan Anda mengemasnya dengan benar sehingga kopi tidka akan rusak karena terkena sinar matahari secara langsung.

Karena produk Anda akan dibawa oleh layanan antar, misalnya ojek, maka pastikan bahwa kopi Anda tidak akan merepotkan si pengantar untuk menjaganya agar tidak tumpah. Sehingga pastikan Anda mengemasnya dengan aman ketika dibawa dengan motor.

Family Size Package

Semua orang mempunyai pilihan untuk bekerja di rumah, sehingga bisa saja tidak hanya satu orang yang akan menikmati kopi Anda. Karena itu, Anda bisa menyediakan produk kopi yang dapat dinikmati di rumah bersama dengan keluarga, misalnya saja produk kopi satu liter. Ini akan menjadi pilihan menarik tentunya, ketimbang pelanggan harus memesan beberapa kali.

Paket Promosi Menarik

Semua selalu tertarik bila mendengar kata “promo”, apalagi bila dapat berhemat dengan promo tersebut. Karena itu buatlah berbagai promosi yang menarik, seperti Buy 1 Get 1, diskon setengah harga untuk isi ulang kopi Family Size Package, berhadiah mug/cangkir dengan brand Anda kepada pelanggan, free delivery service untuk pengantaran pada jarak tertentu, dan masih banyak ide promo lainnya.

Manfaatkan Media Sosial

Saat ini hampir semua orang memiliki akun media sosial. Sebagai pelaku usaha kedai kopi, Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk  bisa meningkatkan brand awareness kepada pelanggan. Pastikan Anda rajin membuat posting dan meng-update akun media sosial bisnis kopi Anda. Selain itu Anda dapat membuat promo kejutan pada jam-jam tertentu yang Anda umumkan pada media sosial Anda. Misalnya, ada diskon menarik untuk 5 orang pertama yang melakukan repost, yang memberikan jawaban, dan tantangan-tantangan sejenisnya. Wah, ini akan membuat akun Anda senantiasa diamati pelanggan.

Jangan Abaikan Pelanggan

Sebuah kedai kopi yang mendunia memiliki strategi LATTE untuk mengembangkan binisnya. Singkatan dari Listen to the costumer’, Acknowledge their complaint, Take action to solve the problem, Thank them, and Explain why the problem occured. Ïni metode yang penting untuk Anda terapkan, sebab satu orang pelanggan yang kecewa sudah dapat dipastikan akan menyebarkan “berita kecewa”-nya pada orang serumahnya, yang kemudian dapat menyebar dengan lebih cepat lagi. Belum lagi jika ia memberikan rating buruk pada aplikasi yang dapat dilihat oleh banyak orang lainnya. Karena itu, pastikan Anda memperhatikan setiap penilaian yang Anda peroleh. Jika memungkinkan, berikan apresiasi bagi mereka yang memberikan penilaian baik. Namun untuk yang memberikan penilaian buruk, ini wajib Anda perhatikan. Pastikan apa yang menjadi keluhan pelanggan, berikan respon dan permintaan maaf, serta solusi tentunya.

Jika Anda ingin usaha kedai kopi Anda berkembang, Anda perlu untuk mengembangkan para pekerja di kedai kopi Anda. Mereka perlu  dilatih untuk sabar, sigap, dan telaten melayani pelanggan dan memiliki kebiasaan-kebiasaan yang positif. Berikanlah arahan secara berkala.

Ini disesuaikan karena yang ada industri rumah tangga, kafe2 dengan pekerja sedikit  aturan kerja dirumah dilihat lagi ?

Ada banyak kreativitas yang dapat Anda lakukan sebenarnya pada bisnis kedai kopi Anda, tetapi beberapa hal di atas diharapkan dapat membantu Andai untuk tetap dapat bertahan di tengah situasi  pandemi covid-19 yang terjadi saat ini.

Salam kopi!

Debbie Kusuma/VMN/BLJ