Mengenal Telegram, Aplikasi Chatting Saingan WhatsApp yang sedang Naik Daun

(Business Lounge Journal – Tech)

Di awal tahun ini, warganet dihebohkan dengan kabar dari WhatsApp yang akan melakukan pembaruan kebijakan privasi. Problemnya adalah kebijakan baru yang tadinya direncanakan akan diterapkan mulai Februari ini, dinilai merugikan karena mengharuskan penggunanya berbagi datanya dengan Facebook.  Jika tidak menyetujuinya maka pengguna akan kehilangan akses pada WhatsAppnya. Pihak WhatsApp akhirnya memutuskkan menunda pemberlakuan aturan ini sampai bulan Mei 2021.

Sebagai efek dari kebijakan ini maka ramai-ramai para pengguna WhatsApp beralih pada aplikasi pesan instant  lainnya yang dinilai lebih andal dan aman, dan yang terpopuler adalah Telegram.  Sebagai informasi, Telegram adalah aplikasi pesan instan yang dibuat oleh Nikolai dan Pavel Durov, dua kakak beradik. Aplikasi Telegram pertama kali diluncurkan pada tahun 2013, berbasis di Dubai.

Data dari Firma riset Sensor Tower mengungkapkan bahwa dalam dua hari pada akhir pekan lalu, Telegram diunduh oleh lebih dari 2,2 juta pengguna di platform Android (Play Store) dan iOS (App Store). Sementara jumlah unduhan WhatsApp mengalami penurunan signifikan, yakni sebesar 11 persen dalam tujuh hari pertama tahun 2021, dibanding periode sebelumnya. Peringkat WhatsApp di daftar aplikasi terpopuler juga mengalami penurunan  baik di Android dan iOS.

Nah sebenarnya apa sih yang menjadi keunggulan Telegram sehingga banyak pengguna WhatsApp beralih? Keunggulan yang terutama adalah Telegram merupakan aplikasi yang didesain dari awalnya memang untuk mendahulukan privasi penggunanya. CEO dan pendiri aplikasi Telegram, Pavel Durov mengatakan bahwa privasi pengguna adalah hal yang sangat penting bagi Telegram. Menurut Durov, rahasia suksesnya Telegram adalah bahwa Telegram menghormati penggunanya. Komitmen Telegram adalah untuk melindungi percakapan pribadi pengguna dari pihak ketiga dan juga dari para pengiklan, karena itu Telegram juga tidak beafilisiasi dengan perusahaan teknologi apapun.

Untuk menjaga privasi penggunanya, Telegram menggunakan sistem enkripsi end-to-end, dengan demikian pihak Telegram tidak bisa membaca isi pesan dari para penggunanya. Masih dalam rangka mendahulukan privasi, Telegram juga memiliki fitur Secret Chat. Sesuai namanya, maka fungsi dari fitur ini adalah membantu supaya percakapan sesama penggunanya bisa lebih rahasia. Pesan rahasia ini tidak bisa diforward (diteruskan) pada obrolan lain. Secret Chat ini juga dilengkapi dengan fitur screenshot alert, yaitu pengguna juga akan diberitahu apabila lawan bicaranya melakukan tangkapan layar dari obrolannya. Pengguna juga dapat melakukan pengaturan agar pesan bisa terhapus secara otomatis dalam jangka waktu yang ditentukan.

Keunggulan lainnya adalah kemampuan Telegram untuk membuat grup dalam skala besar, hingga maksimal 200,000 orang. Selain itu keunggulan lainnya, Telegram bisa digunakan pada beberapa nomor telepon sekaligus Jadi pengguna tidak perlu repot ketika mau menganti nomor teleponnya. Jika pengguna ingin menganti nomor telepon Telegram yang digunakan, pengguna hanya perlu mengubah nomor teleponnya pada bagian pengaturan (setting).

Rebecca Hayati, S.Pd., MM/Partner of Management & Technology Services Division, Vibiz Consulting Group