Pandemi 2020 Timbulkan Kosa Kata Asymptomatic, Doomscrolling, Maskne, hingga Zoom Fatigue

(Business Lounge Journal – News and Insight)

Dictionary.com pada Senin (30/11) telah mengumumkan bahwa pandemi menjadi “2020 Word of the Year”. Hal ini dikarenakan pandemi COVID-19 telah sangat memengaruhi setiap sektor masyarakat dan sering kali menjadi alasan terjadinya banyak peristiwa pada tahun ini di seluruh dunia.

Seperti pandemi banyak mengubah kehidupan pada tahun 2020, maka pandemi juga telah mengubah bahasa, sehingga membutuhkan kosa kata baru untuk menggambarkan realitas yang baru. Dictionary.com pun melakukan penelusuran catatan dan menemukan beberapa istilah baru atau asing, mulai dari kata asymptomatic hingga kata doomscrolling. Asymptomatic adalah cara penularan virus corona oleh orang yang tidak memiliki gejala (orang tanpa gejala) dan tidak akan pernah mendapatkan gejala dari infeksi tersebut. Sedangkan doomscrolling adalah kecenderungan terus-menerus berselancar menelusuri kabar buruk di media sosial.

Uniknya lagi, John Kelly, Senior Research Editor at Dictionary.com menggambarkan bahwa semua peristiwa yang terjadi sepanjang tahun 2020, baik besar maupun kecil, akan dikaitkan dengan pandemi: bagaimana orang membatalkan perjalanan dan menunda pernikahan yang direncanakan sebelum pandemi, bagaimana orang memberikan hak pilih, melakukan unjuk rasa, atau mengevakuasi kebakaran dan badai selama pandemi. Sehingga orang dengan mudah menggunakan kata pandemi untuk menggambarkan situasi yang dialaminya, mulai dari pandemi ekonomi, pandemi sekolah, pandemi dalam membuat kue, bahkan sampai pandemi saat mendapatkan anak anjing. Itulah sebabnya, dictionary.com memilih kata pandemi untuk mendefinisikan tahun 2020.

Pandemi sebenarnya didefinisikan sebagai “penyakit yang menyebar di seluruh negara, benua, atau seluruh dunia”. Berasal dari akar kata Yunani yang berarti “semua orang”. Sejak 11 Maret, ketika Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi, penelusuran kata pandemi meroket lebih dari 13.500% di Dictionary.com dibandingkan dengan 2019. Kemudian, setelah pemerintah banyak memberikan arahan maka muncullah kosa kata-kosa kata lainnya termasuk asimtomatik, CDC, coronavirus, furlough (istilah untuk unpaid leave), karantina, dan sanitizer. Saat anjuran karantina mulai berlaku, kosa kata baru yang kreatif pun muncul untuk menggambarkan masa new normal, seperti coronababy, drive-by birthday, quaranteam, maskne (jerawat yang timbul akibat pemakaian masker yang terlalu lama), serta Zoom fatigue (kelelahan karena intensitas melakukan panggilan video rutin).

Penambahan bahasa baru yang tiba-tiba dan substansial memang diperlukan untuk menggambarkan beberapa situasi pada masa pandemi ini termasuk istilah social distancing hingga beberapa kata gaul. Hal ini membuat lexicographers dari Dictionary.com telah sebanyak dua kali melakukan pembaharuan sejak awal tahun, Ini adalah kejadian yang sangat langka untuk begitu banyak istilah baru dalam waktu yang singkat. Namun dari sekian banyak pencarian, jumlah penelusuran kata pandemi tetap yang tertinggi di situs selama tahun 2020, dengan rata-rata peningkatan 1000%, dari bulan ke bulan, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

RB/VMN/BLJ