(Business Lounge Journal – News and Insight)

Badan Penerbangan dan Antariksa milik Amerika Serikat, NASA bekerja sama dengan Space Exploration Technologies Corporation atau disingkat SpaceX, telah berhasil meluncurkan sebuah roket pada Minggu, 15 November 2020, menuju International Space Station (ISS).

Roket SpaceX Falcon 9 mendorong pesawat luar angkasa Crew Dragon bersama empat orang astronot: tiga orang dari NASA: Michael Hopkins, Victor Glover, dan Shannon Walker, serta Soichi Noguchi dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), menuju orbit untuk memulai misi penelitian selama enam bulan di stasiun luar angkasa.

Dilansir dari website resmi NASA, Jim Bridenstine selaku Administrator NASA menyampaikan bahwa NASA telah berkomitmen kepada rakyat Amerika dan mitra internasionalnya untuk menyediakan misi yang aman, andal, dan hemat biaya ke Stasiun Luar Angkasa Internasional menggunakan industri swasta Amerika. Ia juga mengatakan bahwa ini adalah misi penting bagi NASA, SpaceX, dan JAXA selaku mitra NASA. Misi Crew-1 adalah yang pertama dari enam misi awak NASA dan SpaceX yang akan terbang sebagai bagian dari Commercial Crew Program.

Penumpang gelap Crew-1

Sebagaimana tradisi panjang dalam penerbangan luar angkasa manusia, crew akan membawa sebuah mainan. Kali ini mereka memilih Baby Yoda mejadi bagian mereka. Mainan ini berfungsi sebagai “zero G indicator”, sebuah benda kecil yang digunakan untuk menentukan kapan pesawat ruang angkasa itu berada di orbit dan telah mencapai lingkungan gaya berat mikro. Ketika Crew Dragon terpisah dari roket Falcon 9 pada hari Minggu (15/11), Baby Yoda pun akan terangkat dari tempatnya diletakkan dan menjadi benda yang sangat membal di dalam Crew Dragon.

Astronot sering memilih “zero G indicator” yang sangat lucu untuk perjalanan mereka, ini menambah kesenangan dalam misi mereka. Selama penerbangan awak SpaceX yang pertama pada bulan Mei, astronot NASA Bob Behnken dan Doug Hurley membawa serta boneka dinosaurus bernama Tremor, yang telah dipilih oleh putra mereka. Indikator nol G lainnya di masa lalu termasuk boneka Bumi, yang dijuluki “Earthy”, yang terbang pada uji terbang Crew Dragon tanpa awak yang pertama dari SpaceX. Ketika Boeing menerbangkan CST-100 Starliner-nya dalam uji terbang tanpa awak pada tahun 2019, Snoopy kecil dengan pakaian astronot terselip di dalamnya.

Mendarat di International Space Station

Pesawat luar angkasa Crew Dragon, bernama Resilience, akan mendarat di stasiun pada Senin, 16 November sekitar pukul 11 ​​malam waktu Amerika. Selama penerbangan, SpaceX memberikan komando pada pesawat luar angkasa dari pusat kendali misinya di Hawthorne, California, dan tim NASA memantau operasi stasiun luar angkasa selama penerbangan dari Pusat Kontrol Misi di Pusat Antariksa Johnson di Houston.

Hopkins, Glover, Walker, dan Noguchi akan bergabung dengan kru Ekspedisi 64 Komandan Sergey Ryzhikov dan Insinyur Penerbangan Sergey Kud-Sverchkov, keduanya dari badan antariksa Rusia Roscosmos, dan Insinyur Penerbangan Kate Rubins dari NASA.

Rubins, Hopkins, Glover, Walker, dan Noguchi akan berpartisipasi dalam konferensi pers langsung dari orbit pada pukul 9:55 Kamis pagi, 19 November, di NASA TV dan situs web agensi.

RB/VMN/BLJ

Related Posts

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.