(Business Lounge Journal – News and Insight)

Apakah Anda termasuk dari mereka yang sering kali terkena flu? Infeksi tenggorokan? Atau penyakit pada kulit?

Mari kita melakukan simulasi. Pada pagi hari Anda tiba di kantor dengan pakaian yang rapi, bersih, dan harum. Anda berjalan menuju ruangan kerja Anda dan mengeluarkan ID card Anda, menempelkannya pada mesin akses dan Anda pun dapat melewati pintu dan sampai pada meja kerja Anda. Kemudian Anda meletakkan tas, duduk di kursi, lalu menyalakan komputer Anda. Jari-jari Anda pun mulai mengetik di keyboard, memegang mouse, sambil sesekali mengambil smartphone Anda untuk juga melakukan sedikit aktivitas di sana. Anda kembali mengambil ID card lalu berjalan menuju pintu untuk keluar ruangan sejenak. Pertanyaan untuk Anda: kapan terakhir kali Anda membersihkan ID card, keyboard, dan mouse Anda?

Tidak dapat dipungkiri jika teknologi memang sudah sangat menyatu dengan kehidupan kita, bahkan tidak lagi dapat dipisahkan hampir 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Namun tidak banyak yang menyadari bahwa semua perangkat teknologi yang digunakan juga harus dibersihkan secara berkala, jika tidak akan menjadi rumah bagi banyak materi yang mengerikan. Bayangkan saja, tangan Anda memegang uang kembali, lalu kemudian memegang ponsel Anda. Atau Anda membawa ID card ke toilet, menyentuh tutup closet dan kemudian memegangnya kembali.

Jadi bisa terbayangkan bila perlengkapan Anda sehari-hari menjadi sarangnya bakteri.

CBN Nuggets, sebuah perusahaan pelatihan untuk IT, pernah memuat dalam website-nya sebuah tabel yang mengukur banyaknya bakteri yang bersembunyi pada perangkat teknologi (tabel terlampir). Ditemukan bahwa benda yang paling banyak mengandung bakteri adalah ID card, yang memiliki bakteri 243 kali lebih banyak daripada mainan milik hewan peliharaan. Wow! Sedangkan benda yang paling bersih adalah trackpad pada laptop, tapi itu pun tetap menyimpan 162 kali lebih banyak dari bakteri pada uang kertas.

Ini bakteri yang ada pada kehidupan kita

Ada beberapa bakteri umum yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita. Ini termasuk basil, cocci gram positif, batang gram positif, dan batang gram negatif. Bakteri basil dan cocci gram positif cenderung menyebabkan penyakit paling banyak. Faktanya, basil adalah penyebab umum keracunan makanan. Bakteri batang gram-negatif juga dapat mengakibatkan tubuh menjadi resisten terhadap obat dan perawatan antibiotik. Satu-satunya bakteri umum yang biasanya tidak berbahaya bagi manusia adalah bakteri batang gram positif.

  • Bakteri kokus gram positif adalah bakteri yang paling umum ditemukan, lebih dari 42 persen. Bakteri ini sering kali menimbulkan infeksi mulut dan tenggorokan juga infeksi pada kulit. Dijamin, Anda paling enggan berurusan denganbakteri ini. Tetapi bakteri ini paling sering ditemukan.
  • Bakteri kedua yang paling sering ditemukan adalah basil (sekitar 25 persen), yang dapat bertahan hidup di lingkungan yang ekstrim.
  • Bakteri batang gram negatif ada pada 21,5 persen.
  • Bakteri batang gram positif hanya terdiri sekitar 10,8 persen dari bakteri yang ada.

CBN Nuggets mencoba memeriksa seberapa kotornya sebuah ID card dan menemukan bakteri cocci gram positif sebanyak 61 persen (bakteri yang kemungkinan membawa infeksi tenggorokan dan kulit). bakteri basil (hampir 26 persen), dan bakteri batang gram negatif (sekitar 13 persen).

Penghuni keyboard

Sudah diketahui dengan pasti bahwa keyboard adalah tempat utama bagi bakteri dan kuman. Ada banyak benda yang dapat saja masuk pada keyboard Anda termasuk remah-remah makanan, bahkan percikan kopi atau soda dari minuman Anda. Berikut pengelompokan bakteri pada keyboard: bakteri cocci gram positif (hampir 38 persen), bakteri batang Gram-negatif (34 persen), bakteri batang Gram-positif (17 persen), dan bakteri basil (hampir 11,3 persen). Komposisi ini cukup untuk membuat Anda bolak-balik terkenal flu.

 

Ponsel dapat menjadi lawan

Kita harus menerima kenyataan bahwa ponsel kita adalah perangkat yang sangat kotor. Kita akan selalu membawanya kemana-mana, dan tetap menggunakannya setelah jari-jari kita menyentuh segala macam benda, dan setelah meletakkan ponsel di segala macam permukaan. Apakah Anda termasuk dari mereka yang membawa ponsel ke kamar mandi? Coba kita lihat jenis kuman yang hidup di ponsel kita, siapa tahu dapat membawa kita untuk lebih memperhatikan kebersihannya. Berikut komposisi bakteri pada ponsel: bakteri basil (37,5 persen), bakteri batang gram positif (37,5 persen), dan bakteri kokus gram positif (25 persen). Jadi sangat disarankan untuk secara rutin membersihkan ponsel Anda. Ini sangat penting bagi kesehatan Anda.

Perbandingan bakteri pada mouse dan trackpad

Cobalah mengingat berapa kali Anda pernah menyantap burger kesukaan Anda sambil tetap beraktifitas di depan komputer dan menggenggam mouse Anda? Sama seperti keyboard, mouse cenderung dipenuhi bakteri.

Trackpad menampung dua jenis bakteri: bakteri batang gram positif (hampir 67 persen) dan bakteri cocci gram positif (33,3 persen). Sebaliknya, mouse memiliki keempat jenis bakteri: bakteri batang basil dan gram negatif (masing-masing 44 persen), bakteri kokus gram positif (12,4 persen), serta sedikit bakteri batang gram positif (0,01 persen) . Baik trackpad dan mouse menjadi tuan rumah bagi beberapa kuman jahat – tetapi trackpad nampaknya lebih bersih.

Jadi, bisa saja ruangan kerja Anda nampak sangat keren, tetapi jangan biarkan perangkat yang Anda gunakan menjadi rumah bagi banyak bakteri yang mengancam kesehatan Anda. Karena itu, pastikan untuk membersihkan setiap perangkat yang Anda gunakan secara berkala.

Selain itu, salah satu cara penting untuk memerangi semua kuman ini adalah dengan mencuci tangan secara teratur dan benar. Jadi biasakanlah ketika Anda hendak memegang ID card, tanyakan pada diri Anda kapan terakhir kali Anda membersihkannya.

RB/VMN/BLJ

Related Posts

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.