Insurance Industry Challenges: The Future of Insurance Sector after Covid-19

(Business Lounge Journal – News and Insight)

Majalah Infobank kembali mengadakan acara 2st Insurance Award 2020 pada tanggal 24 Agustus 2020 lalu. Acara tahunan kali ini diadakan dengan cara yang berbeda yaitu melalui webinar dan e-awarding. Disampaikan bahwa permasalahan terbesar yang dihadapi industri asuransi saat ini adalah reputasi. Peristiwa yang terjadi di tahun 2019 terkait asuransi Jiwasraya dan asuransi Bumiputra telah menjadi pelajaran berharga bagi dunia asuransi. Karena itu penting sekali mengembalikan reputasi asuransi di hati masyarakat.

Adalah catatan penting di tahun 2020-2021 bahwa telah terjadi kontraksi ekonomi sebagai imbas langsung dari pandemi Covid-19, namun industri asuransi harus tetap berjalan maju. Karenanya selain mengembalikan reputasi, perusahaan asuransi juga harus memperbaiki risk management perusahaan dan integritas serta pengelolaan investasi, sehingga tidak terulang lagi kejadian yang merugikan pihak pemegang polis seperti yang terjadi pada tahun lalu.

Enam bulan pandemi ini sudah berjalan dan peristiwa ini mengubah tatanan hidup termasuk game changer, behaviour, interaksi, dan bagaimana menjalankan bisnis dan pekerjaan sehari hari.  Dalam hal ini, sebagaimana industri jasa keuangan cepat melakukan adaptasi terhadap perubahan maka demikian juga pada industri asuransi. Beberapa waktu lalu, OJK pun telah memberikan relaxasi terhadap perusahaan asuransi dengan memberikan ijin kepada 6 perusahaan asuransi untuk melakukan penjualan secara elektronik dan penjualan produk secara digital.

Tidak dapat dihindari bahwa pada kondisi saat ini penggunaan tekhnologi haruslah diperkuat, management resiko harus dilakukan dengan memperhatikan aspek perlindungan konsumen.  Sangat perlu diperhatikan dan berhati hati dalam pengelolaan aset dan management agar tidak terjadi gagal bayar kepada nasabah.

Acara webinar ini dipandu oleh Bapak Mohammad Karnoto (wakil pemred Infobank) dengan nara sumber Bapak Handojo G Kusuma (Presiden Direktur Asuransi AXA Mandiri), Bapak Frankar Umran (Presiden Direktu BRI Insurance), dan Ibu Dumasi Samosir Wongso (Direktur Asuransi Sinar Mas). Juga dibahas asuransi dalam dunia baru (insurance in new world) yang menjadikan kondisi yang ada sekarang sebagai peluang kesempatan untuk cepat tanggap dan miliki keyakinan bahwa bersama kita bisa.

Peluang cepat tanggap ini dilakukan perusahaan asuransi dengan cara :

  1. Menempatkan karyawan adalah aset dengan memberikan kenyamanan, motivasi dan enggaged dalam menjalankan pekerjaannya meski bekerja di rumah. Peran pemimpin dalam hal ini sangat diperlukan.
  2. Being a true partner to our customer dengan penyediaan layanan seperti free teleconsultation, mental support during pandemic, dan telehealth.
  3. Payer to partner added value
  4. Going digital – seamless journey for our customer and sales force
  5. Data analysis by doing business the right way to delivery next level of experience

Di samping itu disampaikan pula bahwa transformasi dalam dunia asuransi harus dilakukan di era yang serba digital ini dengan cara:

  • Menggunakan current data secara tepat guna
  • Melakukan business transformation strategy
  • Melakukan digital penetration

Positive transformasi digital adalah suatu keharusan karena kondisi saat ini memaksa semua pihak dan lapisan masyarakat untuk bergerak dan berbisnis secara digital channel karena demand yang tinggi akan terjadi di masa yang akan datang.

Menjelang akhir acara diumumkan perusahaan asuransi peraih reward dan trophy dari Infobank di antaranya:

  • Prudential sebagai The Most Consistent Insurance Company to be Market Leader 2020
  • Asuransi Jiwa Reliance Indonesia sebagai The Highest Profit Growing Insurance Company
  • Asuransi Bina Griya Upakarya sebagai The Best Performance General Insurance
  • Capital Life Indonesia, Asuransi Jiwa Taspen, Pacifice Life Insurance, Asuransi Ciputra Indonesia sebagai The Fastest Growing Insruance Companies Life Insurance

Andreas Tarigan/VMN/BLJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.