Cinta pada Indonesia lahirkan Lagu Untukmu Indonesia

(Business Lounge Journal – Culture)

Kecintaan rakyat Indonesia pada NKRI memang semakin tumbuh dan semakin mendalam. Semua berlomba-lomba ingin memberikan sumbangsihnya pada bangsa tercinta ini. Ya, bukan dalam bentuk mengangkat senjata dan bambu runcing lagi tentunya. Tidak juga harus dalam bentuk membuat pesawat terbang maupun satelit. Tetapi apa yang dapat dibuat untuk menunjukkan rasa cinta kepada ibu pertiwi pun berlomba-lomba ditunjukkan, bahwa saya memang NKRI dan saya cinta ibu pertiwi.

Salah satunya adalah Bernard Dinata, seorang mahasiswa yang sedang menimba ilmu di Amerika selama 3,5 tahun. Pria kelahiran negeri Paman Sam ini sebenarnya dibesarkan di Singapura, namun kemudian memilih kuliah di Berklee college of Music di Boston, USA.

Ketika pandemic berlangsung maka, selama 4 bulan ia sempat tertahan di Boston. Ia tidak dapat pergi ke mana-mana sementara orang tuanya saat itu berada di Indonesia. Pria berusia 24 tahun ini adalah seorang musisi yang juga mempelajar production skill serta menulis lagu merasa rindu kepada tanah airnya. Ia pun mulai berpikir apa yang special yang ia dapat perbuat saat ini untuk negeri tercinta. Maka ia pun memutuskan untuk menulis sebuah lagu yang kemudian menjadi viral di media sosial dengan judul Lagu Untukmu Indonesia.

Bernard memang sangat merindukan tanah airnya dan ia pun menghubungi orangtuanya dan mengatakan bahwa ia akan membuat suatu yang special untuk Indonesia dan ia berharap hal ini akan membuatnya merasa terhubung dengan orang-orang di negerinya di tengah-tengah jarak yang terbentang sangat jauh antara ia dan bangsanya. Maka terciptalah Lagu Untukmu Indonesia yang diharapkan Bernard lagu ini dapat menguatkan semua rakyat Indonesia untuk dapat melalui masa pandemic ini.

Bernard kemudian menghubungi sahabatnya Abram Lembono, seorang berkembangsaan Indonesia yang juga berkuliah di Berklee College of Music. Kemudian baik Bernard dan Abram menghubungi masing-masing 5 teman lainnya dan mengajak semua temannya itu untuk bergabung dalam proyek lagu ini. Di luar dugaan, semua teman yang dihubungi baik itu dari Canada, Scotland, Mexico, Bulgaria, Thailand, Trinidad & Tobago, Singapura, Siprus, juga Amerika tentunya, sangat bersemangat dan mau mengambil bagian untuk memberikan sesuatu untuk Indonesia. Salah satunya adalah Calvin Ives yang berasal dari Chicago, USA. Calvin tidak pernah mempelajari Bahasa lain selain Bahasa Inggris, bahkan ia pun belum pernah mendengar Bahasa Indonesia, namun ketika ia diajak bergabung dalam proyek ini, ia sangat berantusias dan bersungguh-sungguh mempelajari bagaimana ia melafalkan lirik yang menjadi bagiannya dengan benar.

Kesulitan yang Bernard rasakan saat menulis lagu ini adalah bagaimana lagu ini dapat menyampaikan pesan yang tepat, tidak hanya terdengar lagu yang bagus tetapi sebuah lagu yang dapat memberikan encouragement. Bernard menuliskannya dalam Bahasa Inggris lalu ia bekerja sama dengan ayahnya, dengan Abram, dan juga seorang penulis lagu berkebangsaan Indonesia, Austin Oendari sehingga terciptalah sebuah lagu yang memiliki pesan yang kuat bagi Bangsa Indonesia. Kesulitan berikutnya adalah bagaimana ia dapat berkordinasi dengan semua anggota tim yang berada di bagian dunia yang berbeda dan harus mengerjakannya secara vitual. Hal ini memang menjadi kendala bagi Bernard. Biasanya ia membutuhkan 1 atau 2 bulan untuk menyelesaikan sebuah lagu, namun untuk Lagu Untukmu Indonesia, ia membutuhkan waktu hampir 4 bulan.

Lagu yang telah diunggah pada channel youtube Bernard Dinata ini memang dikhususkan untuk Rakyat Indonesia termasuk mereka yang berkebangsaan Indonesia namun berada jauh dari tanah air, seperti Bernard dan Abram. Tetapi walau demikian, mereka pun menyertakan lirik dalam Bahasa Inggris sehingga siapa pun yang mendengarnya dapat memperoleh sesuatu dari lagu itu.

Untuk saat ini Bernard terus berkarya dan dalam waktu dekat ia akan kembali merilis lagu untuk Indonesia sebagai kelanjutan dari Lagu Untukmu Indonesia. Kita nantikan.

Ruth Berliana/VMN/BLJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.