Berlibur ke Mudgee di Pelosok New South Wales Australia

(Business Lounge Journal – Travel)

Ayo kita merencanakan liburan! Rencana? Ya, tidak ada salahnya kan? Ini rencana. Jika kamu ingin merencanakan liburan, cobalah mengunjungi kota Mudgee yang indah. Ini adalah kota yang tidak boleh Anda lewatkan bila Anda bepergian ke New South Wales (NSW), Australia.

Kota di pelosok NSW ini memiliki berbagai kilang anggur yang menawan, kuliner lezat, serta jalanan dan gerai-gerai yang menjadi cagar budaya. Mulailah menjangkau Mudgee dengan menempuh penerbangan pendek, atau mengendarai mobil selama 3,5 jam ke arah barat laut Sydney.

Saat tiba di Mudgee, jangan lewatkan untuk menikmati kopi dan makanan di restoran yang digemari warga lokal Alby & Esthers. Terletak di sudut kota Mudgee yang dihiasi batu alam jenis cobblestone, teras tersebut dibangun sekitar 1873, serta memiliki ciri khas dan pesona tersendiri. Restoran ini menawarkan hidangan lezat yang terinspirasi dari bahan-bahan pangan lokal.

Silahkan menyusuri jalanan yang ditanami berbagai pohon asri dan mengagumi sejumlah bangunan era kolonial, termasuk Mudgee Post Office yang dirancang arsitek Alexander Dawson dan dibangun pada 1862. Di Mudgee, bisa mengunjungi sejumlah butik lokal termasuk Whatever Mudgee, Edited and Co., dan Cherry Red.

Setelah berjalan-jalan, bisa terus menikmati kuliner Mudgee, diawali dari salah satu kilang anggur (winery) setempat.

Berada di lembah Apple Tree Flat—Logan Wines ialah tempat menawan di Mudgee yang dikelilingi pegunungan Great Dividing Range.

Jika tertarik dengan biodynamic wine, wajib berkunjung ke Lowe Wines. Kilang anggur ini secara khusus membuat minuman wine dalam jumlah terbatas dengan teknik-teknik inovatif, serta memperlihatkan metode perawatan kebun anggur dan peternakan yang berkelanjutan.

Ketika mengunjungi Lowe Wines, bisa bersantap siang di restorannya— Zin House. Restoran modern bernuansa rumah petani (farmhouse) ini menghadap bangunan Tinja, di tengah perbukitan dan kebun anggur Mudgee. Jangan lupa mencicipi wine di Robert Stein Winery and Vineyard. Sejak 1838, kilang anggur ini dikelola oleh keluarga. Sementara, kebun anggurnya dibangun pada 1976, dan kini membuat sejumlah jenis wine yang memenangkan penghargaan, seperti red wine, white wine, dan fortified wine.

Terletak di Robert Stein Winery, Pipeclay Pumphouse Restaurant termasuk salah satu restoran fine dining yang ternama di Mudgee. Dengan memanfaatkan bahan-bahan pangan dan komoditas peternakan setempat, berbagai hidangan yang diciptakan Juru Masak dan Pemilik Restoran Andy Crestani mencerminkan keistimewaan dan mutu dari bahan-bahan pangan lokal.

Setelah bersantap siang, Anda bisa melanjutkan wine tasting di Burnbrae Wines. Kilang anggur berskala kecil ini juga dimiliki keluarga dan dilengkapi sejumlah tempat penginapan, termasuk The Winemakers Cottage dan Varykino House.

Anda dapat mencicipi bir buatan lokal dan makanan lezat di microbrewery Mudgee Brewing Co. Sebagai wisata alternatif, Mudgee memiliki pemandangan langit di malam hari yang bertaburan bintang. Jadi, Anda bisa menatap bintang-bintang ini di Mudgee Observatory, dan mengagumi Galaksi Bimasakti lewat sederet teleskop.

Ketika malam hari tiba, Anda bisa menginap di salah satu dari banyak opsi tempat penginapan yang unik, termasuk apartemen mewah dan berfasilitas lengkap di Perry Street Hotel, atau pengalaman glamping yang memenangkan penghargaan di Sierra Escape.

FA/VMN/BLJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.