Bepergian ke Mall di Era New Normal? Tunggu dulu…

 

(Business Lounge Journal – Medicine)

Setelah masa PSBB yang cukup panjang lain maka New Normal menjadi sesuatu perbincangan yang hangat di tengah masyarakat. Pendapat banyak orang memang berbeda satu dengan yang lain. Ada yang senang dengan adanya New Normal dan sudah tidak tahan dengan Stay at Home. Ada  yang  lebih memilih untuk tetap Stay at Home. Ada juga yang lebih suka Stay at Home sebenarnya tapi tuntutan bisnis dan pekerjaan mengharuskan untuk akhirnya keluar rumah juga. Apapun sikap dan pendapat Anda, namun tetap harus  memperhatikan protokol kesehatan demi keselamatan diri sendiri.

Salah satu yang diduga akan diserbu orang adalah Mall. Begitu mall-mall dibuka dipastikan akan ramai dan pastinya orang sudah kangen rekreasi, makan-makan, shopping untuk melepaskan stress. Satu hal yang harus disadari adalah kondisi dengan adanya pandemi ini memang tidak akan sama lagi dan hal ini mungkin akan berlangsung lama bisa dua atau tiga tahun bahkan empat tahun. Kalau begitu, siapkan diri memasuki perubahan yang terjadi. Pemandangan yang berbeda akan temui saat ke mall.

Kira-kira Apa Saja yang Akan Berbeda di Mall?

  • Saat memasuki mall, Anda akan melalui pintu masuk di mana petugas mall akan melakukan thermo scan lebih dahulu kepada setiap pengunjung.
  • Mall berhak menolak masuk orang yang tidak menggunakan masker.
  • Mall akan mengeluarkan aturan physical distancing dan Anda harus mematuhinya. Hal ini akan berlaku untuk naik lift, antrian belanja di toko, duduk makan di food court mall, nonton di bioskop, antrian  customer service dan lainnya.
  • Kebanyakan toko akan lebih memilih transaksi non tunai dengan e-payment atau QRIS untuk menghindari kontak langsung dengan pembeli.
  • Mall berhak melarang orang-orang bergerombol di dalam mall dan memastikan pengunjung mengikuti aturan social distancing.
  • Hand sanitizer akan tersedia di beberapa titik di dalam mall yang mudah ditemui oleh pengunjung seperti di pintu masuk, area customer service, ATM center, vending machine, di dekat lift, di pintu masuk food court dan beberapa area strategis lainnya tentunya.
  • Restoran yang memiliki resiko tinggi seperti restoran prasmanan atau sushi bar mungkin tidak akan lagi Anda jumpai.
  • Area publik untuk bermain anak tidak akan Anda temui karena beresiko tinggi.

Apa Saja Protokol Kesehatan Pribadi yang Perlu Diperhatikan Bila ke Mall?

  • Pertama, Anda sendiri harus memastikan diri tidak sedang dalam keadaan demam atau sedang tidak fit ketika bepergian ke mall. Kadangkala beberapa orang memaksakan diri untuk tetap pergi walaupun sedang kurang fit.
  • Minimal gunakanlah masker. Bila ingin menggunakan face shield pun tidak perlu malu.
  • Tidak pergi bergerombol dengan teman-teman dan rekan Anda. Cukup dengan pasangan atau keluarga serumah Anda sendiri.
  • Selalu membawa perlengkapan pribadi berupa: tissue kering, tissue basah, hand sanitizer, masker cadangan. Cuci tangan 20 detik sehabis memegang sesuatu harus sudah menjadi habit.
  • Sedapat mungkin tidak memencet tombol lift dengan jari langsung. Tidak berpegangan pada handrail escalator.
  • Jaga jarak dengan pengunjung lain minimal 2 meter. Walau hal ini akan sangat sulit bila mall penuh berdesak-desakan.
  • Siap-siap mengisi dompet digital sebelum ke mall.
  • Mandi bersih-bersih sepulangnya ke rumah sebelum bertemu anggota keluarga yang lain.
  • Membersihkan belanjaan terutama yang beresiko dipegang atau dipilih-pilih oleh banyak orang seperti barang di supermarket.

Adalah lebih baik menganggap sekeliling Anda adalah OTG dan Anda memiliki sikap menjaga diri. Patuhi aturan-aturan yang ada tentu akan sangat menolong diri Anda sendiri dan orang lain juga tentunya. Stay safe!

dr. Vera Herlina,S.E.,M.M/VMN/BL/Senior Editor, Coordinating Partner of Management & Technology Services, Vibiz Consulting

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.