Ada Harapan, Vaksin dan Obat untuk COVID-19

(Business Lounge Journal – Medicine)

COVID-19 ini memang memiliki banyak misteri yang belum dapat kita ketahui hingga hari ini. Pergerakan ilmu kedokteran mengenai COVID-19 terus bergerak dan masih terus dalam penelitian yang berkelanjutan. Seluruh dunia ikut bergerak, mengambil bagian dalam penelitian ini. Baik dari sisi obat kimiawi, obat herbal maupun vaksin.

Hari ini, Selasa (24 Maret 2020) tercatat  di Indonesia ada 686 kasus terkonfirmasi positif COVID-19, 30 sembuh dan 55 orang meninggal dunia. Sedangkan di seluruh dunia, per hari ini pukul 16.00 ada 383.008 kasus dengan 16.585 meninggal serta 102.5 dan 24 orang sembuh. Dunia sangat menantikan obat dan vaksin agar COVID-19 dapat segera teratasi. Apa kabar perkembangan vaksin dan obat untuk COVID-19? Berikut ini adalah perkembangan terbaru yang memberi harapan bagi dunia.

Vaksin COVID-19

Moderna Therapeutics, sebuah perusahaan Amerika telah mendapatkan sukarelawan dalam studi pengembangan vaksin COVID-19. Penelitian vaksin yang umumnya memakan waktu satu tahun ini diusahakan untuk dipercepat dalam waktu 63 hari. Pada fase pertama pengujian pada manusia, ada 45 orang yang menjadi sampel untuk disuntikkan vaksin dan akan dilihat keamanannya. Tentunya setelah mendapatkan persetujuan FDA. Sedangkan suntikan pertama telah dilakukan 16 Maret 2020.

Vaksin ini disuntikkan pada sukarelawan sehat yang belum terinfeksi SARS-CoV-2. Suntikan terbagi dalam tiga dosis berbeda untuk melihat respons imun yang terkuat. Dalam kelompok ini, para ilmuwan mencari untuk melihat apakah suntikan itu aman dan untuk menguji tiga dosis berbeda untuk melihat yang tampaknya mengaktifkan respon imun terkuat. Jika tidak ada efek samping yang parah barulah akan ditambah lagi dengan ratusan sukarelawan sehat untuk mengkonfirmasi hasil tersebut.

Jika vaksin terbukti berhasil dan aman, maka perusahaan mempersiapkan untuk memproduksi jutaan dosis. Vaksin ini menggunakan metode terkini yang berbeda dengan vaksin biasa, yaitu menggunakan bentuk genetik genom virus mRNA yang akan diproses oleh sel tubuh untuk dikenali dan ditargetkan untuk dihancurkan. Sel kemudian memprosesnya sehingga sel kekebalan dapat mengenalinya dan menargetkannya untuk dihancurkan. Kita harapkan vaksin ini berhasil dan dapat digunakan di seluruh dunia.

Obat  untuk Terapi COVID-19

Beberapa antivirus telah diteliti dan diujicobakan, selain itu ada juga Chloroquine dan Hydroxychloroquine yang digadang sebagai obat COVID-19.

Kabar baik minggu ini datang dari Chloroquine. Obat  ini  merupakan kelas obat yang dikenal sebagai 4-aminoquinolines.

Pada Jumat lalu, 20 Maret 2020, para peneliti Perancis mengkonfirmasi bahwa kombinasi Hydroxychloroquine (HCQ) dan Azithromycin efektif dalam mengobati pasien COVID-19. Peneliti Perancis bernama Didier Raoult M.D, Ph.D melakukan studi klinis terkontrol. Hasilnya menunjukkan bahwa 100% pasien yang menerima kombinasi HCQ dan Azithromycin dinyatakan negatif dan sembuh dalam 6 hari pengobatan. Sementara itu, beberapa negara lainnya juga mengatakan hal yang sama bahwa Hydroxychloroquine dan Chloroquine sangat efektif untuk melawan COVID-19.

Obat ini juga yang sedang dipersiapkan oleh Indonesia untuk melawan COVID-19. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa obat ini adalah obat keras dan tidak boleh dibeli bebas tanpa resep dokter. Efek samping yang umum adalah mengurangi nafsu makan, mual ringan, dan kadang ada keram perut dengan diare ringan serta sakit kepala. Sedangkan efek samping yang serius adalah munculnya retinopathy pada mata yang bahkan dapat muncul setelah obat dihentikan penggunaannya. Namun efek samping ini hanya muncul jika obat digunakan dalam jangka panjang lebih dari lima tahun dan dosis yang terakumulasi lebih dari 1000 gram. Itu sebabnya sebaiknya tidak membeli obat ini sebagai persediaan obat di rumah.

Dengan kedua kabar baik ini dan tentunya masih menyusul kabar-kabar baik lainnya, kita harapkan COVID-19 dapat teratasi di Indonesia dan dunia. Mari kita dukung peneliti-peneliti dunia yang sedang bergelut! Ayo, terus lawan Corona!

dr. Vera Herlina,S.E.,M.M/VMN/BL/Senior Editor, Coordinating Partner of Management & Technology Services, Vibiz Consulting

Leave a Reply

Your email address will not be published.