Brand Intimacy Survey: Baby Boomers Pilih Makanan, Generasi Muda Pilih Media Entertainment

(Business Lounge Journal – News and Insight)

MBLM, sebuah agen marketing dan branding melakukan Brand Intimacy Survey yang mengukur seberapa terikatnya secara emosional generasi dengan merek yang mereka pilih. Survei ini mengambil responden yang dikelompokkan dari empat generasi yang berdomisili di Amerika menjadi 3 kelompok (Gen Y dan Z menjadi kelompok yang sama). Hal yang menjadi pertimbangannya adalah seberapa positif responden terhadap brand yang mereka pilih tersebut dan keselarasan nilai-nilai yang dimiliki brand tersebut. Keberhasilan brand besar adalah bagaimana mereka dapat membangun keterikatan secara emosional dengan para konsumennya.

Brand teknologi terfavorit

Ketiga kelompok yang menjadi responden ini memiliki preferensi utama yang berbeda satu dengan yang lain. Para Gen Z dan millennial lebih memilih PS (PlayStation), Gen X menyukai Apple, sedangkan Baby Boomers tidak dapat lepas dari Amazon. Terdapat kesamaan pada ketiganya bahwa ketiga nama yang menduduki posisi teratas merupakan nama-nama yang terkait dengan teknologi yang terus berkembang.

Unik untuk melihat bagaimana sebagian besar responden Gen Z dan millennial paling menyukai PS yang justru dirilis pada 25 tahun yang lalu. PlayStation telah terdaftar di Guinness World Record sebagai merek konsol terlaris, dengan lebih dari 450 juta unit terjual. Namun selain PS, Gen Z dan millennial juga menyukai Nintendo. Sedangkan Amazon yang memiliki fokus pada e-commerce, cloud computing, digital streaming, dan artificial intelligence, selain menjadi merek terfavorit bagi Baby Boomers, juga menjadi pilihan bagi seluruh generasi. Merek lainnya yang disukai oleh keempat generasi yang ada adalah Apple. Apple adalah brand ketiga yang disukai Baby boomers, brand ketujuh yang disukai Gen Z dan millennial, dan brand yang paling disukai oleh para Gen X. Iphone pertama memang pertama kali dirilis pada tahun 2007. Pada saat itu Gen X berada pada rentang usia 27 tahun hingga 42 tahun. Sehingga dapat dipastikan bahwa generasi inilah yang memiliki keterikatan lebih kuat dengan brand Apple. Untuk Gen X, selain Apple, mereka juga menempatkan Samsung pada posisi ketujuh.

Untuk otomotif, dari Gen X hingga Gen Z lebih memilih Ford dan Jeep. Namun, Baby Boomers lebih memilih Toyota.

Makanan atau Media Entertainment?

Perbandingan lainnya yang dapat kita lihat, adalah bagaimana Baby Boomers memiliki pilihan atas 4 merek makanan dan minuman kemasan (Hershey’s, Pillsbury, Kellogg’s, dan Pepsi). Hal ini jelas berbeda dengan para generasi yang lebih muda usianya. Sebab baik Gen X, Gen Y, dan Gen Z tidak memilih brand yang terkait dengan makanan dan minuman. Sebaliknya, dalam pilihan media dan hiburan, hanya Gen X, Gen Y, dan Gen Z yang memiliki pilihan, sedangkan Baby Boomers tidak memiliki pilihan terbanyak. Gen X menyebutkan Netflix, Disney, dan Xbox. Gen Y menyebutkan Disney, Youtube, dan Xbox.

Dalam hal memilih peritel, keempat generasi juga memiliki perbedaan pilihan. Boomers lebih memilih Costco dam Macy’s, Gen X memilih Walmart, sedangkan Gen Z dan millennial memilih Target.

Brand Intimacy Study tahunan yang diadakan oleh MBLM, diselenggarakan dengan meminta para responden memberikan nilai dari 0 hingga 100 kepada nama-nama brand yang ada berdasarkan 4 faktor: users (bagaimana responden memiliki keterkaitan dengan brand), Emotional connection (nilai positif yang dimiliki responden untuk brand tersebut dan kesesuaian nilai-nilai yang ada), Stage (Kedalamam dan intensitas hubungan emosional pada brand), dan Archetypes (terkait faktor pemenuhan, identitas, peningkatan, ritual, nostalgia, dan kesenangan).

Business Lounge Journal/VMN/BLJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.