Bermental Tangguh Hadapi Hidup

(Business Lounge Journal – General Management)

Ambil waktu sejenak, tenang dan tariklah nafas dalam-dalam. Sepertinya ini adalah langkah pertama yang sangat baik untuk dilakukan tepat pada menit pertama saat menghadapi guncangan batin. Dalam hidup, selalu ada saja peristiwa yang mengagetkan dan sama sekali tidak kita harapkan. Ini adalah bagian dari fakta hidup, namun bilamana terjadi penting untuk dapat segera mengantisipasinya.

Karena itu, menyadari hal ini, penting sekali untuk memiliki kekuatan mental yang tangguh. Komponen mental itu sendiri adalah: pikiran, emosional, dan spiritual. Di beberapa negara yang sangat maju dengan tekhnologinya yang canggih, justru tingkat masyarakat yang memilih mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas sangat tinggi sehingga masalah seperti ini pun dapat menjadi salah satu masalah besar dalam skala nasional. Mengapa hal ini terjadi? Sekali lagi, sangat penting memiliki kekuatan mental yang tangguh.

Beberapa cara untuk membentuk mental (pikiran, emosional/perasaan dan spiritual) yang kuat adalah sebagai berikut:

1. Dimulai dari keluarga
Sedini mungkin, sejak masa kanak-kanak, tanamkan nilai-nilai ke-Tuhanan dan nilai-nilai positif pada anak-anak. Kebahagiaan batin sangat perlu diciptakan dan dinikmati sejak kanak-kanak. Ini fase yang sangat kritikal dan jangan sampai dilewati. Kelak Anda akan sangat menyadari sebagai bangsa yang ber-Tuhan, bahwa nilai-nilai keagamaan memegang kunci yang sangat menentukan bagi hidup Anda.

2. Paparkan adanya kenyataan; baik dan buruk (good and bad), keberhasilan dan kegagalan, kepastian dan perubahan, kegembiraan dan kesedihan, mendapatkan dan kehilangan. Dari semuanya ini, dapat diambil sebagai pelajaran positif untuk dapat memperbaiki diri. Semakin hari semakin baik, dewasa dan bijak menghadapi hidup. Bahwa menemukan adanya sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan atau bahkan kemungkinan yang paling buruk sekali pun, bukanlah akhir dari segala sesuatu.

3. Biasakan memiliki waktu pribadi untuk mengevaluasi diri. Syukuri kelebihan dan keberhasilan. Akui kelemahan, kekurangan, kegagalan dan kekecewaan. Berlatihlah setiap hari untuk kedua hal ini. Berlatih dan berlatih. Hal ini pun akan membentuk Anda menjadi sebuah pribadi yang terbiasa untuk merendahkan diri dan tidak merasa ‘jemawa’ hingga tidak dapat menerima koreksi dari orang lain.

4. Miliki komunitas yang baik. Ini sangat penting. Manusia adalah makhluk sosial yang sangat memerlukan orang lain. Pastikan memilih membangun komunitas hanya dengan orang-orang yang positif dan memiliki cara hidup yang baik untuk saling melengkapi dan membangun diri ke arah yang positif.

5. Usahakan untuk gembira setiap hari. Tertawa sangat penting bagi kesehatan jasmani dan rohani. Kumpulkan setiap hari. Seperti lumbung yang penuh dengan padi. Pada saat tertentu, ketika masalah atau guncangan datang, kita siap menghadapinya.

Hidup terlalu mahal untuk disikapi dengan sembrono. Nikmati hidup dengan segala yang terjadi didalamnya. Itu semua dapat dimanfaatkan untuk melatih diri membentuk mental yang tangguh.

Melsi Mike/BLJ/Contributor
Editor: Ruth Berliana

One Response

  1. Dina

    Mental yang tangguh dibentuk sejak masa kanak2. Jangan jadikan anak2 yang manja. Karena, pada saat dewasa dia tidak dapat menghadapi hidup.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.