WhatsApp mulai Pasang Iklan di Aplikasinya

(Business Lounge Journal – Tech)

Sesudah 10 tahun memberikan layanan gratis kepada penggunanya, maka pada tahun ini Facebook akan mulai memonetisasi WhatsApp. Adapun bentuk monetisasi yang dimaksud adalah dengan menyelipkan iklan pada aplikasi chatting populer ini. Sebelumnya pendapatan WhatsApp adalah dari aplikasi WhatsApp Business yang dirancang khusus  sebagai tempat berkomunikasi antara penjual dengan pembelinya.

Iklan tersebut nantinya akan muncul di WhatsApp status. Jadi iklan ini akan terselip di antara status pengguna, bentuknya sama seperti  instagram stories atau Facebook stories. Jadi pengguna akan melihat iklan tersebut ketika pengguna mengintip WhatsApp status teman-temannya di layanan instan itu. Penguna bisa meliat iklan sepenuhnya dengan swipe up iklan ke atas. Iklan tidak muncul ketika menggunakan fitur chatting atau fitur lainnya.

Adapun rencana menghadirkan iklan di WhatsApp sebenarnya sudah diprediksi oleh banyak pihak. Hal ini sangatlah wajar mengingat status Facebook sebagai platform periklanan terbesar di dunia, yang pendapatan terbesarnya adalah dari iklan. Diketahui lebih dari 80 % pendapatan Facebook Grup berasal dari iklan. Sebelumnya rencana ini juga sudah dibocorkan pada pertengahan tahun lalu oleh analis media sosial dalam acara Facebook Marketing Summit (FMC) di Belanda.  Pihak Facebook pun sudah dikonfirmasi  terkait rencana ini, yang akan direalisasikan segera namun tidak disebutkan tepatnya pada bulan apa.

Sebelumnya keputusan Facebook untuk menghadirkan iklan di WhatsApp ini juga yang telah membuat kedua pendiri WhatsApp, Brian Acton dan Jan Koum memilih hengkang dari perusahaan ini.  Memang pada awal munculnya aplikasi ini, WhatsApp berjanji tidak akan menampilkan iklan di platformnya. WhatsApp didirikan Brian Acton dan Jun Koum pada 2009, yang kemudian diakuisisi Facebook pada 2014 senilai USD 19 milliar. Nampaknya Faceboook ingin investasinya segera kembali dan menghasilkan keuntungan.  Nah Bagaimana respon para pengguna WhatsApp atas keputusan ini? Sejumlah pengguna sudah mengancam akan menghapus akun mereka jika WhatsApp benar-benar merealisasikan rencana ini. Namun apakah langkah WhatsApp ini akan membuat aplikasi chatting dengan pengguna lebih dari 1,5 miliar di dunia ini ditinggalkan para pengguna setianya?

Rebecca Hayati/Partner in Management and Technology Services, Vibiz Consulting Group

One Response

  1. Melva

    Teknologi berkembang semakin pesat dan finansial sangat mempengaruhi keberadaannya. Pro dan kontra respon pasar harus disikapi dengan hati2 dan bijak dalam melakukan inovasi.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.