Ekonomi Kreatif, Pilar Penting Perekonomian Indonesia

(Business Lounge Journal – News and Insight)

Pemerintah Indonesia menyadari bahwa Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan industri kreatif. Hal ini disebabkan kayanya alam Indonesia, budaya, tradisi, dan banyaknya sumber daya manusia usia produktif yang tersedia sebagai tenaga kerja kreatif. Bahkan secara global, para ekonom dunia telah memprediksi bahwa dunia akan semakin tergantung pada sektor industri kreatif. Itu sebabnya Kementerian Perdagangan Indonesia dan Kementerian Perindustrian Indonesia melakukan banyak upaya untuk mendukung tumbuhnya industri kreatif nasional. Industri kreatif ini menurut data dari Kemenperin telah menyerap 54.3% tenaga kerja.

Presiden Joko Widodo juga sangat menyadari hal ini dan  telah  mendirikan BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) sejak tahun 2015.  Dalam interview Blj  baru-baru ini dengan Triawan Munaf, Kepala BEKRAF, ia mengatakan “Potensi ekonomi kreatif untuk bisa berkontribusi kepada ekonomi nasional itu masih bisa lebih besar. Karena banyak sekali ekosistem dari sub sektor-sub sektor ekonomi kreatif yang belum terbentuk.” (Baca: Ekonomi Kreatif Kini s/d 2045).

Definisi industri kreatif dari Kemenperin adalah kegiatan usaha yang fokus pada kreasi dan inovasi. Sedangkan definisi industri kreatif dari Kemendag adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Berdasarkan definisi ini maka memang dibutuhkan kreativitas untuk dapat melihat adanya peluang berinovasi. Kreatif adalah dasarnya dan setelah melewati suatu proses pengembangan baik dari yang ada maupun yang belum pernah ada  maka terciptalah inovasi.

Ada 16 subsektor industri kreatif di Indonesia yaitu:

 

  1. Arsitektur
  2. Desain Interior
  3. Desain Komunikasi Visual
  4. DesainProduk
  5. Film, Animasi,dan Video
  6. Fotografi
  7. Kriya
  8. Kuliner
  9. Musik
  10. Fesyen
  11. Aplikasi dan Game Developer
  12. Penerbitan
  13. Periklanan
  14. Televisi dan Radio
  15. Seni Pertunjukan
  16. Seni Rupa

Industri kreatif memang menunjukkan perkembangan yang sangat luar biasa pada tahun-tahun terakhir. Sebagai contoh, pada tahun 2018, ekspor produk handicraft Indonesia yang dikirim ke-50 negara mencapai 1,2 Milyar USD atau mengalami peningkatan 4 kali lipat dari tahun sebelumnya. Demikian juga pada 19 Mei 2019 yang lalu di Kobe, Kemendag bersama dengan Konsulat RI Osaka telah memfasilitasi 12 perusahaan perhiasan dari Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lombok dalam ajang International Jewelry Kobe ke-23 di Kobe Exhibition Hall. Hasilnya luar biasa, perhiasan Indonesia mendapatkan perhatian pengunjung internasional. Tampilnya beragam motif batik dan tenun sebagai salah satu produk fashion Indonesia di acara sidang Dewan Keamanan PBB pada 7 Mei 2019 yang lalu juga menunjukkan potensi batik dan tenun di dunia internasional.

Akhir-akhir ini yang juga cukup mendapatkan perhatian di samping yang memang terkait dunia seni, fashion, kerajinan dan keterampilan juga adalah kuliner. Kuliner kini dianggap sebagai industri kreatif dan memang makanan Indonesia yang sangat beragam, dapat diangkat derajatnya melalui kreatifitas. Katakan saja pisang goreng yang tentu saja sudah biasa, tapi dengan menjadi nugget pisang dan dijual dengan apik dan rapi maka sang pisang kini semakin menarik. Indonesia memiliki keberagaman kuliner yang sebenarnya sangat menarik dan bahkan makanan seperti rendang mampu menembus pasar internasional. Hanya saja diperlukan kreatifitas dalam pengemasan produk agar tampak lebih menarik dan inovatif dalam promosi dan pemasarannya ke dunia internasional. Dalam hal ini Indonesia dapat belajar banyak dari Jepang tentang bagaimana cara mengemas makanan tradisional dengan apik dan menarik.

Saat geliat ekonomi kreatif tumbuh semakin cepat, kreatifitas dan inovasi anak bangsa  kini semakin diharapkan.

Vera Herlinadr. Vera Herlina,S.E.,M.M/VMN/BL/Partner of Management & Technology Services, Vibiz Consulting

Leave a Reply

Your email address will not be published.