VX –The Killer

Poisoned Handkerchief (Medicine)

(Business Lounge Journal – Medicine)

[dropcap size=small]P[/dropcap]ada 13 Februari 2017 di Kuala Lumpur, dunia dikejutkan dengan meninggalnya seorang bernama Kim Jong Nam yang ternyata adalah kakak tiri Kim Jong Un. Dua orang wanita menyapukan cairan ke wajah Kim Jong Nam dan ternyata hasil penyelidikan menyatakan bahwa Kim Jong Nam terkena racun saraf yang mematikan, disebut sebagai racun saraf VX. Kejadian ini membuat racun saraf VX akhirnya menjadi perbincangan hangat. VX dikenal sebagai salah satu racun paling mematikan dan kecepatan mematikannya juga tinggi.

Sebenarnya apakah itu racun saraf?  

[dropcap size=small]S[/dropcap]esuai dengan namanya maka racun ini bekerja di saraf manusia dan melumpuhkan otot. Kematian yang ditimbulkan adalah karena lumpuhnya otot pernafasan.  VX adalah nama senjata kimia atau disebut biochemical  yang merupakan senyawa organophospat. Ada empat racun saraf yang pernah dikembangkan yaitu: tabun (GA), soman (GD), sarin (GB), siklosarin (GF), dan VX. VX memiliki bahan yang sama dengan pestisida, herbisida namun lebih  kuat dan lebih mematikan.  Tidak berbau, tidak berasa, berwarna kekuningan seperti cairan minyak sehingga tahan lama. Menurut sejarahnya VX diciptakan di Jerman pada tahun 1930-an untuk digunakan sebagai pestisida. Namun dalam perkembangannya malah digunakan sebagai senjata perang kimia selama perang Iran-Irak pada tahun 1984-1987.

Cara Paparan VX

[dropcap size=small]K[/dropcap]arena bentuk aslinya adalah cairan seperti minyak, maka VX juga dapat dicampur dengan air atau makanan. VX juga dapat diubah menjadi gas jika dipanaskan dengan temperatur yang sangat tinggi dan VX akan  bekerja saat dilepaskan ke udara dan terhirup oleh manusia ataupun kontak dengan kulit dan mata. Semakin terakumulasi dalam tubuh, semakin tinggi bahaya paparan dari VX. Kerusakan yang ditimbulkan tergantung seberapa banyak terpapar, berapa lama waktu terpapar dan cara paparannya bagaimana. Dihirup dan kontak dengan kulit langsung jauh lebih beracun. Dalam kondisi udara normal, maka racun VX dapat bertahan berhari-hari. Sedangkan dalam udara dingin, dapat bertahan bahkan berbulan-bulan tanpa kehilangan toksisitasnya. Misalkan pakaian seseorang terkena VX, maka bahaya yang ditimbulkannya dapat sampai jangka panjang. Masalahnya karena tidak berbau dan tidak berasa, orang bisa tidak tahu ia terkena racun VX.

Apa saja gejala yang timbul setelah terpapar racun VX?

[dropcap size=small]G[/dropcap]ejala akan muncul dalam beberapa detik setelah terpapar uap VX dan dalam beberapa menit sampai 18 jam setelah paparan bentuk cair. Mereka yang terkena paparan dengan dosis tinggi, tidak mungkin akan sembuh.

Berikut ini gejala-gejala racun VX pada paparan sedang atau rendah:

– Tekanan Darah tidak normal, bisa sangat rendah atau tinggi
– Penglihatan kabur
– Dada terasa sesak dan nafas menjadi cepat
– Terlihat seperti orang bingung
– Batuk
– Diare dan buang air kecil juga meningkat
– Air liur dan keringat berlebihan
– Mengantuk
– Sakit kepala
– Mual, muntah, bisa disertai dengan nyeri perut
– Hidung berlendir
– Pupil mata menjadi sangat kecil
– Mata berair dan nyeri
– Tubuh lemas
– Berkeringat dan otot berkedut

Paparan sedang atau ringan ini masih memungkinkan untuk sembuh.

Paparan dosis besar VX dapat mengakibatkan tambahan gejala berikut ini:

– Kejang
– Tidak sadarkan diri
– Kelumpuhan
– Gagal napas yang akan menyebabkan kematian

Pencegahan dan Pertolongan Pertama

[dropcap size=small]J[/dropcap]ika kita tahu di satu daerah ada kasus paparan VX, maka yang terbaik adalah hindari daerah tersebut untuk waktu yang lama. Jika sampai terkena, maka secepatnya tutup daerah kulit yang terpapar, dengan cepat keluar dari ruangan beracun, menahan napas atau menutup mulut dengan kain dan menutup mata jika dapat untuk meminimalisir paparan ke mata. Semua ini diharapkan dapat menurunkan tingkat toksisitas racun saraf. Segera bawa ke Rumah Sakit terdekat dan dokter akan berusaha mengatasi racun sebaik mungkin dengan obat-obatan saraf.  Namun, jika sudah terkena, maka walaupun bertahan hidup tapi dapat menunjukkan gejala gangguan daya ingat, mental dan keluhan pada tubuh beberapa tahun kemudian.

Vera HerlinaVera Herlina/VMN/BL/CEO of Management and Soft Skill Academies, Vibiz Consulting Group.