Lisbon, Si Kota Tua yang Semakin Berdegup

Flickr - Lisbon - Expo (pano) #5 - Luis Ascenso

(Business Lounge Journal – Travel) Ini tentang Lisbon. Sebuah kota terbesar di Portugal yang sekaligus menjadi ibu kota Republik Portugal. Dalam bahasa Portugal, kota ini disebut dengan Lisboa. Terletak di sebelah Barat Daya benua Eropa, negara ini berbatasan langsung dengan Spanyol. Lisbon merupakan kota ke-7 yang paling sering dikunjungi di Eropa Selatan dan salah satu dari 20 negara yang paling banyak dikunjungi di dunia.

Sepertiga penduduk Portugal bermukim di Lisbon berpusat di daerah pemukiman menjadikan kota ini menjadi salah satu kota terpadat di Uni Eropa. Belum lagi keberadaan Lisbon Metropolitan Area yang merupakan kawasan insutri berat telah menghidupkan perindustrian di Lisbon. Kota ini memang telah dikenal sebagai kota global sebab keberadaannya sangat penting di bidang keuangan, perdagangan, media, hiburan, perdagangan internasional, pendidikan, dan pariwisata. Di sini jugalah terletak salah satu pelabuhan kontainer terbesar di Pantai Atlantik Eropa yang menjadikan Lisbon sebagai salah satu pusat ekonomi utama di benua Eropa sekaligus menjadi kota terkaya di Portugal. Perusahaan-perusahaan multinasional yang beroperasi di Portugal sudah tentu akan bermarkas di Lisbon terutama di Grande Lisboa Subregion.

Flickr - Lisbon - Expo #3 - Luis Ascenso Flickr - Lisbon - Expo #2 - Luis Ascenso

Tidak hanya pemukiman dan kawasan industri yang dapat Anda temui di sini, tetapi juga sebuah sungai yang membentang dari Spanyol, sebab Lisbon berada tepat di tepi utara Sungai Tagus atau Sungai Tajo. Ada dua jembatan yang melintasi sungai ini. Jembatan Vasco da Gama dengan panjang 17,2 km menjadikan jembatan ini sebagai jembatan terbesar di Eropa yang melalui kota-kota utama di Spanyol juga Portugal. Serta jembatan 25 de abril yang telah ada lebih dulu dengan warna yang mirip dengan Jembatan Golden Gate di San Fransisco, Amerika Serikat. Kenyataannya, jembatan ini memang dibangun oleh American Bridge Company, perusahaan yang membangun Jembatan San Fransisco-Oakland Bay Bridge.

Flickr - Ponte 25 de Abril - Lisbon - Luis Ascenso Flickr - Ponte 25 de Abril - Lisbon - Luis Ascenso2

Di tepi selatan Sungai Tagus juga berdiri sebuah monumen Kristus Raja (Cristo-Rei) dengan tangan terbuka dan menghadap ke seluruh kota, menyerupai moumen Corcovado di Rio de Janeiro. Monumen ini dibangun setelah Perang Dunia II, sebagai peringatan syukur bangsa Portugis (sebutan untuk penduduk Portugal) telah terhindar dari kengerian dan kehancuran perang.

Di antara semua kota besar di Eropa, Lisbon memiliki musim dingin yang terpanas, dengan suhu rata-rata mencapai 15 ° C pada siang hari dan 8 ° C pada malam hari. Sedangkan pada bulan April, saat menjelang musim panas, suhu di Lisbon dapat mencapai 25 ° C.

Untuk kota maju seperti Lisbon, transportasi tidak lagi menjadi kendala. Di sini Anda dapat bepergian dengan bis, kereta komuter, atau dengan ferry untuk menyeberangi sungai. Namun demikian transportasi publik tradisional di Lisbon terus dipertahankan selama lebih dari satu abad. Companhia de Carris de Ferro de Lisboa adalah penyedia layanan trem yang diimpor dari Amerika Serikat dan disebut dengan americanos.

Dari segi budaya, Lisbon merupakan salah satu kota tertua di dunia, bahkan kota ini telah berabad-abad lebih dulu dari London, Paris, dan Roma. Kota yang kaya dengan arsitektur baik bergaya Romawi kuno hingga modern. Kota ini dilintasi jalan-jalan bersejarah serta monumen di sepanjang jalan utama. Belum lagi museum-museum besar yang menyimpan berjuta sejarah Portugal. Salah satu bangunan bersejarahnya adalah Belém Tower. Sebuah menara berbenteng yang menjadi bagian dari sistem pertahanan di mulut sungai Tagus dan gerbang menuju Lisbon.

Flickr - Belém Tower II - Lisbon - Luis Ascenso

Peninggalan bersejarah lainnya adalah Águas Livres Aqueduct, yaitu sebuah saluran air bersejarah yang dibangun oleh King John V paa abad ke-18 oleh karena Lisbon selalu kekurangan air minum.

Flickr - Águas Livres Aqueduct - Lisbon - Luis Ascenso

citra/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image : Luis Ascenso

Leave a Reply

Your email address will not be published.